Seberapa penting waktu pelaksanaan untuk TGE?

Terakhir Diperbarui 2026-03-28 07:21:42
Waktu Membaca: 1m
Dengan studi kasus nyata, artikel ini mengilustrasikan bagaimana strategi dan hasil TGE dapat bervariasi sesuai kondisi pasar. Artikel ini menekankan perbedaan hasil antara proyek yang dirilis saat likuiditas pasar tinggi dan proyek yang diperkenalkan di masa likuiditas rendah.

Analisis terhadap grafik yang diunggah di Twitter memberikan sejumlah poin penting untuk dipertimbangkan dan didiskusikan:

1) Menentukan waktu TGE di masa likuiditas pasar yang kuat sangatlah krusial—kadang bahkan lebih menentukan dibandingkan fundamental proyek itu sendiri.

Misalnya, $Pengu, token meme komunitas NFT, diluncurkan pada 17 Desember tahun lalu saat likuiditas tinggi dan berhasil mengungguli mayoritas proyek lain. Sebaliknya, $BABY dan $HUMA—meski punya narasi teknologi dan dukungan VC—diluncurkan di tengah kekeringan likuiditas pada April dan Mei tahun ini sehingga performanya buruk.

2) Banyak proyek memilih jendela peluncuran yang sama, tetapi sangat penting untuk menilai apakah likuiditas pasar cukup untuk menampung semuanya.

Pada November dan Desember lalu, proyek seperti Hyperliquid, Movement, Pengu, dan Morpho meluncur secara bersamaan. Meski hasilnya beragam, kebanyakan berhasil menembus pasar. Sebaliknya, April dan Mei tahun ini, Babylon, Initia, Zora, Huma, dan Sophon meluncur bersamaan, namun likuiditas yang terbatas menyebabkan hasil yang mengecewakan.

3) Dalam jendela TGE yang menguntungkan, sejumlah proyek justru memuncak tepat saat peluncuran.

Beberapa proyek memanfaatkan likuiditas tinggi dan FOMO investor ritel untuk TGE, sehingga fundamental yang lemah pun tertutupi. Contohnya Movement dan Berachain, yang mengalami lonjakan FOMO saat peluncuran namun kemudian terus turun. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa fundamental yang kuat, likuiditas pasar justru dapat mempercepat penurunan proyek.

4) Di jendela TGE yang kurang menguntungkan, proyek tangguh dengan fundamental yang kuat bisa menemukan peluang emas untuk penemuan nilai.

$ZORA adalah contoh utama: ia diluncurkan di masa likuiditas pasar yang sangat minim dan berhasil menjadi satu-satunya yang menonjol di antara rekan-rekannya. Demikian pula, $Virtual muncul saat pasar lesu tetapi mampu memimpin tren Solana AI Agent berkat fundamentalnya yang kuat, sehingga para pendukung setia akhirnya mendapatkan imbal hasil.

5) Terlepas dari kuat atau lemahnya jendela peluncuran, proyek dengan fundamental yang kuat tetap akan tampil unggul.

Contohnya, Hyperliquid berhasil membangun komunitas besar dan memicu gelombang narasi Perp DEX, dengan harga $HYPE yang naik bertahap. @flock_io juga diluncurkan di masa puncak likuiditas tahun lalu. Walaupun kapitalisasi pasar yang beredar $FLOCK sempat turun hingga USD 3.000.000, fundamental yang kuat membuatnya bisa listing di hampir semua bursa utama, sehingga pendukung inti akhirnya memperoleh hasil yang diharapkan.

Kesimpulan:

Bagi investor ritel, memahami pentingnya waktu TGE sangat menentukan strategi yang tepat: Di masa TGE kuat, hindari mengejar harga puncak dan pertimbangkan untuk masuk serta keluar dengan cepat; di masa TGE lemah, fokuslah pada riset, cari aset berkualitas yang undervalued, dan tahan untuk jangka panjang. Kedua pendekatan ini sama-sama memberi peluang untuk unggul, meski prosesnya tetap menantang.

Pernyataan:

  1. Artikel ini merupakan repost dari [tmel0211]. Hak cipta sepenuhnya milik penulis asli [tmel0211]. Jika Anda memiliki keberatan atas repost ini, silakan hubungi tim Gate Learn; tim akan menangani permintaan sesuai prosedur yang berlaku dengan segera.
  2. Disclaimer: Seluruh pendapat dan pandangan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak merupakan saran investasi.
  3. Versi bahasa lain telah diterjemahkan oleh tim Gate Learn. Dilarang menyalin, mendistribusikan, atau memplagiasi artikel terjemahan kecuali Gate dicantumkan secara jelas sebagai sumber.

Artikel Terkait

Apa itu Hyperliquid (HYPE)?
Menengah

Apa itu Hyperliquid (HYPE)?

Hyperliquid adalah platform blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan perdagangan efisien, kontrak abadi, dan alat yang ramah pengembang untuk inovasi.
2026-04-02 20:25:44
Apa itu Tronscan dan Bagaimana Anda Dapat Menggunakannya pada Tahun 2025?
Pemula

Apa itu Tronscan dan Bagaimana Anda Dapat Menggunakannya pada Tahun 2025?

Tronscan adalah penjelajah blockchain yang melampaui dasar-dasar, menawarkan manajemen dompet, pelacakan token, wawasan kontrak pintar, dan partisipasi tata kelola. Pada tahun 2025, ia telah berkembang dengan fitur keamanan yang ditingkatkan, analitika yang diperluas, integrasi lintas rantai, dan pengalaman seluler yang ditingkatkan. Platform ini sekarang mencakup otentikasi biometrik tingkat lanjut, pemantauan transaksi real-time, dan dasbor DeFi yang komprehensif. Pengembang mendapatkan manfaat dari analisis kontrak pintar yang didukung AI dan lingkungan pengujian yang diperbaiki, sementara pengguna menikmati tampilan portofolio multi-rantai yang terpadu dan navigasi berbasis gerakan pada perangkat seluler.
2026-04-08 21:20:42
Apa itu privacy smart contract? Bagaimana Aztec mengimplementasikan programmable privacy?
Menengah

Apa itu privacy smart contract? Bagaimana Aztec mengimplementasikan programmable privacy?

Kontrak pintar privasi merupakan jenis Smart Contract yang menjaga data tetap tersembunyi selama eksekusi, namun tetap memungkinkan verifikasi atas kebenarannya. Aztec menghadirkan privasi yang dapat diprogram dengan memanfaatkan zkSNARK zero-knowledge proofs, lingkungan eksekusi privat, serta bahasa pemrograman Noir. Pendekatan ini memberikan kendali penuh kepada pengembang untuk menentukan data mana yang dapat dipublikasikan dan mana yang tetap bersifat rahasia. Dengan demikian, tidak hanya permasalahan privasi akibat transparansi Blockchain yang dapat diatasi, tetapi juga tercipta fondasi yang kokoh untuk pengembangan DeFi, solusi identitas, dan aplikasi perusahaan.
2026-04-17 08:04:15
Apa itu Axie Infinity?
Pemula

Apa itu Axie Infinity?

Axie Infinity adalah proyek GameFi terkemuka, yang model dual-token AXS dan SLP-nya telah sangat membentuk proyek-proyek kemudian. Karena meningkatnya P2E, semakin banyak pendatang baru tertarik untuk bergabung. Menanggapi biaya yang melonjak, sebuah sidechain khusus, Ronin, yang
2026-04-06 19:01:44
Sentio vs The Graph: Perbandingan Mekanisme Indeksasi Real Time dan Indeksasi Subgraf
Menengah

Sentio vs The Graph: Perbandingan Mekanisme Indeksasi Real Time dan Indeksasi Subgraf

Sentio dan The Graph sama-sama platform untuk pengindeksan data on-chain, namun memiliki perbedaan signifikan pada tujuan inti desainnya. The Graph memanfaatkan subgraph untuk mengindeks data on-chain, dengan fokus utama pada kebutuhan permintaan data dan agregasi. Di sisi lain, Sentio menggunakan mekanisme pengindeksan real-time yang memprioritaskan pemrosesan data berlatensi rendah, pemantauan visualisasi, serta fitur peringatan otomatis—sehingga sangat ideal untuk pemantauan real-time dan peringatan risiko.
2026-04-17 08:55:07
Apa itu Bitcoin?
Pemula

Apa itu Bitcoin?

Bitcoin merupakan sistem mata uang digital terdesentralisasi yang dirancang untuk transfer nilai secara peer to peer serta penyimpanan nilai jangka panjang. Bitcoin diciptakan oleh Satoshi Nakamoto dan beroperasi tanpa ketergantungan pada otoritas pusat mana pun. Sebaliknya, sistem ini dikelola secara kolektif melalui kriptografi dan jaringan terdistribusi.
2026-04-09 08:09:42