Gate News, dalam laporan terbaru keuangan terdesentralisasi (DeFi) dari European Central Bank, untuk pertama kalinya menggunakan data yang disediakan oleh DeFiLlama untuk dianalisis, yang menandai bahwa penelitian otoritas pengawas terhadap ekosistem blockchain memasuki tahap baru. Secara tradisional, bank sentral bergantung pada penyedia data keuangan tradisional, dan peralihan ke platform analitik on-chain mencerminkan meningkatnya perhatian pada cara kerja sistem DeFi. DeFiLlama terkenal karena melacak nilai terkunci total (TVL) dan metrik protokol, sehingga menyediakan dasar data yang andal untuk perumusan kebijakan.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa kekuasaan tata kelola DeFi sangat terkonsentrasi, dengan sejumlah kecil pemegang token yang mengendalikan sebagian besar hak suara, sementara bursa dan brankas protokol juga menjadi pihak pemegang posisi utama. Mekanisme delegasi semakin memperbesar kontrol keputusan, sehingga mengidentifikasi pihak pengelola tata kelola yang sebenarnya menjadi semakin rumit. Temuan ini sangat penting bagi regulasi, karena membantu merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, bukan bergantung pada asumsi atau pengamatan sepihak.
Kutipan dari European Central Bank meningkatkan kredibilitas DeFiLlama, menjadikannya sumber data DeFi yang dapat dipercaya oleh institusi. Ini menunjukkan bahwa penerimaan otoritas pengawas terhadap alat-alat terdesentralisasi sedang meningkat, membuka ruang baru untuk kerja sama antara platform DeFi dan pihak regulator. Pada saat yang sama, ini juga berarti bahwa DeFi di masa depan mungkin menghadapi persyaratan kepatuhan yang lebih ketat.
Seiring European Central Bank dan institusi lain mendalami studi mereka terhadap DeFi, transparansi dan keandalan data on-chain menjadi kunci. Data yang akurat dapat membantu regulator memahami secara real-time aktivitas protokol dan pergerakan dana, sehingga mendorong DeFi menuju perkembangan yang lebih teratur dan arus utama.
Para analis berpendapat bahwa platform seperti DeFiLlama memainkan peran inti dalam transformasi ini, tidak hanya menyediakan dukungan informasi bagi regulasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekosistem DeFi. Ke depan, seiring interaksi antara regulator dan platform DeFi semakin mendalam, keuangan terdesentralisasi dapat memperoleh adopsi yang lebih luas di tingkat global, sekaligus disertai risiko kebijakan dan tantangan tata kelola.