MARA melepas 15.000 Bitcoin dan melakukan PHK 15%: di balik transformasi AI, model bisnis perusahaan penambang sedang ditulis ulang

BTC0,63%

Berita Gate News, pada 2026, perusahaan pertambangan Bitcoin MARA Holdings mengumumkan pemutusan sekitar 15% karyawan dan menjual lebih dari 15,000 Bitcoin, dengan hasil sekitar 1,1 miliar dolar AS, untuk melakukan pembelian kembali obligasi konversi dan mendukung peralihan bisnis. CEO perusahaan, Fred Thiel, menyatakan bahwa langkah ini merupakan “penyesuaian strategis”, yang menandakan pusat perhatian perusahaan sedang bergeser dari bisnis penambangan tunggal menuju bidang artificial intelligence dan infrastruktur energi.

Pemutusan kali ini melibatkan sekitar 40 karyawan, yang merupakan proporsi yang cukup besar dari total jumlah karyawan perusahaan. Pihak yang terdampak akan menerima masa transisi dengan gaji selama satu bulan serta kompensasi pesangon sekitar 13 minggu. Pada saat yang sama, MARA secara bertahap menjual 15,133 Bitcoin pada awal hingga akhir Maret, dengan melakukan pembelian kembali obligasi konversi yang jatuh tempo pada tahun 2030 dan 2031 dengan diskon rata-rata, sehingga skala utang yang belum dilunasi turun dari 33 miliar dolar AS menjadi 23 miliar dolar AS, penurunannya sekitar 30%.

Perubahan struktur aset juga terjadi secara bersamaan. Kepemilikan Bitcoin perusahaan turun dari sekitar 53,822 menjadi 38,689 Bitcoin, penurunannya mencapai 28%. Pihak manajemen menyatakan dengan jelas bahwa pada 2026 perusahaan masih mungkin “menjual Bitcoin secara bertahap”, untuk memenuhi kebutuhan belanja operasional dan kebutuhan investasi pada bisnis baru. Strategi ini berarti perusahaan pertambangan mulai secara proaktif mengelola neraca aset-liabilitas, bukan sekadar menyimpan koin sambil menunggu kenaikan harga.

Di balik peralihan ini, ada tekanan pada model profitabilitas industri. Setelah terjadinya halving Bitcoin, pendapatan penambangan terus menyusut, ditambah dengan kerugian bersih sekitar 1,3 miliar dolar AS pada tahun 2025, yang memaksa perusahaan mencari jalur pertumbuhan baru. Saat ini, MARA mengoperasikan 18 pusat data di seluruh dunia, dengan kapasitas total komputasi dan listrik sekitar 1,9 gigawatt, serta secara bertahap memperluas diri ke bidang komputasi AI dan komputasi performa tinggi (HPC), dan sejenisnya.

Langkah ini mencerminkan bahwa logika bisnis perusahaan pertambangan sedang dibentuk ulang: dari bergantung pada volatilitas harga Bitcoin, menjadi penyedia kapasitas komputasi dan infrastruktur energi yang beragam. Bagi pasar, pengurangan kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan pertambangan juga dapat memengaruhi struktur penawaran dan permintaan dalam jangka pendek.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar