Keluarga Samsung menjual 15 juta saham Samsung, mencairkan dana sebesar 3,1 triliun! Alasan janda dari mantan orang terkaya Korea Selatan diungkap

ChainNewsAbmedia

Keluarga Samsung Korea kembali melakukan penyesuaian kepemilikan dalam skala besar. Menurut laporan media Korea, Hong Ra-hee (홍라희) baru-baru ini menjual sekitar 1.500.000 saham biasa Samsung Electronics melalui transaksi blok di luar bursa (Block Deal), dengan total nilai sekitar 3,1 triliun won Korea Selatan (sekitar Rp 700 miliar lebih). Langkah ini dipandang pasar sebagai langkah kunci dalam rencana pengumpulan pajak warisan besar keluarga Samsung yang berlangsung selama lima tahun, yang kini memasuki tahap akhir.

Penuntasan 3,1 triliun won Korea Selatan: melepas saham dengan diskon 0,25% dari kepemilikan

Transaksi ini diselesaikan pada 9 April 2026. Hong Ra-hee menjual saham dengan harga sekitar 205.237 won Korea Selatan per lembar, yang merupakan diskon sekitar 2,5% dibanding harga penutupan hari sebelumnya. Saham yang dijual kira-kira setara dengan 0,25% dari total saham Samsung Electronics.

Karena menggunakan bentuk Block Deal, yang berarti transaksi diambil alih setelah jam bursa oleh investor institusional tertentu, sehingga dapat menghindari dampak berlebihan terhadap pasar terbuka; namun, pelepasan dalam skala sebesar ini tetap dianggap sebagai sumber tekanan potensial terhadap harga saham dalam jangka pendek.

Penyebab inti: tekanan pajak warisan sebesar 12 triliun won Korea Selatan

Penjualan kali ini bukan sekadar operasi keuangan biasa, melainkan bersumber dari masalah pajak warisan besar yang ditinggalkan oleh mendiang ketua Samsung, Lee Kun-hee (이건희), setelah ia wafat pada 2020. Menurut sistem perpajakan Korea Selatan, tarif pajak tertinggi bisa mencapai 50%, ditambah pajak tambahan berdasarkan kondisi tertentu; sehingga beban pajak aktual bahkan mungkin mendekati 60%. Total pajak sekitar 12 triliun won Korea Selatan, menjadi salah satu kasus pajak warisan terbesar dalam sejarah Korea Selatan.

Keluarga Samsung memilih membayar pajak melalui sistem “pembayaran cicilan” (연부연납), dengan menyelesaikan pembayaran pajak secara bertahap dalam waktu lima tahun. Dalam proses ini, termasuk Hong Ra-hee, anggota keluarga secara berkelanjutan menghimpun dana melalui cara-cara seperti penjualan saham perusahaan yang mereka miliki serta pinjaman yang dijaminkan. Penjualan saham Samsung Electronics kali ini dipandang sebagai tahap terakhir dari seluruh rencana tersebut.

Secara umum, pasar menilai penjualan kepemilikan 0,25% kali ini memiliki dampak yang terbatas terhadap struktur tata kelola perusahaan. Samsung Electronics saat ini masih dikendalikan oleh anggota keluarga dengan Lee Jae-yong (이재용) sebagai pusat kendali, sehingga struktur kepemilikan secara keseluruhan tetap kokoh. Dari perspektif jangka pendek, Block Deal berskala besar dapat membawa sinyal peningkatan pasokan yang menekan harga saham; namun, para analis pada umumnya menunjukkan bahwa karena isu pajak warisan sejak lama sudah menjadi ekspektasi pasar, transaksi kali ini justru membantu menghilangkan ketidakpastian.

Artikel ini: Keluarga Samsung menjual 15 juta saham Samsung, meraup 3,1 triliun! Alasan janda mantan taipan Korea Selatan menjualnya diungkap, pertama kali muncul di Berita Rantai ABMedia.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar