Penguatan dolar AS yang melemah sedang membentuk ulang lanskap pasar kripto. Saat dolar terus mengalami depresiasi terhadap mata uang utama, modal semakin mengalir ke aset alternatif termasuk Bitcoin, Ethereum, dan mata uang digital lainnya. Tren makro ini mencerminkan pola historis di mana investor mencari tempat penyimpanan nilai selama kelemahan mata uang. Korelasi terbalik antara kekuatan USD dan valuasi kripto tetap menjadi metrik utama yang harus diperhatikan oleh trader yang menata portofolio mereka di 2025.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeCry
· 13jam yang lalu
Depresiasi dolar ini, memang saatnya membeli aset di dunia kripto.
Lihat AsliBalas0
YieldWhisperer
· 19jam yang lalu
nah tunggu, mari kita periksa data korelasi di sini... kelemahan dolar ≠ kenaikan otomatis crypto, saya melihat narasi ini persis di tahun 2021 tepat sebelum semuanya menjadi berantakan
Lihat AsliBalas0
AirdropFatigue
· 19jam yang lalu
Apakah nilai dolar yang melemah harus langsung trading koin? Berapa lama pola ini bisa berulang?
Lihat AsliBalas0
RugPullProphet
· 19jam yang lalu
Nilai dolar yang melemah membuat pengumpulan dana menjadi gila-gilaan, pola ini sudah berlangsung bertahun-tahun
Penguatan dolar AS yang melemah sedang membentuk ulang lanskap pasar kripto. Saat dolar terus mengalami depresiasi terhadap mata uang utama, modal semakin mengalir ke aset alternatif termasuk Bitcoin, Ethereum, dan mata uang digital lainnya. Tren makro ini mencerminkan pola historis di mana investor mencari tempat penyimpanan nilai selama kelemahan mata uang. Korelasi terbalik antara kekuatan USD dan valuasi kripto tetap menjadi metrik utama yang harus diperhatikan oleh trader yang menata portofolio mereka di 2025.