Saya pernah melihat likuidasi terburuk bukan karena smart contract ada bug, tetapi karena data yang salah memasukkan satu angka.
Masalah likuidasi DeFi, angka acak dalam game yang digunakan berulang kali oleh pemain, proyek RWA yang terjebak di pertanyaan "bagaimana membuktikan sertifikat ini asli"… Blockchain mampu menghitung apa saja dengan akurat, tetapi saat terhubung dengan dunia nyata, justru mulai gagal.
Dalam industri ini semua orang tahu: risiko terbesar disebut "data itu sendiri tidak dapat dipercaya".
Hingga akhirnya bertemu dengan tim itu—beberapa teknisi yang tidak terlalu suka bicara, berencana menyelesaikan masalah ini dari akar permasalahan.
**Awal Cerita: Sekelompok orang yang terganggu oleh kenyataan**
Tim pendiri tidak terkenal, mereka adalah veteran yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia blockchain: ada yang pernah mengalami proyek DeFi yang dibersihkan karena data harga terlambat 3 detik, ada yang pernah melihat game menjadi trending karena celah logika angka acak, dan ada juga yang terjebak lama di pertanyaan "bagaimana memverifikasi keaslian hak milik properti" di bidang RWA.
Pada suatu malam di tahun 2023, panggilan suara terasa agak canggung karena keheningan.
Akhirnya ada yang mengucapkan:
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
UnluckyMiner
· 01-06 03:29
Data satu angka yang salah saja bisa menyebabkan likuidasi, ini benar-benar ekstrem. Rasanya masalah Oracle selamanya tidak bisa dihindari.
Lihat AsliBalas0
Rugman_Walking
· 01-03 04:50
Data satu angka pun bisa menyebabkan keruntuhan, inilah yang paling tidak masuk akal, bahkan lebih sulit dicegah daripada bug kontrak
Lihat AsliBalas0
SmartContractDiver
· 01-03 04:48
Satu angka saja bisa merusak akun, ini benar-benar kelemahan sejati... masalah oracle itu sebenarnya selalu menjadi lubang besar
Lihat AsliBalas0
MetaLord420
· 01-03 04:46
Astaga, hanya dengan angka bisa likuidasi? Ini terlalu gila ya
Saya pernah melihat likuidasi terburuk bukan karena smart contract ada bug, tetapi karena data yang salah memasukkan satu angka.
Masalah likuidasi DeFi, angka acak dalam game yang digunakan berulang kali oleh pemain, proyek RWA yang terjebak di pertanyaan "bagaimana membuktikan sertifikat ini asli"… Blockchain mampu menghitung apa saja dengan akurat, tetapi saat terhubung dengan dunia nyata, justru mulai gagal.
Dalam industri ini semua orang tahu: risiko terbesar disebut "data itu sendiri tidak dapat dipercaya".
Hingga akhirnya bertemu dengan tim itu—beberapa teknisi yang tidak terlalu suka bicara, berencana menyelesaikan masalah ini dari akar permasalahan.
**Awal Cerita: Sekelompok orang yang terganggu oleh kenyataan**
Tim pendiri tidak terkenal, mereka adalah veteran yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia blockchain: ada yang pernah mengalami proyek DeFi yang dibersihkan karena data harga terlambat 3 detik, ada yang pernah melihat game menjadi trending karena celah logika angka acak, dan ada juga yang terjebak lama di pertanyaan "bagaimana memverifikasi keaslian hak milik properti" di bidang RWA.
Pada suatu malam di tahun 2023, panggilan suara terasa agak canggung karena keheningan.
Akhirnya ada yang mengucapkan: