Kontradiksi dalam standar verifikasi identitas sangat mencolok. Kami memerlukan ID untuk membeli alkohol, namun tugas kewarganegaraan yang paling mendasar—memilih dalam republik—beroperasi tanpa perlindungan yang setara. Ketidakkonsistenan ini menciptakan kerentanan terhadap penipuan sistemik yang sulit dilacak atau dibuktikan. Perlu dipahami mengapa ketidakseimbangan seperti ini ada dalam proses demokratis yang penting. Kesenjangan antara perlindungan konsumen tingkat transaksi dan keamanan kelembagaan tingkat pemilihan menimbulkan pertanyaan serius tentang prioritas tata kelola dan manajemen risiko dalam sistem demokrasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CryptoPunster
· 16jam yang lalu
Lucu banget, beli minuman keras harus verifikasi identitas, tapi surat suara malah nggak dicek? Logika ini harus seberapa aneh sih
Lihat AsliBalas0
AirdropNinja
· 01-03 05:54
Membeli alkohol harus melalui voting ID? Tidak, logika ini benar-benar tidak masuk akal... Apakah demokrasi begitu sembarangan?
Lihat AsliBalas0
SchrodingerAirdrop
· 01-03 05:52
Membeli alkohol memerlukan verifikasi ID, tapi voting malah tidak ada yang memeriksa? Logika ini benar-benar luar biasa...
Lihat AsliBalas0
OnchainDetective
· 01-03 05:51
Luar biasa, beli alkohol harus scan KTP, tapi voting malah nggak dicek apa-apa? Logika ini harusnya seberapa bengkok ya...
Lihat AsliBalas0
CafeMinor
· 01-03 05:48
Sejujurnya, logika ini agak ironis... Membeli minuman keras harus cek ID, tapi voting sembarangan, ini memang cukup aneh ya
Kontradiksi dalam standar verifikasi identitas sangat mencolok. Kami memerlukan ID untuk membeli alkohol, namun tugas kewarganegaraan yang paling mendasar—memilih dalam republik—beroperasi tanpa perlindungan yang setara. Ketidakkonsistenan ini menciptakan kerentanan terhadap penipuan sistemik yang sulit dilacak atau dibuktikan. Perlu dipahami mengapa ketidakseimbangan seperti ini ada dalam proses demokratis yang penting. Kesenjangan antara perlindungan konsumen tingkat transaksi dan keamanan kelembagaan tingkat pemilihan menimbulkan pertanyaan serius tentang prioritas tata kelola dan manajemen risiko dalam sistem demokrasi.