#数字资产动态追踪 Mengapa saat melakukan kontrak yang sama, ada akun yang bertambah dan ada yang menyusut? Pada akhirnya, perbedaan terletak pada dua kata ini: disiplin vs keinginan.
**Bagaimana trader yang stabil berpikir**
Mereka selalu bertanya pada diri sendiri tiga pertanyaan sebelum melakukan order. Apa logika masuk pasar, di mana garis kerugian ditetapkan, berapa banyak keuntungan yang cukup untuk berhenti—semua harus dipastikan.
Melihat "jarum terbang" yang melonjak cepat tidak tergoda, melihat kemungkinan pembalikan berbentuk V juga tidak berjudi. Hanya bertransaksi berdasarkan sinyal yang mereka pahami, lebih baik melewatkan daripada melakukan transaksi sembarangan.
Take profit bukan karena takut terlalu cepat keluar, tetapi untuk benar-benar memasukkan keuntungan ke dalam kantong; stop loss juga bukan berarti menyerah, melainkan memberi diri sendiri modal untuk bertarung lagi. Walaupun emosinya besar, jari tetap mengikuti aturan—itulah ciri pemain profesional.
**Bagaimana trader yang gelisah bergerak**
Ketika muncul satu lilin bullish besar, otak mulai memutar film horor "Apakah aku melewatkan seluruh tren pasar" dan langsung masuk penuh posisi.
Awalnya hanya kerugian floating beberapa poin, tapi tidak rela cut loss, bertahan keras, kerugian floating berubah menjadi posisi tertahan dalam, dan trading berubah menjadi doa. "Pasti akan naik kali ini"
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FantasyGuardian
· 01-06 12:26
Benar sekali, teman saya itu adalah tipe orang yang penuh nafsu, satu kali kena batas atas langsung habiskan seluruh modal, sekarang akun saya malah jadi minus, setiap hari mengeluh kepada saya
Lihat AsliBalas0
MoodFollowsPrice
· 01-06 12:21
Membuat hati tersentuh, saya adalah orang yang tidak bisa menahan diri saat melihat kenaikan, sekarang akun saya sudah menjadi monumen.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCryer
· 01-03 14:49
Benar sekali, tetapi sangat sedikit orang yang benar-benar bisa melakukannya. Saya sendiri termasuk orang yang panik dan tidak tahu harus berbuat apa saat harga naik, baru mengerti setelah mengalami kerugian.
Lihat AsliBalas0
TokenomicsTherapist
· 01-03 13:40
Luar biasa sekali, disiplin ini benar-benar pelajaran yang dibangun dengan uang, aku adalah orang bodoh yang telah dibanting berkali-kali.
Lihat AsliBalas0
GasBankrupter
· 01-03 13:36
Benar sekali, saya memang orang bodoh yang masuk karena FOMO saat melihat kenaikan, sekarang akun saya sudah di ICU
Lihat AsliBalas0
LightningSentry
· 01-03 13:33
Benar sekali, saya adalah orang bodoh yang langsung naik tinggi hanya dengan satu garis hijau, sekarang akun saya sudah merah sampai hitam.
Lihat AsliBalas0
DuckFluff
· 01-03 13:29
Membuat hati tersentuh banget, aku adalah orang yang melihat candle bullish besar dan langsung terbakar semangat.
Lihat AsliBalas0
CrossChainBreather
· 01-03 13:21
Singkatnya, ini tentang mentalitas. Saya telah melihat terlalu banyak orang yang akun mereka nol, tetapi masih terus berteriak "Segera rebound".
Lihat AsliBalas0
OnChainSleuth
· 01-03 13:11
Tidak ada yang salah dengan apa yang dikatakan, hanya saja disiplin itu benar-benar sulit. Saya sendiri ketika melihat kenaikan harga jadi merasa ingin ikut, setiap kali bilang kali ini harus bisa mengendalikan diri, tapi tetap saja tidak bisa menghindari godaan keinginan tersebut.
#数字资产动态追踪 Mengapa saat melakukan kontrak yang sama, ada akun yang bertambah dan ada yang menyusut? Pada akhirnya, perbedaan terletak pada dua kata ini: disiplin vs keinginan.
**Bagaimana trader yang stabil berpikir**
Mereka selalu bertanya pada diri sendiri tiga pertanyaan sebelum melakukan order. Apa logika masuk pasar, di mana garis kerugian ditetapkan, berapa banyak keuntungan yang cukup untuk berhenti—semua harus dipastikan.
Melihat "jarum terbang" yang melonjak cepat tidak tergoda, melihat kemungkinan pembalikan berbentuk V juga tidak berjudi. Hanya bertransaksi berdasarkan sinyal yang mereka pahami, lebih baik melewatkan daripada melakukan transaksi sembarangan.
Take profit bukan karena takut terlalu cepat keluar, tetapi untuk benar-benar memasukkan keuntungan ke dalam kantong; stop loss juga bukan berarti menyerah, melainkan memberi diri sendiri modal untuk bertarung lagi. Walaupun emosinya besar, jari tetap mengikuti aturan—itulah ciri pemain profesional.
**Bagaimana trader yang gelisah bergerak**
Ketika muncul satu lilin bullish besar, otak mulai memutar film horor "Apakah aku melewatkan seluruh tren pasar" dan langsung masuk penuh posisi.
Awalnya hanya kerugian floating beberapa poin, tapi tidak rela cut loss, bertahan keras, kerugian floating berubah menjadi posisi tertahan dalam, dan trading berubah menjadi doa. "Pasti akan naik kali ini"