Bitcoin menembus USD 90.000, mencapai level tertinggi dalam hampir tiga minggu. Tapi di balik kenaikan ini, tersembunyi sebuah fakta memalukan—pasar berpesta di mulut, tapi tangan tetap tenang.
Pertama, lihat data keras: premi futures turun menjadi hanya 4% tahunan, apa artinya ini di tahun-tahun sebelumnya? Itu adalah sinyal bahwa posisi leverage panjang sedang gila-gilaan. Sekarang? Para pemain besar tampaknya sudah berhenti. Lebih menyakitkan lagi, ETF spot terus kehilangan dana sejak 15 Desember, dengan aliran keluar bersih lebih dari 900 juta dolar AS sekaligus. Pasar yang menembus level tertinggi ini justru disertai dengan dana yang mengalir keluar—perbedaan ini cukup membuat orang berpikir.
Lalu, lihat psikologi pasar: basis futures sudah berada di bawah garis netral, pemain leverage sangat berhati-hati; opsi put yang diperdagangkan dengan premi tinggi pada hari Sabtu sangat aktif, para pemain besar diam-diam membeli "asuransi". Bisa bayangkan? Semakin banyak posisi profesional memilih bertahan saat harga naik.
Jadi, apakah rebound ini perangkap atau awal yang baik? Jawaban dari data sangat jelas: sikap nyata pasar saat ini lebih berhati-hati daripada serakah.
Bagi trader ritel, pilihan yang dihadapkan di depan sangat menyakitkan. Para hodler keras tetap berpegang "harus di atas kendaraan", tapi uang pintar mengurangi posisi saat harga naik. Jika takut ketinggalan tapi juga takut terpotong, lebih baik ubah pola pikir: peluang saat harga turun seringkali lebih berharga daripada mengejar di atas. Simpan posisi, tunggu pasar jatuh dan lalu beli lagi—itulah trik para trader berpengalaman.
Bagaimana pandanganmu tentang pergerakan ini? Percaya akan mengejar di atas atau menunggu koreksi? Ceritakan pendapatmu.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CryptoWageSlave
· 01-06 09:29
Para whale sedang diam-diam mengurangi posisi, saya malah masih mengejar harga tinggi di sini, pola khas petani bawang.
Lihat AsliBalas0
SchrodingerWallet
· 01-04 17:20
Para whale sedang lari, investor ritel masih dorong, ini bukan operasi biasa
Lihat AsliBalas0
NotFinancialAdvice
· 01-03 14:55
Para whale saat 90.000 melakukan pengurangan posisi seperti ini, saya jadi agak ragu, merasa aroma mengejar harga tinggi dan menjadi penanggung risiko cukup kuat
Lihat AsliBalas0
liquiditea_sipper
· 01-03 14:50
Para pemain besar semuanya sedang diam-diam menyusun pertahanan, kamu masih mengejar? Gelombang pasar kali ini agak aneh ya
Lihat AsliBalas0
MEVvictim
· 01-03 14:37
Para whale sedang diam-diam mengurangi posisi, kita malah masih mengejar harga tinggi? Ritme ini tidak normal.
Bitcoin menembus USD 90.000, mencapai level tertinggi dalam hampir tiga minggu. Tapi di balik kenaikan ini, tersembunyi sebuah fakta memalukan—pasar berpesta di mulut, tapi tangan tetap tenang.
Pertama, lihat data keras: premi futures turun menjadi hanya 4% tahunan, apa artinya ini di tahun-tahun sebelumnya? Itu adalah sinyal bahwa posisi leverage panjang sedang gila-gilaan. Sekarang? Para pemain besar tampaknya sudah berhenti. Lebih menyakitkan lagi, ETF spot terus kehilangan dana sejak 15 Desember, dengan aliran keluar bersih lebih dari 900 juta dolar AS sekaligus. Pasar yang menembus level tertinggi ini justru disertai dengan dana yang mengalir keluar—perbedaan ini cukup membuat orang berpikir.
Lalu, lihat psikologi pasar: basis futures sudah berada di bawah garis netral, pemain leverage sangat berhati-hati; opsi put yang diperdagangkan dengan premi tinggi pada hari Sabtu sangat aktif, para pemain besar diam-diam membeli "asuransi". Bisa bayangkan? Semakin banyak posisi profesional memilih bertahan saat harga naik.
Jadi, apakah rebound ini perangkap atau awal yang baik? Jawaban dari data sangat jelas: sikap nyata pasar saat ini lebih berhati-hati daripada serakah.
Bagi trader ritel, pilihan yang dihadapkan di depan sangat menyakitkan. Para hodler keras tetap berpegang "harus di atas kendaraan", tapi uang pintar mengurangi posisi saat harga naik. Jika takut ketinggalan tapi juga takut terpotong, lebih baik ubah pola pikir: peluang saat harga turun seringkali lebih berharga daripada mengejar di atas. Simpan posisi, tunggu pasar jatuh dan lalu beli lagi—itulah trik para trader berpengalaman.
Bagaimana pandanganmu tentang pergerakan ini? Percaya akan mengejar di atas atau menunggu koreksi? Ceritakan pendapatmu.