Dengan inflasi yang meningkat, bank sentral Filipina tetap mempertahankan suku bunga untuk masa depan yang dapat diperkirakan. Belum ada pemotongan yang akan dilakukan—pejabat menunjukkan bahwa mereka perlu tetap bertahan dan memantau bagaimana tekanan harga berkembang. Penahanan kebijakan semacam ini di pasar negara berkembang biasanya memperketat likuiditas secara global dan dapat mengubah aliran modal. Bagi trader dan manajer portofolio yang mengikuti tantangan makroekonomi, ini adalah pengingat bahwa langkah bank sentral berdampak pada semua kelas aset, termasuk pasar kripto di mana sentimen makro sering mempengaruhi tren jangka menengah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
VitalikFanboy42
· 01-07 10:59
Bank Sentral Filipina ini memang bijaksana dalam menjaga stabilitas suku bunga, karena monster inflasi ini belum bisa dikendalikan. Ketika likuiditas mengering, dunia kripto akan terkena dampaknya.
Lihat AsliBalas0
MEVHunter
· 01-06 14:15
Likuiditas mengencang, aliran modal akan berubah... Saatnya menguji kecepatan reaksi robot arbitrase
Lihat AsliBalas0
CounterIndicator
· 01-06 14:13
Bank Sentral Filipina kembali lagi dan lagi menahan, kali ini likuiditas global semakin ketat, sial, BTC saya harus bertahan lagi sedikit lebih lama
Lihat AsliBalas0
Blockblind
· 01-06 14:08
Bank Sentral Filipina dalam langkah ini jelas menunggu inflasi menjadi stabil dulu, likuiditas yang ketat memang nyata, pasar kripto kemungkinan akan kembali mengikuti suasana makroekonomi.
Lihat AsliBalas0
Blockwatcher9000
· 01-06 13:59
Bank Sentral Filipina tetap mempertahankan kebijakan, pasar kripto harus ikut terengah-engah, likuiditas yang mengerut membuat kita semua merasa tidak nyaman
Dengan inflasi yang meningkat, bank sentral Filipina tetap mempertahankan suku bunga untuk masa depan yang dapat diperkirakan. Belum ada pemotongan yang akan dilakukan—pejabat menunjukkan bahwa mereka perlu tetap bertahan dan memantau bagaimana tekanan harga berkembang. Penahanan kebijakan semacam ini di pasar negara berkembang biasanya memperketat likuiditas secara global dan dapat mengubah aliran modal. Bagi trader dan manajer portofolio yang mengikuti tantangan makroekonomi, ini adalah pengingat bahwa langkah bank sentral berdampak pada semua kelas aset, termasuk pasar kripto di mana sentimen makro sering mempengaruhi tren jangka menengah.