Dalam trading, hal yang paling sering diabaikan adalah pengelolaan posisi.
Banyak orang langsung berdebat—ada yang berpendapat bahwa posisi kecil dapat mengurangi risiko, ada yang membantah bahwa posisi kecil sama sekali tidak bisa menangkap tren pasar, kedua pihak saling berpendapat.
Sejujurnya, tidak ada jawaban mutlak. Bagaimana sebaiknya mengatur posisi tergantung pada diri Anda sendiri.
**Pertama, lihat kemampuan trading Anda**
Jika Anda memiliki kepekaan terhadap tren pasar yang cukup tajam dan sering bisa masuk dekat titik ledakan, maka mengambil posisi besar untuk bertaruh memang tidak masalah. Sebaliknya, jika tingkat keberhasilan Anda saat masuk pasar biasa saja, maka mengatur posisi kecil dengan stop loss yang lebar justru lebih aman—lebih baik daripada harus berulang kali terkena stop loss.
**Kedua, lihat mentalitas Anda**
Orang yang memiliki keinginan dan ambisi yang kuat cenderung mengatur posisi yang lebih besar. Jika Anda sebenarnya tidak terlalu terikat dengan tren pasar, posisi kecil sudah cukup, tidak perlu membebani diri terlalu ketat.
**Ketiga, lihat daya tahan Anda terhadap kerugian**
Seberapa besar penarikan kembali yang bisa Anda toleransi dalam satu transaksi, itu menentukan berapa banyak posisi yang bisa Anda ambil. Jika penarikan besar akan membuat Anda sulit tidur, maka lebih baik tetap dengan posisi kecil; jika mental Anda cukup stabil dan mampu menerima fluktuasi jangka pendek, potensi kenaikan posisi besar tentu lebih besar.
Pada akhirnya, baik posisi kecil maupun besar, yang terpenting adalah Anda harus menyesuaikan kemampuan, mental, dan toleransi risiko Anda. Jangan mengikuti orang lain secara buta, gaya trading yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk Anda. Temukan ritme Anda sendiri, lakukan sesuai gaya Anda, karena itu adalah dasar untuk kestabilan jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
StealthDeployer
· 01-10 12:21
Kata-kata yang bagus, pada akhirnya tetap harus belajar dari pengalaman sendiri untuk memahaminya
Lihat AsliBalas0
ETHmaxi_NoFilter
· 01-09 22:11
Singkatnya, kita harus menyadari kemampuan diri sendiri, jangan selalu berpikir untuk meniru orang lain dan melakukan All in, karena itu akan membuat kita cepat kalah.
Lihat AsliBalas0
RamenStacker
· 01-07 12:49
Benar sekali, masalah posisi memang tergantung orangnya, saya termasuk tipe yang mentalnya kurang bagus, dengan posisi kecil tidur saya jadi lebih nyenyak haha
Lihat AsliBalas0
HashBrownies
· 01-07 12:48
Benar sekali, tetapi dalam kenyataan, sangat sedikit orang yang benar-benar mampu memiliki pengetahuan diri yang sejati.
Lihat AsliBalas0
JustAnotherWallet
· 01-07 12:36
Singkatnya, kamu harus mengenali dirimu sendiri, jangan ikut-ikutan sembarangan
Dalam trading, hal yang paling sering diabaikan adalah pengelolaan posisi.
Banyak orang langsung berdebat—ada yang berpendapat bahwa posisi kecil dapat mengurangi risiko, ada yang membantah bahwa posisi kecil sama sekali tidak bisa menangkap tren pasar, kedua pihak saling berpendapat.
Sejujurnya, tidak ada jawaban mutlak. Bagaimana sebaiknya mengatur posisi tergantung pada diri Anda sendiri.
**Pertama, lihat kemampuan trading Anda**
Jika Anda memiliki kepekaan terhadap tren pasar yang cukup tajam dan sering bisa masuk dekat titik ledakan, maka mengambil posisi besar untuk bertaruh memang tidak masalah. Sebaliknya, jika tingkat keberhasilan Anda saat masuk pasar biasa saja, maka mengatur posisi kecil dengan stop loss yang lebar justru lebih aman—lebih baik daripada harus berulang kali terkena stop loss.
**Kedua, lihat mentalitas Anda**
Orang yang memiliki keinginan dan ambisi yang kuat cenderung mengatur posisi yang lebih besar. Jika Anda sebenarnya tidak terlalu terikat dengan tren pasar, posisi kecil sudah cukup, tidak perlu membebani diri terlalu ketat.
**Ketiga, lihat daya tahan Anda terhadap kerugian**
Seberapa besar penarikan kembali yang bisa Anda toleransi dalam satu transaksi, itu menentukan berapa banyak posisi yang bisa Anda ambil. Jika penarikan besar akan membuat Anda sulit tidur, maka lebih baik tetap dengan posisi kecil; jika mental Anda cukup stabil dan mampu menerima fluktuasi jangka pendek, potensi kenaikan posisi besar tentu lebih besar.
Pada akhirnya, baik posisi kecil maupun besar, yang terpenting adalah Anda harus menyesuaikan kemampuan, mental, dan toleransi risiko Anda. Jangan mengikuti orang lain secara buta, gaya trading yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk Anda. Temukan ritme Anda sendiri, lakukan sesuai gaya Anda, karena itu adalah dasar untuk kestabilan jangka panjang.