Sumber: Coinomedia
Judul Asli: Mengapa Tom Lee Mengatakan Ethereum Adalah Masa Depan Keuangan
Tautan Asli: https://coinomedia.com/ethereum-future-finance/
Tom Lee, seorang ahli strategi Wall Street yang terkenal dan salah satu pendiri Fundstrat Global Advisors, telah membuat klaim berani: “Ethereum adalah masa depan keuangan.” Pernyataannya mencerminkan meningkatnya sentimen di ruang kripto bahwa Ethereum lebih dari sekadar mata uang digital—ini adalah platform yang mengubah cara kita memikirkan uang, kontrak, dan bahkan kepemilikan.
Ethereum adalah platform kontrak pintar terkemuka, memungkinkan pengembang membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) di berbagai industri seperti keuangan, game, asuransi, dan lainnya. Fleksibilitas dan kemampuannya beradaptasi telah menjadikannya fondasi dari ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang sedang berkembang pesat, yang memungkinkan orang meminjam, meminjamkan, berdagang, dan mendapatkan hasil—tanpa bank.
Kontrak Pintar Adalah Pengubah Permainan
Apa yang membuat Ethereum kuat adalah fungsi kontrak pintarnya. Perjanjian yang dieksekusi sendiri ini berjalan berdasarkan kode, mengurangi kebutuhan akan perantara. Menurut Lee, kemampuan untuk mengotomatisasi dan mengamankan transaksi ini dapat mengarah pada penghematan biaya besar dan peningkatan efisiensi di sektor keuangan.
Dominasi Ethereum yang semakin meningkat di DeFi menunjukkan penggunaannya di dunia nyata. Miliar dolar mengalir melalui protokol berbasis Ethereum setiap hari, dan jaringan ini terus mendukung inovasi melalui peningkatan seperti Ethereum 2.0, yang bertujuan meningkatkan skalabilitas, mengurangi penggunaan energi, dan menurunkan biaya.
Jalan Menuju Ethereum 2.0 dan Seterusnya
Ethereum 2.0 (juga dikenal sebagai Merge dan seterusnya) telah memindahkan jaringan dari proof-of-work ke proof-of-stake, sebuah langkah yang mengurangi konsumsi energi lebih dari 99%. Tapi itu tidak berhenti di situ. Dengan fitur seperti sharding yang akan datang, Ethereum bertujuan memproses ribuan transaksi per detik—membuatnya lebih efisien dan dapat diakses untuk keuangan global.
Komentar Lee bukan sekadar hype. Banyak institusi dan pengembang yang bertaruh pada Ethereum untuk membangun gelombang produk keuangan berikutnya. Seiring infrastruktur ini berkembang dan menjadi lebih skalabel, peran Ethereum dalam keuangan global bisa menjadi sama pentingnya dengan internet dalam komunikasi saat ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa Tom Lee Mengatakan Ethereum Adalah Masa Depan Keuangan
Sumber: Coinomedia Judul Asli: Mengapa Tom Lee Mengatakan Ethereum Adalah Masa Depan Keuangan Tautan Asli: https://coinomedia.com/ethereum-future-finance/ Tom Lee, seorang ahli strategi Wall Street yang terkenal dan salah satu pendiri Fundstrat Global Advisors, telah membuat klaim berani: “Ethereum adalah masa depan keuangan.” Pernyataannya mencerminkan meningkatnya sentimen di ruang kripto bahwa Ethereum lebih dari sekadar mata uang digital—ini adalah platform yang mengubah cara kita memikirkan uang, kontrak, dan bahkan kepemilikan.
Ethereum adalah platform kontrak pintar terkemuka, memungkinkan pengembang membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) di berbagai industri seperti keuangan, game, asuransi, dan lainnya. Fleksibilitas dan kemampuannya beradaptasi telah menjadikannya fondasi dari ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang sedang berkembang pesat, yang memungkinkan orang meminjam, meminjamkan, berdagang, dan mendapatkan hasil—tanpa bank.
Kontrak Pintar Adalah Pengubah Permainan
Apa yang membuat Ethereum kuat adalah fungsi kontrak pintarnya. Perjanjian yang dieksekusi sendiri ini berjalan berdasarkan kode, mengurangi kebutuhan akan perantara. Menurut Lee, kemampuan untuk mengotomatisasi dan mengamankan transaksi ini dapat mengarah pada penghematan biaya besar dan peningkatan efisiensi di sektor keuangan.
Dominasi Ethereum yang semakin meningkat di DeFi menunjukkan penggunaannya di dunia nyata. Miliar dolar mengalir melalui protokol berbasis Ethereum setiap hari, dan jaringan ini terus mendukung inovasi melalui peningkatan seperti Ethereum 2.0, yang bertujuan meningkatkan skalabilitas, mengurangi penggunaan energi, dan menurunkan biaya.
Jalan Menuju Ethereum 2.0 dan Seterusnya
Ethereum 2.0 (juga dikenal sebagai Merge dan seterusnya) telah memindahkan jaringan dari proof-of-work ke proof-of-stake, sebuah langkah yang mengurangi konsumsi energi lebih dari 99%. Tapi itu tidak berhenti di situ. Dengan fitur seperti sharding yang akan datang, Ethereum bertujuan memproses ribuan transaksi per detik—membuatnya lebih efisien dan dapat diakses untuk keuangan global.
Komentar Lee bukan sekadar hype. Banyak institusi dan pengembang yang bertaruh pada Ethereum untuk membangun gelombang produk keuangan berikutnya. Seiring infrastruktur ini berkembang dan menjadi lebih skalabel, peran Ethereum dalam keuangan global bisa menjadi sama pentingnya dengan internet dalam komunikasi saat ini.