IMF Menyarankan Nigeria untuk Mempertimbangkan Integrasi Uang Mobile guna Meningkatkan Adopsi eNaira yang Lambat

Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan kekecewaannya atas adopsi yang relatif rendah terhadap Mata Uang Digital Bank Sentral Nigeria (CBDC) lebih dari satu tahun sejak peluncurannya.

Awalnya, terdapat beberapa keberhasilan dengan unduhan dompet, yang mencapai 500.000 unit dalam 25 hari pertama. Namun, tingkat adopsi melambat secara signifikan seiring waktu, dengan jumlah unduhan mencapai 860.000 pada November 2022.

Menurut sebuah makalah yang diterbitkan pada Mei 2023, pedagang, khususnya, menunjukkan adopsi yang lambat terhadap Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC), yang berkontribusi pada lambatnya adopsi secara keseluruhan. Selain itu, pelanggan ritel umumnya kurang tertarik untuk mendaftar, sehingga jumlah total klien yang terdaftar kesulitan untuk melampaui 1% dari rekening bank aktif.

Demikian pula, volume dan nilai transaksi yang melibatkan CBDC tergolong terbatas. Walaupun eNaira mengalami lonjakan penggunaan baru-baru ini akibat kelangkaan uang tunai, mayoritas dompet (98.5%) tetap tidak aktif setiap minggunya, yang menunjukkan penggunaan reguler yang terbatas.

Selanjutnya, makalah tersebut menyoroti bahwa jumlah total transaksi eNaira sejak peluncurannya, sekitar 802.000, lebih rendah daripada jumlah dompet eNaira. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pemegang dompet saat ini belum menggunakan dompet mereka lebih dari penggunaan awal setelah pembukaan.

IMF berpendapat bahwa salah satu alasan lambatnya adopsi eNaira bisa jadi karena pendekatan bertahap Nigeria dalam implementasi CBDC. Awalnya, akses ke eNaira terbatas hanya untuk pemegang rekening bank yang mungkin menghambat adopsi dan penggunaan yang lebih luas di kalangan masyarakat umum.

Untuk mengatasi tujuan inti inklusi keuangan, bank sentral Nigeria telah melanjutkan ke fase 2 implementasi CBDC. Fase ini melibatkan perluasan cakupan ke populasi yang tidak memiliki rekening bank dan individu tanpa akses internet melalui sistem Know Your Customer (KYC) bertingkat.

Tergantung pada tingkat informasi yang diberikan, sistem ini menggabungkan batasan transaksi dan saldo untuk memastikan pengendalian yang tepat.

Dalam upaya meningkatkan adopsi, salah satu rekomendasi yang diajukan adalah mengintegrasikan eNaira dengan sistem uang elektronik seluler Nigeria yang terfragmentasi untuk meningkatkan efisiensi transfer tunai sosial. Integrasi ini memungkinkan program bantuan pemerintah memanfaatkan eNaira, yang telah berperan penting dalam mendorong adopsi dan penggunaan mata uang digital.

Selain itu, IMF menyoroti bahwa penerapan fitur seperti pembayaran terprogram atau insentif tunai pada eNaira berpotensi mengatasi lambatnya adopsi konsumen dan mempercepat investasi sektor swasta.

Menurut IMF, eNaira memiliki potensi signifikan untuk menyederhanakan proses remitansi. Hal ini berpotensi meningkatkan transparansi, memperluas basis pajak Nigeria, dan yang terpenting, mengurangi biaya bagi pengirim remitansi. Namun IMF menyatakan bahwa agar eNaira diadopsi oleh pengguna, nilai tukar yang terkait dengan konversi apa pun harus selaras dengan nilai tukar pasar paralel.

Dengan menawarkan manfaat dan insentif tambahan, peningkatan ini dapat mendorong penerimaan dan penggunaan mata uang digital yang lebih luas di kalangan konsumen serta meningkatkan investasi dari sektor swasta.

Ikuti kami di Twitter untuk postingan dan pembaruan terbaru

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)