Logam Kuning Mencapai Puncak Baru: Memahami Dinamika Pasar Emas Global

Pergerakan Pasar di Timur Tengah

Pada hari Senin, pasar logam mulia mencatat kenaikan di seluruh bursa regional. Di Arab Saudi, perdagangan emas mencerminkan tren naik ini, dengan harga spot naik ke 521,91 Riyal Saudi (SAR) per gram—peningkatan yang signifikan dari sesi perdagangan sebelumnya yang sebesar 518,67 SAR. Jika diukur dalam satuan lokal tradisional, logam mulia ini berpindah ke 6.087,57 SAR per tola, naik dari 6.049,62 SAR. Setara ons troy mencapai 16.233,20 SAR, mencerminkan kekuatan yang konsisten di berbagai standar pengukuran.

Panduan Referensi Harga

Satuan Harga Saat Ini (SAR)
1 Gram 521,91
10 Gram 5.219,12
Tola 6.087,57
Ounce Troy 16.233,20

Catatan: FXStreet memperoleh penilaian regional dengan mengonversi tarif USD internasional ke dalam mata uang lokal dan satuan pengukuran tradisional. Pembaruan harian mencerminkan kondisi pasar secara real-time saat publikasi.

Mengapa Bank Sentral dan Investor Mengakumulasi Emas

Daya tarik logam mulia ini jauh melampaui nilai estetika dalam perhiasan. Dalam sistem keuangan modern, emas berfungsi sebagai polis asuransi utama—aset yang tidak berkorelasi yang berkembang saat kepercayaan terhadap mata uang fiat goyah. Berbeda dengan uang kertas yang didukung pemerintah atau mata uang digital, emas tidak bergantung pada otoritas pusat mana pun, menjadikannya lindung nilai utama terhadap devaluasi moneter.

Bank sentral di seluruh dunia mengakui proposisi nilai abadi ini. Pada tahun 2022, pengelola cadangan menambahkan rekor 1.136 ton emas—yang nilainya mendekati $70 miliar—ke cadangan resmi mereka. Ini menandai akumulasi tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Negara-negara pasar berkembang, khususnya otoritas moneter di China, India, dan Turki, secara agresif memperluas cadangan mereka, menandakan kepercayaan mereka terhadap daya tahan emas sebagai penyimpan kekayaan.

Mekanisme Pergerakan Harga Emas

Emas mempertahankan hubungan terbalik dengan Dolar AS dan surat utang Treasury. Ketika dolar melemah, investor cenderung beralih ke logam kuning sebagai aset cadangan alternatif, terutama saat turbulensi pasar. Dinamika ini memberikan manfaat diversifikasi tepat saat dibutuhkan.

Logam mulia ini juga bergerak berlawanan dengan aset risiko. Kenaikan pasar saham biasanya menekan permintaan emas, sementara penjualan saham sering memicu minat beli baru. Di luar dinamika mata uang, kebijakan suku bunga memainkan peran penting—suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil, sementara kenaikan suku bunga umumnya menekan harga.

Ketegangan geopolitik, ketakutan resesi, dan kekhawatiran depresiasi mata uang semuanya menjadi katalisator apresiasi harga emas. Karena penetapan harga global dilakukan dalam dolar AS, pergerakan mata uang antar ekonomi utama dan dolar sangat mempengaruhi bagaimana harga diterjemahkan di berbagai wilayah dan pasar di seluruh dunia.


Metodologi: Penilaian dihitung melalui agregasi data pasar otomatis dan protokol konversi mata uang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)