Pada pertengahan Desember, pemerintah Filipina mengambil keputusan penting terkait kompensasi untuk tenaga kerja non-permanen. Presiden Ferdinand Marcos Jr. menandatangani Perintah Administratif (AO) No. 39, yang mengizinkan manfaat keuangan satu kali untuk karyawan kontrak layanan dan pesanan kerja di berbagai lembaga publik. Tetapi apa sebenarnya pembayaran gratuity, dan siapa yang memenuhi syarat?
Kebijakan dan Ruang Lingkupnya
Pembayaran gratuity sebesar P7.000 mewakili pengakuan atas kontribusi pekerja kontrak terhadap operasi pemerintah, mengatasi kesenjangan kompensasi yang sudah lama ada. Berbeda dengan pegawai negeri sipil reguler yang menerima bonus tengah tahun, bonus akhir tahun, insentif kinerja, dan tunjangan bantuan ekonomi, pekerja COS dan JO secara historis dikecualikan dari manfaat tersebut. Perintah Administratif ini bertujuan menjembatani ketidaksetaraan tersebut.
Cakupan manfaat ini meliputi semua lembaga pemerintah nasional, universitas dan perguruan tinggi negeri, perusahaan milik atau dikendalikan pemerintah, serta distrik air lokal—yang secara esensial menyentuh setiap sudut tenaga kerja sektor publik.
Kriteria Kelayakan dan Struktur Pembayaran
Tidak semua pekerja kontrak secara otomatis menerima jumlah penuh sebesar P7.000. Kelayakan bergantung pada durasi layanan per 15 Desember. Mereka yang telah menyelesaikan minimal empat bulan layanan memuaskan dengan kontrak aktif pada tanggal tersebut memenuhi syarat untuk manfaat maksimal.
Pekerja dengan masa kerja lebih singkat menerima jumlah prorata:
Tiga hingga empat bulan layanan: hingga P6.000
Dua hingga tiga bulan layanan: hingga P5.000
Kurang dari dua bulan layanan: hingga P4.000
Pemerintah menetapkan 15 Desember sebagai tanggal dasar, dengan pelepasan dana dimulai tidak lebih awal dari tanggal tersebut. Selain itu, Presiden Marcos menyetujui ketentuan gratuity satu kali terpisah untuk pekerja ini pada tahun 2024, menunjukkan potensi pengakuan berulang terhadap layanan mereka.
Konteks Kebijakan dan Dampaknya
Apa itu pembayaran gratuity secara praktis? Ini adalah langkah sementara yang mengakui peran penting pekerja non-permanen dalam memberikan layanan pemerintah selama masa sosial ekonomi yang menantang. Perintah ini secara eksplisit mengakui bagaimana karyawan COS dan JO berkontribusi dalam pelaksanaan program, kegiatan, dan proyek pemerintah tanpa menerima manfaat yang setara dengan staf tetap.
Langkah ini menandai perubahan dalam cara administrasi menilai tenaga kontrak di lembaga publik, meskipun masih ada pertanyaan apakah pembayaran semacam ini akan menjadi kebijakan tetap atau tetap sebagai gestur satu kali.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami Pembayaran Gratifikasi Pemerintah: Apa yang Perlu Diketahui oleh Pekerja COS dan JO
Pada pertengahan Desember, pemerintah Filipina mengambil keputusan penting terkait kompensasi untuk tenaga kerja non-permanen. Presiden Ferdinand Marcos Jr. menandatangani Perintah Administratif (AO) No. 39, yang mengizinkan manfaat keuangan satu kali untuk karyawan kontrak layanan dan pesanan kerja di berbagai lembaga publik. Tetapi apa sebenarnya pembayaran gratuity, dan siapa yang memenuhi syarat?
Kebijakan dan Ruang Lingkupnya
Pembayaran gratuity sebesar P7.000 mewakili pengakuan atas kontribusi pekerja kontrak terhadap operasi pemerintah, mengatasi kesenjangan kompensasi yang sudah lama ada. Berbeda dengan pegawai negeri sipil reguler yang menerima bonus tengah tahun, bonus akhir tahun, insentif kinerja, dan tunjangan bantuan ekonomi, pekerja COS dan JO secara historis dikecualikan dari manfaat tersebut. Perintah Administratif ini bertujuan menjembatani ketidaksetaraan tersebut.
Cakupan manfaat ini meliputi semua lembaga pemerintah nasional, universitas dan perguruan tinggi negeri, perusahaan milik atau dikendalikan pemerintah, serta distrik air lokal—yang secara esensial menyentuh setiap sudut tenaga kerja sektor publik.
Kriteria Kelayakan dan Struktur Pembayaran
Tidak semua pekerja kontrak secara otomatis menerima jumlah penuh sebesar P7.000. Kelayakan bergantung pada durasi layanan per 15 Desember. Mereka yang telah menyelesaikan minimal empat bulan layanan memuaskan dengan kontrak aktif pada tanggal tersebut memenuhi syarat untuk manfaat maksimal.
Pekerja dengan masa kerja lebih singkat menerima jumlah prorata:
Pemerintah menetapkan 15 Desember sebagai tanggal dasar, dengan pelepasan dana dimulai tidak lebih awal dari tanggal tersebut. Selain itu, Presiden Marcos menyetujui ketentuan gratuity satu kali terpisah untuk pekerja ini pada tahun 2024, menunjukkan potensi pengakuan berulang terhadap layanan mereka.
Konteks Kebijakan dan Dampaknya
Apa itu pembayaran gratuity secara praktis? Ini adalah langkah sementara yang mengakui peran penting pekerja non-permanen dalam memberikan layanan pemerintah selama masa sosial ekonomi yang menantang. Perintah ini secara eksplisit mengakui bagaimana karyawan COS dan JO berkontribusi dalam pelaksanaan program, kegiatan, dan proyek pemerintah tanpa menerima manfaat yang setara dengan staf tetap.
Langkah ini menandai perubahan dalam cara administrasi menilai tenaga kontrak di lembaga publik, meskipun masih ada pertanyaan apakah pembayaran semacam ini akan menjadi kebijakan tetap atau tetap sebagai gestur satu kali.