$6.9Miliar Bitcoin Disita: Di Balik Kasus Penipuan Crypto Terbesar yang Mengguncang Dunia Keuangan

Angka yang Membuat Headline

61.000 Bitcoin. Bernilai sekitar $6,9 miliar berdasarkan valuasi saat ini (Bitcoin diperdagangkan sekitar $90,49K). Ini bukan sekadar kejahatan keuangan lainnya—ini secara resmi menjadi konfiskasi BTC terbesar di dunia, dan wanita di baliknya memiliki ambisi besar: untuk dinobatkan sebagai “dewi kekayaan” di seluruh China.

Kenalkan Zhimin Qian, juga dikenal dengan alias Yadi Zhang, otak di balik salah satu skema penipuan dan pencucian uang paling berani dalam sejarah yang berhasil menipu lebih dari 128.000 korban dalam waktu hanya tiga tahun.

Bagaimana Skema Kripto Menipu 128.000 Orang

Antara tahun 2014 dan 2017, Qian menjalankan kedok legitimasi melalui Tianjin Lantian Gerui Electronic Technology, sebuah perusahaan yang menjanjikan pengembalian hingga 300%—angka-angka yang seharusnya langsung menimbulkan tanda bahaya. Alih-alih mengarahkan uang investor ke produk keuangan nyata, operasi ini mengalihkan semuanya ke cryptocurrency, bertaruh pada histeria aset digital yang sedang berkembang di China.

Korban sangat rentan: sebagian besar warga senior berusia 50 hingga 75 tahun, yang menginvestasikan dari ratusan ribu hingga puluhan juta yuan ke dalam apa yang tampak seperti peluang emas. Keberhasilan skema ini bergantung pada eksploitasi periode ledakan cryptocurrency, ketika janji keuntungan dan dividen yang dijamin terdengar hampir masuk akal bagi mereka yang tidak akrab dengan teknologi blockchain.

Pemburuan Internasional

Pada 2017, saat otoritas China semakin dekat, Qian melarikan diri. Dia melarikan diri ke Inggris dengan dokumen palsu pada September tahun itu, percaya bahwa dia bisa menghilang ke dalam kabut keuangan internasional.

Apa yang tidak dia duga adalah koordinasi antara lembaga penegak hukum. Terobosan penting terjadi pada 2018 ketika polisi Inggris menerima intelijen tentang transfer aset cryptocurrency yang mencurigakan. Penggerebekan berikutnya di kediamannya di North London mengungkapkan kebenaran yang mencengangkan: dompet digital berisi 61.000 BTC—harta karun yang jauh melampaui kepemilikan perusahaan treasury Bitcoin besar seperti MARA Holdings, XXI, dan bahkan Metaplanet dari Jepang.

Sang Rekan dan Jejak Uang

Zhimin Qian tidak beroperasi sendiri. Rekan kerjanya, Jian Wen, memainkan peran penting dalam menyamarkan hasil ilegal. Bersama-sama, mereka bertransformasi dari tinggal di atas restoran menjadi menyewa properti bernilai jutaan pound di North London. Mereka bahkan berinvestasi di properti luar negeri—dua properti di Dubai bernilai lebih dari £500.000 masing-masing, dengan Wen mengklaim secara palsu bahwa properti tersebut dibeli atas nama majikan China. Jaksa penuntut dengan mudah membongkar alibi ini dengan menunjuk pada volume besar kepemilikan cryptocurrency dan tidak adanya dokumen resmi yang sah.

Wen dijatuhi hukuman enam tahun delapan bulan penjara tahun lalu karena keterlibatannya dalam skema ini.

Resolusi Hukum

Setelah bertahun-tahun proses hukum dan penolakan awal, Zhimin Qian baru-baru ini mengaku bersalah atas tuduhan memperoleh dan memiliki 61.000 BTC secara ilegal. Will Lyne dari Metropolitan Police, Kepala Komando Kejahatan Siber Ekonomi, menyatakan: “Pengakuan bersalah hari ini menandai puncak dari bertahun-tahun penyelidikan yang didedikasikan oleh tim Kejahatan Ekonomi Met dan mitra kami.”

Qian kini menunggu vonis, dengan nasibnya tergantung di tangan pengadilan. Terdakwa bersama, Seng Hok Ling, terus menantang tuduhan terkait. Crown Prosecution Service telah mengonfirmasi bahwa sebagian dana yang dicuri telah dikembalikan kepada korban melalui mekanisme kompensasi yang didirikan oleh otoritas China, meskipun proses pemulihan penuh masih berlangsung.

Apa yang Diungkap Kasus Ini

Kasus Zhimin Qian bukan sekadar tentang ambisi kriminal seorang wanita. Kasus ini mengungkap kerentanan dalam penegakan hukum kejahatan keuangan lintas negara, peran cryptocurrency dalam penipuan skala besar, dan bagaimana operator canggih mengeksploitasi celah regulasi antar negara. Pada intinya, ini adalah kisah peringatan: bahkan kekayaan crypto terbesar yang dibangun atas dasar penipuan akhirnya akan terungkap.

BTC0,22%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)