Memahami Lonjakan Harga: Saat Pasokan Menyempit vs. Saat Permintaan Meledak

Pernah bertanya-tanya mengapa tagihan gas atau biaya belanja Anda tiba-tiba melonjak? Ekonom menunjuk kepada dua penyebab yang sangat berbeda di balik pergerakan harga ini, keduanya berakar pada persamaan klasik penawaran dan permintaan: inflasi biaya dorong dan inflasi tarik permintaan. Meskipun keduanya mendorong harga naik, mekanismenya sepenuhnya berlawanan.

Krisis Pasokan: Inflasi Biaya Dorong dalam Aksi

Ketika produksi tertekan tetapi semua orang tetap ingin membeli, harga akan naik. Ini adalah inflasi biaya dorong—pada dasarnya, barang yang lebih sedikit mengejar jumlah pembeli yang sama.

Pikirkan tentang pasar energi. Kilang minyak membutuhkan minyak mentah untuk memproduksi bensin; pembangkit listrik membutuhkan gas alam untuk menghasilkan listrik. Ketika ketegangan geopolitik, bencana alam, atau serangan siber mengganggu rantai pasokan, volume yang tersedia menurun. Namun permintaan konsumen tetap stabil. Kilang tidak bisa memproduksi cukup bahan bakar, jadi mereka tidak punya pilihan selain menaikkan harga. Contoh terbaru termasuk penutupan pipa dari insiden siber dan kerusakan akibat badai pada kilang, keduanya langsung mendorong harga gas lebih tinggi meskipun permintaan dasar tetap stabil.

Pemicu bisa apa saja yang membatasi produksi: kekurangan tenaga kerja, kenaikan biaya bahan baku, regulasi pemerintah baru, atau bahkan fluktuasi mata uang. Pola yang sama—biaya produksi yang lebih tinggi dipaksa ke konsumen melalui kenaikan harga.

Ledakan Pengeluaran: Inflasi Tarik Permintaan Mengambil Alih

Sekarang balikkan skenario. Ekonomi menguat, lapangan kerja melonjak, dan tiba-tiba konsumen memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan. Ketika orang mendapatkan penghasilan lebih dan merasa percaya diri, mereka menghabiskan lebih banyak. Tetapi jika pabrik dan pemasok belum meningkatkan produksi cukup cepat, rak kosong sementara dompet tetap penuh. Kompetisi di antara pembeli mendorong harga melambung—apa yang ekonom sebut “terlalu banyak dolar mengejar terlalu sedikit barang.”

Pemulihan pasca-pandemi adalah contoh klasik. Dimulai pada akhir 2020, peluncuran vaksin dipercepat dan ekonomi kembali dibuka. Konsumen, yang telah menahan diri selama hampir setahun, buru-buru membeli barang yang langka. Persediaan telah habis. Permintaan makanan, barang rumah tangga, dan bahan bakar meledak. Maskapai dan hotel mengalami pola yang sama—harga tiket dan kamar melambung saat orang kembali bepergian. Sementara itu, lingkungan suku bunga rendah mendorong pembelian rumah secara besar-besaran, tetapi pasokan perumahan tidak bisa mengikuti kecepatan, mengirim harga rumah dan biaya bahan bangunan (kayu, tembaga) ke tingkat tertinggi mendekati rekor.

Hasilnya: saat lapangan kerja meningkat dan pendapatan yang dapat dibelanjakan bertambah, daya beli melampaui kapasitas produksi, menciptakan tekanan naik yang berkelanjutan pada harga.

Mengapa Ini Penting

Inflasi biaya dorong dan tarik permintaan mungkin terlihat sama di kasir, tetapi mereka menceritakan kisah ekonomi yang sama sekali berbeda. Inflasi biaya dorong menandakan adanya kendala produksi—anggap saja sebagai kejutan eksternal yang membatasi apa yang bisa disediakan perusahaan. Inflasi tarik permintaan menandakan kekuatan ekonomi—orang punya uang dan ingin menghabiskannya, tetapi pasokan belum menyamai. Bank sentral, termasuk Federal Reserve AS, bertujuan menjaga inflasi terkendali sekitar 2% per tahun sebagai tanda pertumbuhan yang sehat. Memahami jenis mana yang mendorong kenaikan harga membantu menjelaskan mengapa daya beli Anda berubah dan mengapa solusi kebijakan yang berbeda mungkin diperlukan.

Kedua mekanisme ini telah berperan dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa inflasi modern jarang disebabkan oleh satu penyebab saja. Interaksi antara pasokan yang terbatas dan permintaan yang dilepaskan membentuk lingkungan harga yang kita jalani setiap hari.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)