Emas vs. Saham: Perbandingan Hasil Sepanjang Dekade

Ketika mempertimbangkan logam mulia sebagai strategi portofolio jangka panjang, data kinerja menceritakan kisah yang menarik. Selama sepuluh tahun terakhir, seorang investor yang mengalokasikan $1.000 ke emas akan melihat investasi tersebut tumbuh menjadi sekitar $3.620 hari ini. Ini mewakili kenaikan sebesar 262% sejak harga rata-rata per ons sebesar $1.159 satu dekade lalu, dibandingkan dengan level pasar saat ini sekitar $4.200 per ons.

Permainan Angka: Emas Melawan Ekuitas

Bagaimana ini dibandingkan dengan investasi ekuitas tradisional? S&P 500 memberikan pengembalian sebesar 174% selama periode yang sama, yang berarti kenaikan tahunan rata-rata sebesar 17,4% ketika dividen diperhitungkan. Meskipun ini mengungguli emas berdasarkan persentase, perbandingan menjadi lebih rumit ketika memeriksa volatilitas dan siklus pasar.

Pergerakan harga emas terbukti lebih tidak menentu daripada yang disadari kebanyakan orang. Sepanjang era modern, logam mulia ini mengalami fluktuasi signifikan yang membuat perbandingan kinerja langsung menjadi tidak lengkap. Memahami pergerakan harga emas 1 kg—baik diukur per ons maupun dalam jumlah besar—mengungkapkan bagaimana aset ini berperilaku berbeda dari pasar ekuitas.

Mengapa Emas Bergerak Berbeda

Perbedaan terletak pada bagaimana masing-masing aset menghasilkan nilai. Saham dan properti menghasilkan aliran pendapatan nyata yang dapat diukur dan diproyeksikan oleh investor. Emas beroperasi di bawah mekanisme yang sangat berbeda. Ia tidak menghasilkan arus kas, tidak membayar dividen, dan tidak menghasilkan laba. Sebaliknya, berfungsi sebagai penyimpan nilai—peran yang dipertahankan selama ribuan tahun peradaban manusia.

Karakteristik ini menjadi sangat relevan selama gangguan ekonomi. Ketika sistem keuangan mengalami tekanan atau nilai mata uang menurun dengan cepat, emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan aset tradisional. Pada 2020, ketika pasar menghadapi ketidakpastian akibat pandemi, emas melonjak 24,43%. Demikian pula, selama kekhawatiran inflasi tahun 2023, logam ini naik 13,08%.

Konteks Sejarah: Perjalanan Emas yang Tidak Merata

Untuk memahami trajektori emas, konteks sangat penting. Ketika dolar AS memutuskan kaitan emasnya pada tahun 1971, harga logam ini tidak lagi terikat pada nilai tetap dan mulai diperdagangkan secara bebas. Tahun 1970-an menyaksikan pertumbuhan yang sangat pesat, dengan rata-rata 40,2% per tahun. Namun, dekade berikutnya terbukti jauh kurang menguntungkan—dari 1980 hingga 2023, pengembalian tahunan rata-rata hanya sebesar 4,4%.

Tahun-tahun terakhir ini membalik tren tersebut. Hingga pertengahan Oktober 2025, kontrak berjangka emas diperdagangkan mendekati $4.345 per ons, melampaui prediksi sebelumnya yang memperkirakan apresiasi 10% menuju $3.000.

Diversifikasi Portofolio dan Mitigasi Risiko

Keuntungan praktis memegang emas terletak pada konstruksi portofolio, bukan semata-mata pada pengembalian maksimum. Emas menawarkan aset yang tidak berkorelasi yang berperilaku independen dari ekuitas dan obligasi. Ketika pasar saham mengalami penurunan besar, emas biasanya mempertahankan nilai atau mengapresiasi—memberikan perlindungan nyata daripada bergerak sejalan dengan penurunan pasar yang lebih luas.

Manfaat diversifikasi ini sangat menarik bagi investor selama periode ketegangan geopolitik atau ketidakstabilan mata uang. Logam ini berfungsi sebagai asuransi terhadap skenario di mana aset keuangan tradisional gagal. Banyak investor canggih menganggap fungsi ini lebih berharga daripada sekadar mengejar pengembalian murni.

Haruskah Anda Memiliki Emas?

Kasus investasi emas tidak didasarkan pada janji keunggulan, melainkan pada posisi defensif. Sejarah menunjukkan emas tidak akan menyamai pengembalian ekuitas atau properti selama pasar bullish yang panjang. Emas tidak akan menghasilkan arus kas atau distribusi kuartalan. Namun, emas akan mempertahankan daya beli melalui siklus inflasi dan gangguan pasar.

Peran strategis emas melibatkan keseimbangan portofolio—memastikan tidak seluruh modal terkonsentrasi pada aset yang berkorelasi. Baik diukur sebagai patokan harga emas 1 kg maupun valuasi ons standar, logam mulia ini menyediakan diversifikasi perilaku yang melindungi kekayaan melalui berbagai rezim ekonomi. Bagi investor yang menginginkan pertumbuhan sekaligus stabilitas, memahami posisi emas dalam kerangka investasi yang lebih luas jauh lebih penting daripada menganggapnya sebagai solusi tunggal.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)