Pasar emas fisik sedang mengalami tekanan pembelian ritel yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan antrean panjang terbentuk di konter logam mulia di seluruh dunia. Di balik lonjakan ini terdapat fenomena teknis yang menarik perhatian investor serius: Indeks Kekuatan Relatif bulanan untuk emas telah naik ke level yang belum terlihat selama 50 tahun.
RSI—indikator momentum yang mengukur kecepatan dan besarnya perubahan harga—menunjukkan sinyal peringatan. Ketika metrik ini mencapai level ekstrem, biasanya menunjukkan bahwa suatu aset mungkin telah bergerak terlalu jauh, terlalu cepat. Dalam kasus emas, pembacaan saat ini menunjukkan bahwa logam mulia ini bisa saja memasuki wilayah overextended, menimbulkan pertanyaan apakah rally ini masih memiliki ruang untuk berlanjut atau jika konsolidasi sedang mendekat.
Beberapa faktor sedang bersinergi untuk mendorong pengaturan teknis bersejarah ini. Ketidakpastian geopolitik antara kekuatan besar meningkatkan permintaan safe-haven, sementara investor ritel, yang takut akan kehilangan momentum kenaikan berikutnya, terus mengakumulasi posisi fisik. Kombinasi aliran institusional dan aktivitas ritel yang didorong FOMO ini telah mempercepat kenaikan emas.
Para strategis pasar sedang mempertimbangkan dua skenario yang bersaing. Kasus bullish menyarankan bahwa emas bisa memperpanjang kenaikannya menuju $4.350 sebelum kekuatan momentum habis dan memaksa koreksi. Jika skenario ini terwujud, koreksi berikutnya kemungkinan akan menemukan dukungan di dekat $4.100. Target harga ini mencerminkan level resistansi teknis dan penilaian risiko-imbalan pasar saat ini.
Ketegangan antara sinyal RSI dan permintaan safe-haven yang sedang berlangsung menciptakan dilema menarik bagi para trader. Pembacaan RSI yang tinggi secara historis mendahului koreksi, namun latar belakang fundamental yang mendukung emas tetap utuh. Saat investor menavigasi arus silang ini, keberlanjutan trajektori emas baru-baru ini akan bergantung pada apakah ketegangan geopolitik akan bertahan dan seberapa cepat antusiasme ritel akan stabil.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
RSI Emas Menembus Puncak 5 Dekade: Apa Artinya untuk Harga?
Pasar emas fisik sedang mengalami tekanan pembelian ritel yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan antrean panjang terbentuk di konter logam mulia di seluruh dunia. Di balik lonjakan ini terdapat fenomena teknis yang menarik perhatian investor serius: Indeks Kekuatan Relatif bulanan untuk emas telah naik ke level yang belum terlihat selama 50 tahun.
RSI—indikator momentum yang mengukur kecepatan dan besarnya perubahan harga—menunjukkan sinyal peringatan. Ketika metrik ini mencapai level ekstrem, biasanya menunjukkan bahwa suatu aset mungkin telah bergerak terlalu jauh, terlalu cepat. Dalam kasus emas, pembacaan saat ini menunjukkan bahwa logam mulia ini bisa saja memasuki wilayah overextended, menimbulkan pertanyaan apakah rally ini masih memiliki ruang untuk berlanjut atau jika konsolidasi sedang mendekat.
Beberapa faktor sedang bersinergi untuk mendorong pengaturan teknis bersejarah ini. Ketidakpastian geopolitik antara kekuatan besar meningkatkan permintaan safe-haven, sementara investor ritel, yang takut akan kehilangan momentum kenaikan berikutnya, terus mengakumulasi posisi fisik. Kombinasi aliran institusional dan aktivitas ritel yang didorong FOMO ini telah mempercepat kenaikan emas.
Para strategis pasar sedang mempertimbangkan dua skenario yang bersaing. Kasus bullish menyarankan bahwa emas bisa memperpanjang kenaikannya menuju $4.350 sebelum kekuatan momentum habis dan memaksa koreksi. Jika skenario ini terwujud, koreksi berikutnya kemungkinan akan menemukan dukungan di dekat $4.100. Target harga ini mencerminkan level resistansi teknis dan penilaian risiko-imbalan pasar saat ini.
Ketegangan antara sinyal RSI dan permintaan safe-haven yang sedang berlangsung menciptakan dilema menarik bagi para trader. Pembacaan RSI yang tinggi secara historis mendahului koreksi, namun latar belakang fundamental yang mendukung emas tetap utuh. Saat investor menavigasi arus silang ini, keberlanjutan trajektori emas baru-baru ini akan bergantung pada apakah ketegangan geopolitik akan bertahan dan seberapa cepat antusiasme ritel akan stabil.