#Strategy加仓BTC Belakangan ini banyak orang melakukan kontrak perak long, dan mereka melaporkan biaya dana yang dipotong cukup besar. Mari kita uraikan mengapa hal ini bisa terjadi, dan peluang arbitrase apa yang tersembunyi di baliknya.
Kontrak perak sendiri tidak didukung oleh fisik, melainkan mengikuti harga perak spot dari beberapa bursa utama. Likuiditas produk baru ini memang terbatas, ditambah lagi dengan perdagangan 24 jam nonstop, sehingga pemain berisiko tinggi di dunia kripto berkumpul, dan tingkat biaya dana cenderung berfluktuasi secara tajam. Melihat data historis, pada beberapa periode, harga cenderung berfluktuasi di kisaran seribu satu sampai seribu dua, yang tentu saja menimbulkan biaya yang tidak kecil bagi trader yang memegang posisi long.
Namun, di sini juga tersembunyi peluang. Logam mulia secara historis menunjukkan spread positif yang kuat antara harga spot dan kontrak berjangka (kontrak jangka jauh biasanya lebih tinggi dari harga spot), dan biaya ETF emas juga secara jangka panjang tetap positif, memberikan ruang arbitrase untuk melakukan short kontrak sambil memegang ETF fisik. Singkatnya, ini adalah posisi lindung nilai yang dibangun saat biaya tinggi.
Berdasarkan data pasar saat ini, dengan asumsi delta netral, hasil tahunan dari emas sekitar 9%-10%, sementara perak bisa mencapai 10%-20% (jika tahun ini logam mulia terus mengalami tren bullish, potensi keuntungan bisa lebih besar lagi).
Melihat ke depan, seiring dengan peluncuran produk berbasis on-chain logam mulia dan akumulasi likuiditas yang terus berlanjut, peluang arbitrase akan semakin melimpah. Untuk institusi atau dana besar, penempatan awal dapat membantu mengoptimalkan portofolio investasi, mengunci keuntungan yang relatif stabil, dan juga mendiversifikasi risiko dengan lebih baik.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RektRecorder
· 15jam yang lalu
Biaya perak begitu tinggi, seharusnya sudah mulai short kontrak dan berbalik ke posisi spot.
Lihat AsliBalas0
ser_we_are_early
· 15jam yang lalu
Perak dikenai biaya sebesar ini, masih ada yang berani menumpuk banyak? Apakah ini serius
Lihat AsliBalas0
MysteryBoxBuster
· 15jam yang lalu
Seribu dua ragu-ragu? Tarif ini terlalu tidak masuk akal, tidak heran jika semua orang mengeluh rugi besar
Lihat AsliBalas0
LiquidationWatcher
· 15jam yang lalu
Perak ini juga pernah saya injak, biaya dana yang dipotong beberapa poin dalam satu hari benar-benar luar biasa, lebih baik langsung short kontrak dan pasangkan dengan ETF spot agar lebih stabil.
Lihat AsliBalas0
DecentralizedElder
· 16jam yang lalu
Biaya dana perak begitu besar, untungnya saya tidak ikut-ikutan membeli, terdengar seperti jebakan.
#Strategy加仓BTC Belakangan ini banyak orang melakukan kontrak perak long, dan mereka melaporkan biaya dana yang dipotong cukup besar. Mari kita uraikan mengapa hal ini bisa terjadi, dan peluang arbitrase apa yang tersembunyi di baliknya.
Kontrak perak sendiri tidak didukung oleh fisik, melainkan mengikuti harga perak spot dari beberapa bursa utama. Likuiditas produk baru ini memang terbatas, ditambah lagi dengan perdagangan 24 jam nonstop, sehingga pemain berisiko tinggi di dunia kripto berkumpul, dan tingkat biaya dana cenderung berfluktuasi secara tajam. Melihat data historis, pada beberapa periode, harga cenderung berfluktuasi di kisaran seribu satu sampai seribu dua, yang tentu saja menimbulkan biaya yang tidak kecil bagi trader yang memegang posisi long.
Namun, di sini juga tersembunyi peluang. Logam mulia secara historis menunjukkan spread positif yang kuat antara harga spot dan kontrak berjangka (kontrak jangka jauh biasanya lebih tinggi dari harga spot), dan biaya ETF emas juga secara jangka panjang tetap positif, memberikan ruang arbitrase untuk melakukan short kontrak sambil memegang ETF fisik. Singkatnya, ini adalah posisi lindung nilai yang dibangun saat biaya tinggi.
Berdasarkan data pasar saat ini, dengan asumsi delta netral, hasil tahunan dari emas sekitar 9%-10%, sementara perak bisa mencapai 10%-20% (jika tahun ini logam mulia terus mengalami tren bullish, potensi keuntungan bisa lebih besar lagi).
Melihat ke depan, seiring dengan peluncuran produk berbasis on-chain logam mulia dan akumulasi likuiditas yang terus berlanjut, peluang arbitrase akan semakin melimpah. Untuk institusi atau dana besar, penempatan awal dapat membantu mengoptimalkan portofolio investasi, mengunci keuntungan yang relatif stabil, dan juga mendiversifikasi risiko dengan lebih baik.