Bank sentral Jepang semakin memprioritaskan kondisi ekonomi domestik daripada menyelaraskan dengan kerangka kebijakan Federal Reserve. Sementara Powell mendorong pendekatan global yang terkoordinasi untuk pengetatan moneter, BOJ menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati—fokus pada melindungi pemulihan ekonomi Jepang yang rapuh daripada menyesuaikan diri dengan sikap agresif Fed.
Perbedaan kebijakan ini penting bagi pasar kripto. Ketika bank sentral utama mengikuti strategi yang bertentangan, hal ini menciptakan volatilitas mata uang dan menggeser aliran modal antar yurisdiksi. Sikap defensif BOJ menunjukkan bahwa yen mungkin melemah lebih jauh, yang dapat mendorong lebih banyak modal ke aset alternatif termasuk mata uang digital.
Ketegangan antara pengetatan hawkish Fed dan pendekatan berhati-hati BOJ mencerminkan perdebatan yang lebih dalam tentang sinkronisasi kebijakan moneter. Berbagai ekonomi menghadapi tantangan yang berbeda—tekanan inflasi bervariasi, jalur pertumbuhan menyimpang. Perlindungan diri, bukan solidaritas, tampaknya yang menang dalam pengambilan keputusan bank sentral.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVSupportGroup
· 5jam yang lalu
Bank of Japan kembali menjalankan strateginya sendiri, Powell ingin mengoordinasikan pengetatan global, tapi BOJ sama sekali tidak mendengarkan... Ini jadi menarik, kejatuhan yen berarti dana harus mencari tempat, apakah peluang kita sudah datang?
Lihat AsliBalas0
RebaseVictim
· 5jam yang lalu
Operasi Bank Sentral Jepang ini, jujur saja, masih berjalan sendiri-sendiri, metode Powell tidak bisa diterapkan
Yen pasti melemah, dana ritel pun harus dialihkan ke dunia kripto...
Pertarungan antar bank sentral justru memberi peluang bagi crypto, logika ini tidak salah
Ini lagi-lagi situasi "bersatu padu" yang kacau haha
Lihat AsliBalas0
TokenSleuth
· 5jam yang lalu
Operasi Bank Sentral Jepang ini agak menarik, masing-masing membersihkan depan pintu sendiri, siapa yang benar-benar sejalan dengan Federal Reserve?
Lihat AsliBalas0
tx_or_didn't_happen
· 6jam yang lalu
Bank of Japan tetap harus menjaga kepentingan sendiri, siapa yang benar-benar akan mengorbankan kepentingan lokal demi koordinasi global... Sekarang yen anjlok, dunia kripto kembali harus makan nasi
Lihat AsliBalas0
MerkleDreamer
· 6jam yang lalu
Bank of Japan ini langkahnya, jujur saja, seperti membersihkan salju di depan pintu sendiri, apa lagi yang dibicarakan tentang koordinasi global
yen yang anjlok justru merupakan hal baik bagi kita? Logika ini cukup menarik
Cerita tentang bank sentral yang dipermalukan tidak pernah membosankan, mimpi Powell kembali hancur
Lihat AsliBalas0
DustCollector
· 6jam yang lalu
Bank of Japan (BOJ) dalam langkah ini, jujur saja, seperti membersihkan salju di depan pintu sendiri, Fed ingin menarik kembali uang secara bersamaan, sementara BOJ justru ingin melindungi kehidupan kecilnya sendiri
Mata uang yen yang lemah sebenarnya merupakan peluang bagi dunia kripto, dana harus segera berlari
Bank sentral Jepang semakin memprioritaskan kondisi ekonomi domestik daripada menyelaraskan dengan kerangka kebijakan Federal Reserve. Sementara Powell mendorong pendekatan global yang terkoordinasi untuk pengetatan moneter, BOJ menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati—fokus pada melindungi pemulihan ekonomi Jepang yang rapuh daripada menyesuaikan diri dengan sikap agresif Fed.
Perbedaan kebijakan ini penting bagi pasar kripto. Ketika bank sentral utama mengikuti strategi yang bertentangan, hal ini menciptakan volatilitas mata uang dan menggeser aliran modal antar yurisdiksi. Sikap defensif BOJ menunjukkan bahwa yen mungkin melemah lebih jauh, yang dapat mendorong lebih banyak modal ke aset alternatif termasuk mata uang digital.
Ketegangan antara pengetatan hawkish Fed dan pendekatan berhati-hati BOJ mencerminkan perdebatan yang lebih dalam tentang sinkronisasi kebijakan moneter. Berbagai ekonomi menghadapi tantangan yang berbeda—tekanan inflasi bervariasi, jalur pertumbuhan menyimpang. Perlindungan diri, bukan solidaritas, tampaknya yang menang dalam pengambilan keputusan bank sentral.