Harga Emas turun ke sekitar $4.450 selama perdagangan Asia pada hari Kamis, menandai penarikan kembali setelah periode reli yang kuat. Penurunan pada logam mulia ini terjadi saat para trader mengambil keuntungan di tengah meredanya ketegangan geopolitik yang sebelumnya mendorong aliran pembelian safe-haven.
Perkembangan geopolitik terbaru, terutama penangkapan tak terduga oleh AS terhadap pemimpin Venezuela selama akhir pekan, awalnya memicu aliran safe-haven ke dalam Emas. Namun, seiring pasar mencerna berita ini dan kekhawatiran mereda, urgensi untuk membeli aset defensif berkurang. Normalisasi sentimen ini secara langsung memberi tekanan pada pasangan XAU/USD, menyebabkan nilainya turun dari level tinggi yang dicapai selama periode ketidakpastian yang meningkat.
David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, menangkap inti dari pergerakan ini: “Kami melihat penarikan hari ini sebagai pengambilan keuntungan umum setelah lonjakan baru-baru ini.” Komentar ini mencerminkan bagaimana trader yang mengakumulasi posisi selama ketakutan geopolitik kini mengunci keuntungan di level yang lebih tinggi.
Data Ketenagakerjaan Menjadi Fokus Utama
Fokus bagi trader bergeser ke indikator ekonomi utama AS minggu ini. Pada hari Kamis, laporan Klaim Pengangguran Awal mingguan AS akan memberikan sinyal awal tentang kesehatan pasar tenaga kerja. Namun, acara utama akan berlangsung pada hari Jumat dengan rilis laporan ketenagakerjaan bulan Desember—metrik kunci yang dapat mengubah ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve.
Konsensus pasar memperkirakan penambahan 60.000 pekerjaan untuk bulan Desember di samping penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,5%. Angka-angka ini memiliki bobot signifikan karena secara langsung mempengaruhi keputusan Fed terkait penyesuaian suku bunga.
Ekspektasi Suku Bunga dan Implikasi Harga Emas
Di sinilah kaitan penting bagi investor Emas: jika data ketenagakerjaan bulan Desember lebih lemah dari perkiraan, hal ini memperkuat argumen untuk pemotongan suku bunga oleh Fed. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti Emas, membuat logam mulia ini menjadi lebih menarik dibandingkan alternatif yang menghasilkan yield.
Sebaliknya, angka ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan dapat menunda atau menghambat ekspektasi pelonggaran, berpotensi menambah hambatan terhadap tren harga Emas ke depan. Trader yang memantau XAU/USD akan terus memperhatikan apakah data ekonomi menguatkan ekspektasi dovish dari Fed atau memberi sinyal ketahanan lanjutan di pasar tenaga kerja.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Analisis Tren Emas: Mengapa XAU/USD Melemah di Bawah $4.450 Minggu Ini
Harga Emas turun ke sekitar $4.450 selama perdagangan Asia pada hari Kamis, menandai penarikan kembali setelah periode reli yang kuat. Penurunan pada logam mulia ini terjadi saat para trader mengambil keuntungan di tengah meredanya ketegangan geopolitik yang sebelumnya mendorong aliran pembelian safe-haven.
Perpindahan Permintaan Safe-Haven Seiring Meredanya Ketegangan
Perkembangan geopolitik terbaru, terutama penangkapan tak terduga oleh AS terhadap pemimpin Venezuela selama akhir pekan, awalnya memicu aliran safe-haven ke dalam Emas. Namun, seiring pasar mencerna berita ini dan kekhawatiran mereda, urgensi untuk membeli aset defensif berkurang. Normalisasi sentimen ini secara langsung memberi tekanan pada pasangan XAU/USD, menyebabkan nilainya turun dari level tinggi yang dicapai selama periode ketidakpastian yang meningkat.
David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, menangkap inti dari pergerakan ini: “Kami melihat penarikan hari ini sebagai pengambilan keuntungan umum setelah lonjakan baru-baru ini.” Komentar ini mencerminkan bagaimana trader yang mengakumulasi posisi selama ketakutan geopolitik kini mengunci keuntungan di level yang lebih tinggi.
Data Ketenagakerjaan Menjadi Fokus Utama
Fokus bagi trader bergeser ke indikator ekonomi utama AS minggu ini. Pada hari Kamis, laporan Klaim Pengangguran Awal mingguan AS akan memberikan sinyal awal tentang kesehatan pasar tenaga kerja. Namun, acara utama akan berlangsung pada hari Jumat dengan rilis laporan ketenagakerjaan bulan Desember—metrik kunci yang dapat mengubah ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve.
Konsensus pasar memperkirakan penambahan 60.000 pekerjaan untuk bulan Desember di samping penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,5%. Angka-angka ini memiliki bobot signifikan karena secara langsung mempengaruhi keputusan Fed terkait penyesuaian suku bunga.
Ekspektasi Suku Bunga dan Implikasi Harga Emas
Di sinilah kaitan penting bagi investor Emas: jika data ketenagakerjaan bulan Desember lebih lemah dari perkiraan, hal ini memperkuat argumen untuk pemotongan suku bunga oleh Fed. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti Emas, membuat logam mulia ini menjadi lebih menarik dibandingkan alternatif yang menghasilkan yield.
Sebaliknya, angka ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan dapat menunda atau menghambat ekspektasi pelonggaran, berpotensi menambah hambatan terhadap tren harga Emas ke depan. Trader yang memantau XAU/USD akan terus memperhatikan apakah data ekonomi menguatkan ekspektasi dovish dari Fed atau memberi sinyal ketahanan lanjutan di pasar tenaga kerja.