Senat AS secara resmi menunda peninjauan Undang-Undang CLARITY hingga akhir Januari 2026. Sementara tujuannya adalah untuk memberikan peta jalan yang jelas untuk yurisdiksi SEC vs. CFTC, perbedaan pendapat besar tentang pengawasan DeFi dan hasil stablecoin telah menghentikan semuanya. 🛑 🔍 Mengapa Penundaan? · Perdebatan Hasil: Kritikus (dan beberapa bank tradisional) menginginkan larangan yang lebih ketat terhadap "hadiah" stablecoin "tidak langsung", karena mereka khawatir menguras simpanan dari keuangan tradisional. · Definisi DeFi: Pembuat kebijakan berjuang untuk menyeimbangkan "kontrol vs. kode"—bagaimana Anda mengatur protokol tanpa kantor pusat? · Perang Tarik-Menarik Politik: Dengan mendekatnya pemilihan paruh waktu 2026, jendela untuk mengesahkan undang-undang "netral" semakin menutup dengan cepat. 📉 Pertanyaan Besar: Akankah aturan yang lebih ketat akhirnya membawa modal institusional yang telah kita tunggu-tunggu, atau akankah mereka membungkam inovasi tanpa izin yang membuat crypto unik? Jika RUU terlalu ketat, kita berisiko "Penerbangan Inovasi" ke pusat-pusat offshore. Jika terlalu longgar, kita berisiko mengalami keruntuhan pasar besar lainnya. 💬 Apa pendapat ANDA? Apakah RUU "buruk" lebih buruk daripada "tidak" ada RUU? Haruskah DeFi sepenuhnya dikecualikan dari legislasi ini? Mari diskusikan di bawah! 👇 #CryptoRegulation #CLARITYAct
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#CLARITYBillDelayed
Senat AS secara resmi menunda peninjauan
Undang-Undang CLARITY hingga akhir
Januari 2026. Sementara tujuannya adalah untuk memberikan peta jalan yang jelas untuk yurisdiksi SEC vs. CFTC,
perbedaan pendapat besar tentang pengawasan DeFi dan hasil stablecoin telah menghentikan semuanya. 🛑
🔍 Mengapa Penundaan?
·
Perdebatan Hasil: Kritikus (dan beberapa bank tradisional)
menginginkan larangan yang lebih ketat terhadap "hadiah" stablecoin "tidak langsung", karena mereka
khawatir menguras simpanan dari keuangan tradisional.
·
Definisi DeFi: Pembuat kebijakan berjuang untuk menyeimbangkan
"kontrol vs. kode"—bagaimana Anda mengatur protokol tanpa kantor pusat?
·
Perang Tarik-Menarik Politik: Dengan mendekatnya pemilihan paruh waktu 2026,
jendela untuk mengesahkan undang-undang "netral" semakin menutup dengan cepat.
📉 Pertanyaan Besar:
Akankah aturan yang lebih ketat akhirnya membawa modal institusional yang telah kita tunggu-tunggu, atau akankah mereka membungkam inovasi tanpa izin yang membuat crypto unik?
Jika RUU
terlalu ketat, kita berisiko "Penerbangan Inovasi" ke pusat-pusat offshore. Jika terlalu longgar, kita berisiko mengalami keruntuhan pasar besar lainnya.
💬 Apa pendapat ANDA?
Apakah RUU "buruk" lebih buruk daripada "tidak" ada RUU? Haruskah DeFi sepenuhnya dikecualikan dari legislasi ini?
Mari diskusikan di bawah! 👇
#CryptoRegulation #CLARITYAct