Mengungkap Aset Dasar: Inti dari Perdagangan Derivatif

Derivatif sering kali menakut-nakuti pendatang baru di dunia keuangan, tetapi inilah rahasianya: sebenarnya mereka adalah taruhan yang ditempatkan pada pergerakan masa depan aset lain. Tapi apa sebenarnya yang Anda pertaruhkan? Jawabannya adalah aset dasar—mesin yang menggerakkan setiap kontrak opsi, perjanjian futures, dan swap. Mari kita uraikan apa itu aset dasar, jelajahi berbagai jenisnya, dan lihat bagaimana mereka bekerja dalam skenario perdagangan nyata.

Dasar-Dasar: Apa yang Membuat Derivatif?

Sebelum kita menjelajahi aset dasar secara mendalam, kita perlu memahami apa sebenarnya derivatif itu. Secara sederhana, derivatif adalah kontrak keuangan yang harganya bergantung langsung pada nilai aset lain. Pikirkan seperti ini: jika aset asli bergerak, derivatif juga bergerak. Derivatif yang paling sering diperdagangkan meliputi opsi, futures, forwards, dan swaps.

Mengapa trader menggunakannya? Derivatif memiliki beberapa tujuan—berkonsentrasi pada spekulasi pergerakan harga, lindung nilai posisi yang ada, dan menemukan harga pasar yang adil. Namun, mereka juga memiliki kekurangan nyata: kompleksitas, risiko leverage, paparan terhadap default pihak lawan, dan potensi konsekuensi sistemik pasar.

Memahami Aset Dasar: Fondasi Utama

Aset dasar adalah aset apa pun yang menjadi dasar harga untuk kontrak derivatif. Ketika Anda memegang kontrak opsi atau futures, nilainya sepenuhnya bergantung pada kinerja aset dasar tersebut. Fluktuasi harga di aset dasar secara langsung mempengaruhi nilai posisi derivatif Anda.

Dua jenis derivatif yang paling populer menggambarkan hal ini dengan baik:

Kontrak Opsi

Opsi memberi pembeli hak—tetapi bukan kewajiban—untuk membeli atau menjual aset dengan harga tertentu dalam jangka waktu tertentu. Pembeli membayar premi di muka untuk fleksibilitas ini. Jika kondisi pasar menjadi tidak menguntungkan, pembeli bisa saja membatalkan dan membiarkan kontrak kedaluwarsa tanpa nilai.

Opsi memiliki dua tujuan utama: mendapatkan keuntungan dari prediksi harga dan melindungi dari kerugian. Bayangkan seorang trader yang memegang Bitcoin (BTC) yang cukup yakin tentang keuntungan jangka panjang tetapi khawatir tentang penurunan jangka pendek. Trader tersebut bisa membeli opsi call tiga bulan untuk mengunci harga jual $35.000, posisi 12,5% di bawah level saat ini. Jika BTC turun di bawah harga tersebut, pemegang opsi dapat mengeksekusi penjualan dan meminimalkan kerusakan portofolio.

Kontrak Futures

Berbeda dengan opsi, futures mewakili kewajiban mutlak. Baik pembeli maupun penjual harus melaksanakan transaksi pada harga yang disepakati pada tanggal penyelesaian—tidak ada opsi keluar. Futures biasanya tidak memerlukan pembayaran premi di awal. Mereka banyak digunakan di pasar komoditas dan sangat efektif untuk manajemen risiko. Seorang produsen gandum, misalnya, dapat mengunci harga jual tetap melalui kontrak futures, melindungi diri dari penurunan harga.

Aset Apa Saja yang Bisa Menjadi Aset Dasar?

Dunia aset dasar telah berkembang pesat, terutama dengan masuknya cryptocurrency. Berikut adalah apa yang umum menjadi dasar kontrak derivatif:

Saham (Saham Perusahaan)

Opsi saham, futures saham, dan swap ekuitas bergantung pada saham perusahaan. Mereka tetap menjadi salah satu aset dasar yang paling diperdagangkan secara global.

Instrumen Pendapatan Tetap

Pemerintah dan perusahaan menerbitkan obligasi untuk mengumpulkan modal. Obligasi ini memunculkan opsi obligasi, futures suku bunga, dan swap obligasi di pasar derivatif.

Valuta Asing

Derivatif mata uang memungkinkan trader berspekulasi atau melindungi diri dari pergerakan nilai tukar. Stablecoin dalam keuangan terdesentralisasi menunjukkan prinsip ini—aset seperti USDC menjaga nilainya dengan didukung oleh cadangan mata uang yang dipantau.

Aset Digital

Cryptocurrency berfungsi seperti komoditas yang dapat diperdagangkan, mendukung opsi dan kontrak futures. Bitcoin dan Ethereum perpetual futures adalah contoh bagaimana crypto telah memperluas lanskap derivatif.

Indeks Pasar

Indeks menggabungkan beberapa sekuritas menjadi satu ukuran. Ketika nilai keranjang meningkat, indeks pun naik. Futures, opsi, dan swaps berbasis indeks diperdagangkan secara luas.

Aset Fisik & Tokenized

Barang nyata semakin menjadi aset dasar melalui tokenisasi. NFT yang didukung karya seni berharga atau properti real estate menciptakan harga yang transparan dan dapat ditemukan.

Exchange-Traded Funds (ETF)

ETF—reksa dana yang diperdagangkan secara publik—mendukung opsi ETF, futures indeks, dan berbagai derivatif terkait indeks.

Contoh Tidak Biasa: Cuaca

Derivatif iklim muncul pada akhir 1990-an menggunakan suhu, curah hujan, dan variabel meteorologi lainnya sebagai aset dasar. Industri seperti pertanian, energi, dan pariwisata menggunakan derivatif cuaca untuk melindungi risiko pendapatan dari kondisi iklim yang tidak dapat diprediksi.

Apa yang Tidak Bisa Dijadikan Aset Dasar?

Tidak semua hal bisa menjadi aset dasar. Agar sebuah aset berfungsi, harus dapat diperdagangkan dengan mudah dan harga dapat ditemukan. Beberapa kategori yang tidak memenuhi syarat meliputi:

Properti pribadi seperti karya seni atau koleksi tidak memiliki mekanisme perdagangan yang efisien, sehingga sulit menentukan harga. Aset tak berwujud—patent, merek dagang, nilai merek—menghadapi tantangan serupa. Barang yang mudah rusak dan memerlukan biaya penyimpanan mahal juga kurang cocok untuk derivatif karena biaya penyimpanan dan degradasinya membuat kontrak menjadi tidak praktis.

Contoh Dunia Nyata: Bitcoin sebagai Aset Dasar

Bayangkan seorang pemilik Bitcoin dengan sentimen campuran: optimis tentang prospek jangka panjang tetapi gugup tentang skenario crash tiga bulan. Strateginya? Membeli opsi put tiga bulan dengan premi $500, memberi hak untuk menjual 10 BTC di harga $35.000 masing-masing (sekitar 12,5% di bawah harga saat ini).

Jika BTC jatuh di bawah $35.000 sebelum kedaluwarsa, pemegang opsi akan mengeksekusi dan menjual di harga $35.000, mengurangi kerugian portofolio. Jika Bitcoin malah naik, pemegang cukup membiarkan opsi kedaluwarsa dan menyimpan koinnya, hanya membayar premi $500 untuk ketenangan.

Contoh ini menunjukkan mengapa Bitcoin dan cryptocurrency lain adalah aset dasar yang sempurna—mereka dapat diperdagangkan, cukup volatil untuk membuat derivatif bermakna, dan cukup likuid untuk penemuan harga yang efisien.

Kesimpulan

Memahami aset dasar sangat penting bagi siapa saja yang memperdagangkan derivatif. Ini adalah aset nyata—saham, obligasi, mata uang, cryptocurrency, dan lainnya—yang memberi nilai dan tujuan pada kontrak derivatif. Apakah Anda melindungi risiko atau berspekulasi tentang pergerakan harga, aset dasar tetap menjadi jangkar yang menghubungkan posisi derivatif Anda dengan harga pasar nyata. Seiring pasar berkembang dan aset baru dapat diperdagangkan, rentang aset dasar yang mungkin terus bertambah, menawarkan peluang baru bagi trader untuk pengelolaan risiko dan keuntungan.

BTC-0,84%
ETH-0,36%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)