Ukuran posisi harus berubah sesuai dengan volatilitas.
Saham A: Bergerak 2% setiap hari secara rata-rata. Stop loss Anda 4% dari harga masuk.
Saham B: Bergerak 8% setiap hari secara rata-rata. Stop loss Anda 4% dari harga masuk.
Persentase stop loss yang sama. Tapi risiko yang benar-benar berbeda.
Saham B 4x lebih volatil. Stop loss 4% Anda akan sering terkena hanya dari pergerakan normal.
Ini solusinya:
Saham yang volatil = ukuran posisi lebih kecil Saham yang stabil = bisa mengambil ukuran posisi normal
Keduanya memiliki risiko jumlah rupiah yang sama, tetapi memperhitungkan seberapa banyak saham benar-benar bergerak.
Contoh: - Saham A (volatilitas rendah): 200 saham - Saham B (volatilitas tinggi): 80 saham
Keduanya berisiko ₹2.000 jika stop loss terkena.
Tapi Saham B tidak akan membuat Anda keluar dari posisi dengan volatilitas normal.
Kebanyakan trader menggunakan ukuran posisi yang sama untuk setiap saham.
Lalu bertanya-tanya mengapa saham yang volatil selalu membuat mereka keluar.
Sesuaikan dengan volatilitas. Ini bukan pilihan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ukuran posisi harus berubah sesuai dengan volatilitas.
Saham A: Bergerak 2% setiap hari secara rata-rata. Stop loss Anda 4% dari harga masuk.
Saham B: Bergerak 8% setiap hari secara rata-rata. Stop loss Anda 4% dari harga masuk.
Persentase stop loss yang sama. Tapi risiko yang benar-benar berbeda.
Saham B 4x lebih volatil. Stop loss 4% Anda akan sering terkena hanya dari pergerakan normal.
Ini solusinya:
Saham yang volatil = ukuran posisi lebih kecil
Saham yang stabil = bisa mengambil ukuran posisi normal
Keduanya memiliki risiko jumlah rupiah yang sama, tetapi memperhitungkan seberapa banyak saham benar-benar bergerak.
Contoh:
- Saham A (volatilitas rendah): 200 saham
- Saham B (volatilitas tinggi): 80 saham
Keduanya berisiko ₹2.000 jika stop loss terkena.
Tapi Saham B tidak akan membuat Anda keluar dari posisi dengan volatilitas normal.
Kebanyakan trader menggunakan ukuran posisi yang sama untuk setiap saham.
Lalu bertanya-tanya mengapa saham yang volatil selalu membuat mereka keluar.
Sesuaikan dengan volatilitas. Ini bukan pilihan.