Ada sebuah pandangan menarik: departemen keuangan mengungkapkan sekitar 600 miliar dolar AS kasus penipuan yang belum ditangani, sebenarnya apa yang terjadi? Jika memang ada lubang sebesar itu yang belum tertutup, apakah menaikkan pajak secara gegabah justru merugikan? Daripada memperluas cakupan pajak, lebih baik terlebih dahulu membersihkan kekacauan di pasar. Bagaimanapun, menutup celah dan menambah pendapatan, mana yang lebih sesuai dengan akal ekonomi? Pertanyaan ini layak dipikirkan dengan serius oleh pembuat kebijakan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
EthSandwichHero
· 18jam yang lalu
Lubang sebesar 600 miliar dolar? Tutup dulu kebocorannya baru kenakan pajak, kalau tidak ya cuma memanen keuntungan cepat
Lihat AsliBalas0
DAOdreamer
· 18jam yang lalu
Kebocoran sebesar 600 miliar dolar AS tidak diperbaiki, langsung menaikkan pajak, logika ini benar-benar tidak masuk akal
Lihat AsliBalas0
OfflineValidator
· 18jam yang lalu
Kasus penipuan sebesar 600 miliar dolar belum ditangani? Tindakan ini agak aneh, tutup dulu lubangnya baru bicara
Lihat AsliBalas0
MEVSandwichMaker
· 18jam yang lalu
Kasus penipuan sebesar 600 miliar dolar belum ditangani? Ini benar-benar gila, tutup dulu lubangnya baru bicara.
Ada sebuah pandangan menarik: departemen keuangan mengungkapkan sekitar 600 miliar dolar AS kasus penipuan yang belum ditangani, sebenarnya apa yang terjadi? Jika memang ada lubang sebesar itu yang belum tertutup, apakah menaikkan pajak secara gegabah justru merugikan? Daripada memperluas cakupan pajak, lebih baik terlebih dahulu membersihkan kekacauan di pasar. Bagaimanapun, menutup celah dan menambah pendapatan, mana yang lebih sesuai dengan akal ekonomi? Pertanyaan ini layak dipikirkan dengan serius oleh pembuat kebijakan.