Di pasar sering terdengar orang mengatakan bahwa akun dana besar sangat sulit mengalami kerugian besar, sementara investor kecil mudah kehilangan seluruh modalnya. Sebenarnya, perbedaan inti terletak pada tingkat toleransi kesalahan—logika operasi keduanya sangat berbeda.
Dana besar tidak pernah melakukan all in, melainkan membangun posisi secara bertahap dan mengelola secara berlapis. Bahkan jika satu posisi mengalami kerugian, karena distribusi posisi secara keseluruhan tersebar, kerugian hanya berdampak pada bagian tertentu, dan pengaruhnya terhadap keseluruhan akun terbatas. Mereka biasanya membagi dana menjadi beberapa siklus, menempatkan posisi pada berbagai level harga, sehingga koreksi satu kali tidak akan mengguncang gambaran besar.
Situasi dana kecil sangat berbeda—sering kali langsung melakukan all-in. Jika mereka yakin pada satu arah, mereka masuk penuh, dan jika pasar mengalami koreksi 15%, mereka langsung terjebak semuanya. Tidak ada ruang buffer, tidak ada peluang untuk melakukan penyesuaian ulang, dan mereka terkunci di dalamnya, tidak bisa bergerak.
Singkatnya, ini adalah cerminan dari kemampuan manajemen dana. Dana besar memiliki modal untuk toleransi kesalahan, sedangkan dana kecil hanya bisa bertaruh sekali. Memahami perbedaan ini, kita bisa mengerti mengapa ada orang yang tetap bertahan di pasar bearish, sementara yang lain bisa mengalami kerugian di pasar bullish.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
OnChainArchaeologist
· 14jam yang lalu
Inilah jaraknya, saat penuh posisi saja sudah kalah
Lihat AsliBalas0
CryptoDouble-O-Seven
· 14jam yang lalu
Benar sekali, langkah all in ini benar-benar operasi bunuh diri bagi trader ritel, saya telah melihat terlalu banyak orang yang langsung taruhan habis-habisan lalu menghilang.
Lihat AsliBalas0
EyeOfTheTokenStorm
· 14jam yang lalu
Saya hanya bilang, meskipun ini benar, penjelasannya belum cukup mendalam. Penurunan 15% secara penuh? Itu menunjukkan bahwa analisis teknikal belum dilakukan dengan baik. Dari model kuantitatif saya, pemain institusi yang sebenarnya juga sedang berjudi, hanya saja mereka berjudi berdasarkan probabilitas.
Di pasar sering terdengar orang mengatakan bahwa akun dana besar sangat sulit mengalami kerugian besar, sementara investor kecil mudah kehilangan seluruh modalnya. Sebenarnya, perbedaan inti terletak pada tingkat toleransi kesalahan—logika operasi keduanya sangat berbeda.
Dana besar tidak pernah melakukan all in, melainkan membangun posisi secara bertahap dan mengelola secara berlapis. Bahkan jika satu posisi mengalami kerugian, karena distribusi posisi secara keseluruhan tersebar, kerugian hanya berdampak pada bagian tertentu, dan pengaruhnya terhadap keseluruhan akun terbatas. Mereka biasanya membagi dana menjadi beberapa siklus, menempatkan posisi pada berbagai level harga, sehingga koreksi satu kali tidak akan mengguncang gambaran besar.
Situasi dana kecil sangat berbeda—sering kali langsung melakukan all-in. Jika mereka yakin pada satu arah, mereka masuk penuh, dan jika pasar mengalami koreksi 15%, mereka langsung terjebak semuanya. Tidak ada ruang buffer, tidak ada peluang untuk melakukan penyesuaian ulang, dan mereka terkunci di dalamnya, tidak bisa bergerak.
Singkatnya, ini adalah cerminan dari kemampuan manajemen dana. Dana besar memiliki modal untuk toleransi kesalahan, sedangkan dana kecil hanya bisa bertaruh sekali. Memahami perbedaan ini, kita bisa mengerti mengapa ada orang yang tetap bertahan di pasar bearish, sementara yang lain bisa mengalami kerugian di pasar bullish.