NFT adalah token non-fungible yang mewakili kepemilikan aset digital unik, dan dalam dekade terakhir telah mengalami transformasi luar biasa dari hype cycle menuju ekosistem yang lebih matang. Penutupan Nifty Gateway pada 23 Februari 2026 menjadi simbol perubahan fundamental dalam lanskap perdagangan aset digital ini. Platform yang pernah menjadi pendorong utama ledakan seni digital di 2021 kini mengakhiri operasinya, mencerminkan evolusi cara pasar NFT berfungsi dalam jangka panjang.
Memahami Nifty Gateway dan Signifikansi Penutupannya bagi Ekosistem NFT
Nifty Gateway adalah salah satu platform perdagangan NFT tertua yang memainkan peran penting dalam membawa koleksi digital kepada audiens mainstream. Diluncurkan pada era ketika NFT adalah konsep eksperimental, platform ini berhasil menyederhanakan proses pembelian aset digital dengan menerima pembayaran kartu kredit—fitur yang jarang ditemukan di pasar yang dominan dengan pembayaran cryptocurrency. Platform berhasil menyelenggarakan “drops” kurasi eksklusif bersama seniman terkenal seperti Beeple dan Grimes, yang turut memperkuat posisinya sebagai tempat perdagangan NFT terpercaya.
Pada puncak booming aset digital di pertengahan 2021, Nifty Gateway memproses lebih dari $300 juta dalam transaksi penjualan. Pencapaian ini menunjukkan bagaimana NFT adalah fenomena pasar yang sangat signifikan pada periode tersebut. Namun, sejak saat itu, lanskap telah berubah drastis. Perusahaan induk Gemini telah memutuskan untuk mengalihkan sumber daya dari operasi pasar tradisional Nifty Gateway.
Transformasi Strategi: Dari Platform Perdagangan Menuju Proyek Kreatif Onchain
Transisi dimulai pada April 2024 ketika Nifty Gateway menjalani rebranding menjadi Nifty Gateway Studio. Perubahan identitas ini mencerminkan pergeseran filosofi perusahaan—dari fokus perdagangan sekunder menuju pembangunan proyek kreatif onchain yang berkolaborasi langsung dengan merek dan seniman. Strategi ini menunjukkan bahwa NFT adalah lebih dari sekadar instrumen spekulatif; ia adalah teknologi yang memungkinkan pembuat konten untuk membangun ekosistem sendiri.
Keputusan untuk menghentikan operasi Nifty Gateway pada akhir Februari 2026 merupakan bagian dari strategi konsolidasi yang lebih besar. Gemini, perusahaan induk, memilih untuk memprioritaskan pengembangan “super app satu atap” yang mengintegrasikan berbagai layanan keuangan digital. Dengan keputusan ini, perusahaan akan terus mendukung aset non-fungible melalui Gemini Wallet, hanya dengan pendekatan yang berbeda.
Pasar NFT: Dari Spekulasi Masif Menuju Konsolidasi Ekosistem
Perjalanan pasar NFT telah ditandai oleh volatilitas ekstrem. Pada awal 2022, kapitalisasi pasar NFT mencapai puncaknya di $17 miliar, mencerminkan euforia massal di kalangan investor retail. Namun, pasar telah mengalami penurunan yang panjang sejak saat itu. Saat ini, kapitalisasi pasar NFT adalah $2,8 miliar—turun lebih dari 80% dari puncaknya. Tren ini menunjukkan bahwa pasar sedang melakukan konsolidasi, di mana proyek-proyek lemah hilang sementara token dan platform yang memiliki proposisi nilai nyata bertahan.
Penutupan Nifty Gateway mencerminkan realitas ini. Platform yang dulunya pioneering kini dilihat sebagai model bisnis yang tidak lagi relevan dengan evolusi pasar. Pengguna memiliki waktu satu bulan penuh untuk menarik NFT dan dana mereka dari platform. Mereka dapat mengakses dana melalui akun Gemini Exchange yang terhubung atau mentransfer langsung ke rekening bank mereka menggunakan Stripe.
Evolusi Model Bisnis: Dari Pudgy Penguins hingga Ekspansi Token Utility
Di tengah kontraksi pasar, beberapa proyek NFT menunjukkan ketahanan luar biasa dengan mengubah model bisnis mereka. Pudgy Penguins muncul sebagai salah satu brand native NFT terkuat dalam siklus pasar ini, berpindah dari konsep “barang mewah digital” spekulatif menjadi platform intelektual properti multi-vertikal yang komprehensif. Strategi mereka adalah mengakuisisi pengguna melalui saluran mainstream terlebih dahulu—produk mainan, kemitraan ritel, dan media viral—sebelum membawa mereka ke Web3 melalui game, NFT, dan token PENGU.
Ekosistem Pudgy Penguins kini mencakup produk phygital dengan penjualan ritel lebih dari $13 juta dan lebih dari 1 juta unit terjual, game dan pengalaman dengan Pudgy Party mencapai 500 ribu unduhan dalam dua minggu, serta token yang tersebar luas yang telah di-airdrop ke lebih dari 6 juta dompet. Hal ini menunjukkan bahwa NFT adalah komponen dari strategi bisnis yang jauh lebih luas untuk membangun merek dan komunitas yang berkelanjutan.
Ekspansi Beyond NFT: Stablecoin dan Infrastruktur Aset Digital
Transformasi industri juga terlihat dalam ekspansi ke stablecoin berbasis blockchain. Proyek USDU mendemonstrasikan bagaimana aset digital yang terdesentralisasi dapat mendukung operasi keuangan yang didukung cadangan hard assets. Cadangan yang menopang USDU disimpan dengan rasio 1:1 dalam rekening onshore yang aman di mitra perbankan Universal: Emirates NBD dan Mashreq, dengan Mbank. Firma infrastruktur aset digital Aquanow telah ditunjuk sebagai mitra distribusi global, memperluas akses institusional ke USDU di luar UAE.
Inisiatif semacam ini menunjukkan bahwa NFT adalah bagian dari ekosistem yang lebih besar di mana berbagai kategori aset digital—dari token utility hingga stablecoin hingga aset non-fungible—bekerja bersama untuk membangun infrastruktur keuangan Web3.
Kesimpulan: Era Baru untuk Aset Digital
Penutupan Nifty Gateway bukanlah tanda mundur industri NFT, melainkan bukti maturasinya. Platform NFT adalah alat yang terus berkembang, dan perusahaan yang tidak dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar akan ditinggalkan. Gemini memilih untuk fokus pada visi yang lebih ambisius dengan super app-nya, sementara aset non-fungible akan didukung melalui dompet mereka dengan cara yang lebih terintegrasi. Para pengguna memiliki waktu hingga akhir Februari untuk memindahkan aset mereka, menandai akhir dari era Nifty Gateway tetapi bukan akhir dari pertumbuhan aset digital yang lebih luas di ekosistem kripto global.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
NFT adalah Aset Digital yang Terus Berevolusi: Penutupan Nifty Gateway Menandai Titik Balik Pasar
NFT adalah token non-fungible yang mewakili kepemilikan aset digital unik, dan dalam dekade terakhir telah mengalami transformasi luar biasa dari hype cycle menuju ekosistem yang lebih matang. Penutupan Nifty Gateway pada 23 Februari 2026 menjadi simbol perubahan fundamental dalam lanskap perdagangan aset digital ini. Platform yang pernah menjadi pendorong utama ledakan seni digital di 2021 kini mengakhiri operasinya, mencerminkan evolusi cara pasar NFT berfungsi dalam jangka panjang.
Memahami Nifty Gateway dan Signifikansi Penutupannya bagi Ekosistem NFT
Nifty Gateway adalah salah satu platform perdagangan NFT tertua yang memainkan peran penting dalam membawa koleksi digital kepada audiens mainstream. Diluncurkan pada era ketika NFT adalah konsep eksperimental, platform ini berhasil menyederhanakan proses pembelian aset digital dengan menerima pembayaran kartu kredit—fitur yang jarang ditemukan di pasar yang dominan dengan pembayaran cryptocurrency. Platform berhasil menyelenggarakan “drops” kurasi eksklusif bersama seniman terkenal seperti Beeple dan Grimes, yang turut memperkuat posisinya sebagai tempat perdagangan NFT terpercaya.
Pada puncak booming aset digital di pertengahan 2021, Nifty Gateway memproses lebih dari $300 juta dalam transaksi penjualan. Pencapaian ini menunjukkan bagaimana NFT adalah fenomena pasar yang sangat signifikan pada periode tersebut. Namun, sejak saat itu, lanskap telah berubah drastis. Perusahaan induk Gemini telah memutuskan untuk mengalihkan sumber daya dari operasi pasar tradisional Nifty Gateway.
Transformasi Strategi: Dari Platform Perdagangan Menuju Proyek Kreatif Onchain
Transisi dimulai pada April 2024 ketika Nifty Gateway menjalani rebranding menjadi Nifty Gateway Studio. Perubahan identitas ini mencerminkan pergeseran filosofi perusahaan—dari fokus perdagangan sekunder menuju pembangunan proyek kreatif onchain yang berkolaborasi langsung dengan merek dan seniman. Strategi ini menunjukkan bahwa NFT adalah lebih dari sekadar instrumen spekulatif; ia adalah teknologi yang memungkinkan pembuat konten untuk membangun ekosistem sendiri.
Keputusan untuk menghentikan operasi Nifty Gateway pada akhir Februari 2026 merupakan bagian dari strategi konsolidasi yang lebih besar. Gemini, perusahaan induk, memilih untuk memprioritaskan pengembangan “super app satu atap” yang mengintegrasikan berbagai layanan keuangan digital. Dengan keputusan ini, perusahaan akan terus mendukung aset non-fungible melalui Gemini Wallet, hanya dengan pendekatan yang berbeda.
Pasar NFT: Dari Spekulasi Masif Menuju Konsolidasi Ekosistem
Perjalanan pasar NFT telah ditandai oleh volatilitas ekstrem. Pada awal 2022, kapitalisasi pasar NFT mencapai puncaknya di $17 miliar, mencerminkan euforia massal di kalangan investor retail. Namun, pasar telah mengalami penurunan yang panjang sejak saat itu. Saat ini, kapitalisasi pasar NFT adalah $2,8 miliar—turun lebih dari 80% dari puncaknya. Tren ini menunjukkan bahwa pasar sedang melakukan konsolidasi, di mana proyek-proyek lemah hilang sementara token dan platform yang memiliki proposisi nilai nyata bertahan.
Penutupan Nifty Gateway mencerminkan realitas ini. Platform yang dulunya pioneering kini dilihat sebagai model bisnis yang tidak lagi relevan dengan evolusi pasar. Pengguna memiliki waktu satu bulan penuh untuk menarik NFT dan dana mereka dari platform. Mereka dapat mengakses dana melalui akun Gemini Exchange yang terhubung atau mentransfer langsung ke rekening bank mereka menggunakan Stripe.
Evolusi Model Bisnis: Dari Pudgy Penguins hingga Ekspansi Token Utility
Di tengah kontraksi pasar, beberapa proyek NFT menunjukkan ketahanan luar biasa dengan mengubah model bisnis mereka. Pudgy Penguins muncul sebagai salah satu brand native NFT terkuat dalam siklus pasar ini, berpindah dari konsep “barang mewah digital” spekulatif menjadi platform intelektual properti multi-vertikal yang komprehensif. Strategi mereka adalah mengakuisisi pengguna melalui saluran mainstream terlebih dahulu—produk mainan, kemitraan ritel, dan media viral—sebelum membawa mereka ke Web3 melalui game, NFT, dan token PENGU.
Ekosistem Pudgy Penguins kini mencakup produk phygital dengan penjualan ritel lebih dari $13 juta dan lebih dari 1 juta unit terjual, game dan pengalaman dengan Pudgy Party mencapai 500 ribu unduhan dalam dua minggu, serta token yang tersebar luas yang telah di-airdrop ke lebih dari 6 juta dompet. Hal ini menunjukkan bahwa NFT adalah komponen dari strategi bisnis yang jauh lebih luas untuk membangun merek dan komunitas yang berkelanjutan.
Ekspansi Beyond NFT: Stablecoin dan Infrastruktur Aset Digital
Transformasi industri juga terlihat dalam ekspansi ke stablecoin berbasis blockchain. Proyek USDU mendemonstrasikan bagaimana aset digital yang terdesentralisasi dapat mendukung operasi keuangan yang didukung cadangan hard assets. Cadangan yang menopang USDU disimpan dengan rasio 1:1 dalam rekening onshore yang aman di mitra perbankan Universal: Emirates NBD dan Mashreq, dengan Mbank. Firma infrastruktur aset digital Aquanow telah ditunjuk sebagai mitra distribusi global, memperluas akses institusional ke USDU di luar UAE.
Inisiatif semacam ini menunjukkan bahwa NFT adalah bagian dari ekosistem yang lebih besar di mana berbagai kategori aset digital—dari token utility hingga stablecoin hingga aset non-fungible—bekerja bersama untuk membangun infrastruktur keuangan Web3.
Kesimpulan: Era Baru untuk Aset Digital
Penutupan Nifty Gateway bukanlah tanda mundur industri NFT, melainkan bukti maturasinya. Platform NFT adalah alat yang terus berkembang, dan perusahaan yang tidak dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar akan ditinggalkan. Gemini memilih untuk fokus pada visi yang lebih ambisius dengan super app-nya, sementara aset non-fungible akan didukung melalui dompet mereka dengan cara yang lebih terintegrasi. Para pengguna memiliki waktu hingga akhir Februari untuk memindahkan aset mereka, menandai akhir dari era Nifty Gateway tetapi bukan akhir dari pertumbuhan aset digital yang lebih luas di ekosistem kripto global.