Arti Keputusan Suku Bunga Fed untuk Bitcoin: Bagaimana Dovish Signals Improve Prospek Kripto

Minggu ini, semua mata pasar tertuju pada pengumuman Federal Reserve yang akan menentukan arah aset berisiko, terutama bitcoin dan mata uang dolar. Arti penting dari konferensi pers Ketua Powell terletak pada nuansa yang tersirat dalam setiap kata—apakah jeda pemotongan suku bunga mengindikasikan sikap hawkish atau dovish akan improve atau memperburuk sentimen pasar kripto. Jika Powell memberikan sinyal dovish, ini berpotensi significant untuk mendorong kenaikan bitcoin dan saham, sedangkan interpretasi hawkish justru dapat melemahkan aset-aset tersebut.

Berdasarkan data CME FedWatch hingga Jumat lalu, probabilitas Fed mempertahankan suku bunga stabil di kisaran 3,5%-3,75% mencapai 96%—angka yang sangat solid dan sudah fully priced in oleh pasar. Keputusan ini konsisten dengan pernyataan Powell di Desember yang menegaskan bahwa voting committee Fed tidak akan melakukan pemotongan tambahan hingga 2026. Neel Kashkari, Presiden Federal Reserve Minneapolis yang memiliki voting rights, juga baru-baru ini menyatakan terlalu dini untuk menurunkan suku bunga lagi. Jadi, keputusan hari Rabu bukan tentang surprise cut—melainkan tentang apa yang Powell sinyal kan mengenai masa depan.

Dovish Signals vs Hawkish Stance: Mana yang Improve Prospek Bitcoin?

Pertanyaan kritikal bagi trader adalah interpretasi dari jeda ini. Dalam skenario hawkish, Powell akan menekankan risiko inflasi berkelanjutan dan mempersulit ekspektasi pemotongan suku bunga di masa depan—ini akan menekan aset berisiko dan mendorong bitcoin ke level lebih rendah. Sebaliknya, dovish signals akan mengisyaratkan bahwa jeda bersifat sementara dan Fed siap kembali memangkas suku bunga dalam beberapa bulan, yang improve prospek kripto secara signifikan.

Morgan Stanley mengantisipasi bahwa Fed akan mempertahankan redaksi pernyataan yang menyebutkan “mempertimbangkan waktu dan rentang untuk penyesuaian lebih lanjut”—bahasa yang preserve opsi untuk pelonggaran kebijakan moneter. Pernyataan semacam ini akan acknowledge ketahanan ekonomi sambil keeping rate cuts on the table. Ini adalah sweet spot untuk aset berisiko.

Perlu diperhatikan jumlah dissenting votes dalam voting committee. Jika ada penentang status quo yang lebih banyak (seperti diperkirakan dari kursi Stephen Miran yang pro-rate cuts), hal ini strengthen argumen dovish dan significantly improve odds untuk pemotongan di masa depan. Mayoritas observers kecuali JPMorgan memperkirakan Fed akan melakukan 1-2 rate cuts sepanjang 2026—prediksi yang improve sentiment bitcoin jika dovish signals dikonfirmasi minggu ini.

Interseksi Kebijakan Trump, Independensi Fed, dan Dampak Dolar

Powell akan menghadapi salvo pertanyaan mengenai langkah kebijakan Trump yang secara langsung mempengaruhi makroekonomi. Trump telah menginstruksikan timnya membeli obligasi hipotek senilai $200 miliar, mengklaim ini akan menurunkan suku bunga dan pembayaran bulanan. Selain itu, executive order baru mewajibkan investor institusional besar abstain dari membeli rumah keluarga tunggal. Observer sepakat langkah-langkah ini inflasi dalam perspektif jangka pendek.

Penjelasan Powell mengenai keputusan status quo, menurut analisis dari ING, akan memberikan sinyal kuat tentang outlook dolar. Jika Powell terlihat percaya diri dengan kondisi finansial saat ini, ini reinforce dolar vis-à-vis mata uang dengan yield rendah seperti yen dan euro—yang indirectly akan pressure bitcoin karena dominasi pricing dalam greenback. Akan tetapi, jika Powell signal uncertainty atau concerns tentang growth outlook, ini open pintu untuk downside movement pada dolar dan upside untuk aset denominated in crypto.

Pertanyaan lain yang likely diajukan adalah tentang penyelidikan DOJ terhadap Powell secara personal—yang diklaim Trump sebagai retaliation karena Powell tidak menurunkan suku bunga sesuai keinginan. Bagaimana Powell meresponnya akan improve atau reduce confidence pada Fed independence, issue yang sensitif bagi market stability.

Onchain Metrics dan Support Levels: Data Teknis yang Shape Outlook

Sementara fokus makro mencuri perhatian, on-chain data juga provide crucial insight. Sekitar 63% dari total bitcoin wealth invested berada di cost basis above $88,000—level yang relative tinggi mengingat fluktuasi recent price action. Supply concentration data menunjukkan strong resistance cluster antara $85,000-$90,000, dikombinasikan dengan thin support di bawah $80,000.

Implikasi sederhana: dovish signals dari Powell akan provide psychological boost untuk holders dan improve selling pressure di support levels tersebut. Sebaliknya, hawkish interpretation akan likely trigger stop-loss cascades dan test lower support zones.

Kesimpulan: Prepare untuk Volatility

Arti sebenarnya dari pengumuman Fed hari Rabu bukan pada keputusan suku bunga—yang virtually certain akan unchanged—melainkan pada framing Powell dan sinyal future trajectory. Dovish commentary akan significantly improve outlook bitcoin dan aset berisiko lainnya, sementara hawkish stance akan create headwind. Traders harus siap untuk volatility substantial minggu ini, dengan focus pada exact wording dalam pernyataan dan tone dalam Q&A session. Untuk investor kripto, dovish signals adalah catalyst yang paling improve prospek bullish jangka pendek.

BTC-1,54%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)