Riset Terbaru: Peningkatan Treasury AS Mengirim Surat Balasan Kepada Bitcoin dan Saham Melalui Eskalasi Biaya Pinjaman

Sebuah penelitian mendalam mengidentifikasi korelasi signifikan antara lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS dengan tekanan pada aset berisiko tinggi termasuk cryptocurrency dan saham global. Data terbaru menunjukkan bahwa dinamika pasar saat ini mencerminkan dampak luas dari kebijakan fiskal dan geopolitik terhadap ekosistem finansial global.

Data Penelitian Mengungkap Imbal Hasil Treasury Mencapai Rekor Tertinggi Empat Bulan

Studi analisis pasar menunjukkan imbal hasil Treasury AS berjangka 10 tahun telah melompat ke level 4,27 persen, mencatatkan rekor tertinggi sejak 3 September lalu menurut data TradingView. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa setiap perubahan pada tingkat dasar “bebas risiko” ini memicu efek dominan di seluruh ekosistem keuangan global, dari Wall Street hingga Shanghai.

Mekanisme transmisi yang diidentifikasi dalam riset ini sangat jelas: ketika imbal hasil Treasury naik, bank-bank besar secara otomatis menaikkan suku bunga untuk semua produk pinjaman—mulai dari hipotek perumahan, pinjaman korporat, hingga kredit konsumen. Seiring meningkatnya biaya pinjaman di ekonomi nyata, investor secara rasional menarik diri dari aset dengan profil risiko tinggi untuk beralih ke instrumen yang lebih aman. Bitcoin turun lebih dari 1,47 persen dalam 24 jam terakhir, mencapai $88.02K, sementara kontrak berjangka Nasdaq—indeks yang mendominasi sektor teknologi di Wall Street—turun 1,6 persen.

Penelitian ini menyebut fenomena pengetatan kondisi keuangan global sebagai “financial tightening,” sebuah kondisi yang menciptakan hambatan nyata bagi mobilitas modal dan mendorong revaluasi risiko di pasar keuangan. Pola ini terutama berdampak pada bitcoin dan cryptocurrency lainnya yang memerlukan appetite risiko tinggi dari para investor institusional.

Surat Balasan Pasar: Tarif Trump dan Spekulasi Obligasi Eropa Sebagai Pemicu Utama

Riset mendalam yang dilakukan oleh analis pasar mengidentifikasi pemicu utama di balik lonjakan imbal hasil Treasury. Ancaman tarif yang diumumkan Presiden Donald J. Trump terhadap delapan negara Eropa—dengan tingkat awal 10 persen sejak 1 Februari dan eskalasi menjadi 25 persen pada 1 Juni—telah memicu kekhawatiran tentang mungkinnya penjualan aset balasan dari sisi Eropa.

Spekulasi pasar berkembang bahwa pemegang obligasi Eropa dapat menggunakan tumpukan aset AS senilai $12,6 triliun sebagai instrumen tekanan, termasuk surat utang Treasury dan saham korporat. Skenario penjualan balasan ini—meskipun para analis mencatat kemungkinan implementasi terbatas mengingat mayoritas aset dimiliki sektor swasta—telah menciptakan antisipasi pasar yang menggerakkan harga obligasi turun dan imbal hasil naik.

Laporan riset mencatat bahwa persepsi risiko ini bukan hanya fenomena lokal AS, melainkan tercermin dalam pergerakan pasar obligasi pemerintah Jepang yang juga mengalami peningkatan imbal hasil sebagai respons terhadap rencana pemotongan pajak atas makanan oleh Perdana Menteri kandidat Sanae Takaichi. Tren global ini menunjukkan bahwa pasar secara luas memproyeksikan pengeluaran fiskal yang lebih tinggi dan peningkatan penawaran obligasi di ekonomi-ekonomi maju.

Riset Global Mengungkap Pola Imbal Hasil di Seluruh Pasar Maju

Penelitian lintas negara menunjukkan bahwa lonjakan imbal hasil Treasury AS telah memicu kenaikan suku bunga di seluruh dunia. Raksasa asing seperti China dan Jepang yang memiliki triliun dolar dalam obligasi Treasury AS menjadi pembentuk kunci dinamika pasar ini, sebab setiap gerakan imbal hasil secara langsung mempengaruhi kalkulasi investasi mereka.

Data penelitian dari analis pasar juga mengungkap konsentrasi risiko yang signifikan dalam kurva harga bitcoin: sekitar 63 persen dari total kekayaan bitcoin yang diinvestasikan memiliki basis biaya di atas $88.000, sementara penawaran yang terkonsentrasi di antara $85.000 dan $90.000 dikombinasikan dengan dukungan teknis yang tipis di bawah $80.000. Struktur ini mengindikasikan kerentanan pasar terhadap akumulasi penjualan teknis apabila harga menembus support kunci.

Riset ini menyimpulkan bahwa surat balasan yang dikirim pasar melalui mekanisme pengetatan keuangan global merupakan faktor penolak utama untuk aset berisiko tinggi. Investor yang ingin memahami dinamika cryptocurrency dan saham dalam fase ini perlu mempertimbangkan tidak hanya fundamental aset tersebut, tetapi juga kondisi makroekonomi global, kebijakan fiskal yang ekspansioner, dan geopolitik yang semakin kompleks sebagai bagian integral dari riset investasi mereka.

BTC0,17%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)