Bitcoin Menghadapi Risiko Penurunan Tajam karena Hambatan Makro dan Ketidakpastian Fed Membayangi Prospek

Pasar cryptocurrency memasuki periode ketidakpastian yang meningkat karena tekanan makroekonomi digabungkan dengan kelemahan teknis pada Bitcoin. Trader veteran Peter Brandt, dengan lebih dari 852.000 pengikut di X dan pengalaman bertahun-tahun dalam trading futures, baru-baru ini memproyeksikan kemungkinan penurunan yang signifikan untuk BTC, menimbulkan pertanyaan apakah crypto dapat mempertahankan kekuatannya di tengah tantangan ekonomi yang lebih luas.

Kasus untuk Penurunan Signifikan Bitcoin

Prospek jangka pendek tampaknya menghadapi tantangan di berbagai bidang. Peter Brandt mengidentifikasi resistansi utama di sekitar $102.300 dan menyarankan Bitcoin bisa mengalami koreksi material ke antara $58.000 dan $62.000 dalam beberapa minggu mendatang. Saat ini diperdagangkan di dekat $87,79K dengan penurunan 24 jam sebesar 2,26%, Bitcoin tetap di bawah tekanan dari hambatan teknis dan fundamental.

Penilaian Brandt didasarkan pada pola tren turun bearish yang dia identifikasi di grafik. Dalam gaya khasnya, dia mengakui ketidakpastian dalam analisisnya sendiri, mencatat bahwa dia “salah 50% dari waktu” dan mengundang pengawasan terhadap prediksinya. Pendekatan jujur ini menegaskan betapa tidak terduganya pergerakan pasar, bahkan bagi trader berpengalaman.

Kekuatan Makroekonomi Mendominasi

Jason Fernandes, analis pasar dan salah satu pendiri AdLunam, menekankan bahwa kondisi makro kemungkinan lebih penting daripada pengaturan teknis saja. Dia menyoroti beberapa tantangan struktural: inflasi AS telah turun di bawah 2%, namun bank sentral tetap ragu-ragu untuk melonggarkan kebijakan, mempertahankan sikap hati-hati. Ini menciptakan paradoks di mana sinyal ekonomi tradisional tidak bertranslasi ke kondisi moneter yang lebih longgar.

Risiko eskalasi tarif antara AS dan Uni Eropa menjadi ancaman signifikan lainnya. Setiap memperlebar ketegangan perdagangan dapat memicu kembali tekanan inflasi dan menunda pemotongan suku bunga yang diharapkan pasar. Selain itu, gesekan geopolitik—termasuk ketegangan antara AS dan Eropa terkait Greenland—dapat memperkuat sikap defensif bank sentral dan menjaga suku bunga tetap tinggi lebih lama dari yang diharapkan.

Fernandes menyimpulkan bahwa selama suku bunga tetap ketat dan likuiditas terbatas, pergerakan kembali ke kisaran tengah $50.000 untuk Bitcoin menjadi “benar-benar dalam pertimbangan.” Penilaian ini menunjukkan bahwa target $58.000-$62.000 bukan sekadar proyeksi teknis tetapi mencerminkan risiko makro yang nyata.

Beberapa Analis Melihat Pengaturan Teknis

Mati Greenspan, pendiri Quantum Economics, mengulangi pandangan Brandt bahwa risiko downside cukup signifikan. Dia memandang probabilitasnya secara serupa dengan Brandt: sekitar peluang 50-50 untuk mencapai target harga yang lebih rendah. Greenspan menekankan bahwa setelah bertahun-tahun likuiditas yang ditarik oleh Fed dan kelemahan ekonomi, fundamental makroekonomi kemungkinan akan mendominasi pola grafik dalam menentukan langkah besar berikutnya dari Bitcoin.

Kesepakatan di antara para analis menunjukkan bahwa ini bukan posisi kontra atau terlalu bearish—ini adalah pengakuan bahwa pasar menghadapi hambatan nyata dari berbagai arah.

Pasar Derivatif Menunjukkan Risiko Tinggi

Data opsi dari venue perdagangan terdesentralisasi dan Deribit, bursa opsi terpusat terbesar, memberikan dukungan kuantitatif terhadap kekhawatiran ini. Data menunjukkan sekitar 30% kemungkinan bahwa Bitcoin akan diperdagangkan di bawah $80.000 pada Juni 2026. Meskipun peluang 30% bukan mayoritas probabilitas, ini mewakili risiko downside yang cukup besar yang dihargai trader di pasar.

Posisi ini memperkuat ekspektasi volatilitas yang berkelanjutan ke depan, menunjukkan bahwa kisaran $58.000-$62.000 yang dibahas para analis bukan prediksi yang tidak realistis, melainkan skenario dengan probabilitas pasar yang terukur.

Apa yang Perlu Diperhatikan ke Depan

Jalan ke depan untuk Bitcoin tampaknya bergantung pada beberapa faktor kunci. Fernandes menyoroti tiga hal yang patut diperhatikan secara dekat: perkembangan seputar ketegangan Greenland, komunikasi dan keputusan kebijakan Federal Reserve, serta pergerakan dalam ekspektasi suku bunga AS. Masing-masing faktor ini dapat secara signifikan mempengaruhi apakah Bitcoin akan mempertahankan level saat ini atau menurun ke level yang sedang dibahas trader.

Konvergensi kelemahan teknis, kebijakan moneter yang ketat, ketegangan perdagangan, dan ketidakpastian geopolitik menciptakan latar belakang yang kompleks. Apakah Bitcoin akan turun ke $58.000 dalam beberapa minggu mendatang atau menemukan dukungan di level yang lebih tinggi kemungkinan akan bergantung lebih sedikit pada pola grafik murni dan lebih banyak pada bagaimana variabel makro ini berkembang.

BTC-6,62%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)