Tingkat inflasi melampaui ekspektasi pada 2025: Harapan Bitcoin Bull terguncang

Analisis yang disajikan oleh Presiden Peterson Institute Adam Posen dan tokoh utama Lazard Peter R. Orszag kembali mengangkat isu tingkat inflasi di Amerika Serikat pada tahun 2025. Bahkan, kemungkinan inflasi melebihi 4% telah mengguncang prediksi pasar kripto tentang pengendalian harga dan tren bullish.

Faktor-Faktor Apa Saja yang Mendasari Kenaikan Tingkat Inflasi?

Faktor utama yang meningkatkan tekanan inflasi sepanjang tahun 2025 muncul berdasarkan peringatan ekonom. Pembatasan impor selama masa Trump yang meningkatkan biaya, ketatnya pasar tenaga kerja, dan kekurangan pekerja akibat deportasi migran, semuanya dipandang sebagai sumber utama kenaikan harga.

Kombinasi faktor ini berpotensi mengurangi manfaat efisiensi dari kecerdasan buatan dan penurunan inflasi perumahan yang diharapkan. Seperti yang ditekankan dalam catatan penelitian, kenaikan biaya akibat tarif dapat memakan waktu untuk diteruskan ke konsumen dalam rantai pasok; namun, diperkirakan proses ini akan berlangsung secara signifikan hingga pertengahan 2026.

Defisit anggaran besar yang berasal dari pengeluaran pemerintah dan kondisi keuangan yang membaik juga memperkuat tekanan ke atas terhadap tingkat inflasi. Menurut Posen dan Orszag, tekanan ini lebih dominan dibandingkan efek penurunan—terutama dari penurunan harga perumahan yang berkelanjutan dan peningkatan produktivitas.

Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Bank Sentral Terlewatkan

Ekspektasi terhadap kenaikan inflasi yang meningkat langsung mempengaruhi keputusan kebijakan moneter Federal Reserve. Banyak bank investasi memprediksi Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 50-75 basis poin pada 2025. Namun, para bullish kripto memperkirakan langkah penurunan suku bunga yang lebih agresif.

Situasi inflasi yang meningkat menghambat kemampuan Fed menurunkan biaya pinjaman ke tingkat yang sesuai dengan ekspektasi pasar secara cepat. Analisis dari Bitunix, bursa kripto, merangkum risiko nyata saat ini sebagai berikut: jika deflasi struktural tidak menetap, maka diperlukan keseimbangan yang hati-hati antara tetap berhati-hati dan pelonggaran awal. Hal ini dapat memicu proses penyesuaian ekonomi yang lebih cepat.

Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Hanya Berisiko, Menghantam Aset Berisiko

Kekhawatiran terhadap inflasi yang meningkat berubah menjadi kenaikan yield di pasar obligasi global. Imbal hasil obligasi 10 tahun AS melonjak ke level tertinggi selama lima bulan, mencapai 4,31%. Perkembangan ini secara signifikan mengurangi daya tarik Bitcoin dan aset berisiko lainnya.

Bitcoin (BTC), minggu lalu hampir kehilangan 2,16%, turun ke level $88.010. Penurunan ini sejalan dengan kenaikan imbal hasil obligasi. Obligasi berimbal tinggi menjadi tempat yang lebih aman bagi investor, sementara aset kripto—dengan ekspektasi penurunan inflasi dan pelonggaran suku bunga—kehilangan daya tariknya.

Bitcoin: Tidak Dapat Melindungi Dolar Secara Efektif

Peran Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi mulai dipertanyakan selama 2025. Meski nilai dolar AS melemah, Bitcoin tidak menunjukkan kenaikan yang sejalan dengan tren tersebut. Para analis JPMorgan menyatakan bahwa pelemahan dolar disebabkan oleh arus likuiditas jangka pendek dan sentimen pasar, bukan perubahan makroekonomi struktural.

Pasar memandang penurunan dolar saat ini sebagai perubahan sentimen sementara, bukan pergeseran makroekonomi permanen. Dalam kondisi ini, Bitcoin berperan lebih sebagai aset risiko yang sensitif terhadap likuiditas, bukan sebagai lindung nilai inflasi. Emas dan pasar berkembang tetap menjadi instrumen diversifikasi dolar yang lebih andal.

Kesimpulan: Bagaimana Inflasi Mengubah Prediksi Tahun 2025?

Fakta bahwa tingkat inflasi melampaui ekspektasi 2025 telah mengguncang prediksi bullish Bitcoin secara mendasar. Kemungkinan harga akan terus naik, laju pemotongan suku bunga melambat, dan daya tarik aset berisiko menurun, semuanya menekan pasar kripto yang sangat bergantung pada kebijakan bank sentral. Dalam periode ini, Bitcoin dan portofolio kripto secara umum tetap dipandang sebagai aset risiko yang volatil, bukan sebagai alat lindung nilai utama.

BTC-5,17%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)