Bitcoin Menghadapi Ujian $58.000 di Tengah Sikap Restriktif Fed dan Ketidakpastian Perdagangan

Saat bitcoin diperdagangkan di sekitar $88.130, pengamat pasar semakin fokus pada risiko penurunan yang dapat mendorong cryptocurrency terbesar menuju level $58.000. Skenario ini tidak didorong oleh pola grafik semata—melainkan didasarkan pada konfluensi tekanan makroekonomi yang menurut analis lebih penting daripada pengaturan teknis dalam lingkungan saat ini.

Mengapa Kondisi Makro Mengungguli Sinyal Teknis

Trader berpengalaman Peter Brandt telah menunjukkan potensi penurunan menuju kisaran $58.000 hingga $62.000 dalam beberapa minggu mendatang, mengutip tren turun bearish dan resistansi utama di dekat $102.300. Namun, analis pasar menyarankan bahwa pendorong utama di balik penurunan tersebut adalah faktor ekonomi struktural daripada posisi teknis semata.

Jason Fernandes, analis pasar dan salah satu pendiri AdLunam, menekankan bahwa meskipun target $58.000–$62.000 dari Brandt secara teknis dapat dicapai, lingkungan makro menghadirkan ancaman yang lebih besar terhadap stabilitas harga bitcoin. “Inflasi AS yang turun di bawah 2% belum berujung pada kebijakan yang lebih lunak, karena bank sentral tetap berhati-hati,” jelas Fernandes. Sikap Federal Reserve yang terus membatasi—menjaga suku bunga tetap tinggi meskipun tekanan harga lebih lembut—menciptakan hambatan bagi aset risiko seperti cryptocurrency.

Escalasi tarif antara AS dan Uni Eropa menambah lapisan kompleksitas lainnya. Ketegangan perdagangan yang berpotensi memicu kembali inflasi dapat memaksa bank sentral menunda pemotongan suku bunga secara tak terbatas. Fernandes juga menyoroti friksi geopolitik terkait Greenland sebagai potensi pemicu ketatnya kebijakan moneter yang berkepanjangan. “Selama suku bunga tetap restriktif dan likuiditas tetap terbatas, kemungkinan bitcoin kembali ke kisaran $50.000-an tengah sangat nyata,” katanya.

Target Penurunan $58k-$62k: Pola Grafik vs. Realitas Pasar

Mati Greenspan, pendiri Quantum Economics, sepakat dengan pandangan skeptis tersebut, menyatakan bahwa meskipun Brandt memiliki tingkat akurasi sekitar 50% (dan secara terbuka mengakui bahwa dia salah setengah waktu), peluang penurunan signifikan tetap kredibel mengingat kondisi saat ini. “Setelah beberapa tahun likuiditas yang ditarik oleh Fed dan salah satu lingkungan ekonomi terburuk dalam beberapa dekade, kondisi makro kemungkinan akan lebih penting daripada pola grafik tunggal,” kata Greenspan.

Analisis ini menyoroti perubahan dalam cara peserta pasar harus mengevaluasi arah jangka pendek bitcoin. Alih-alih fokus pada level breakout atau zona resistansi, pengamat harus memantau perkembangan seputar suku bunga AS, komunikasi Federal Reserve, dan setiap eskalasi ketegangan perdagangan atau geopolitik—faktor-faktor yang dapat membenarkan pergerakan menuju $58.000 atau lebih rendah.

Sinyal Pasar Opsi Melanjutkan Volatilitas

Pasar derivatif mencerminkan ketidakpastian ini. Data dari venue perdagangan terdesentralisasi dan Deribit, bursa opsi terpusat terbesar, menunjukkan sekitar 30% kemungkinan bahwa bitcoin akan diperdagangkan di bawah $80.000 pada akhir Juni. Harga jangka panjang ini menunjukkan bahwa pasar sedang melakukan lindung nilai terhadap kelemahan yang berkepanjangan, meskipun harga spot saat ini tetap jauh di atas level tersebut.

Posisi opsi mencerminkan bias defensif di kalangan trader, dengan meningkatnya permintaan untuk put protektif dan posisi short. Open interest telah menurun sementara volatilitas tetap rendah—kombinasi yang sering terlihat sebelum pergerakan arah tajam. Apakah pergerakan tersebut akan mengarah ke penurunan menuju $58.000 atau mengejutkan ke atas sangat bergantung pada bagaimana kondisi makro berkembang dalam beberapa minggu ke depan.

Sentimen Pasar Berubah Saat Risiko Menurun

Selain aksi harga bitcoin, indikator pasar yang lebih luas menunjukkan lingkungan risiko yang menurun. Indeks CoinDesk 20 turun seiring dengan bitcoin, karena investor beralih ke aset safe-haven. Aset digital yang bergantung pada permintaan spekulatif, termasuk platform NFT seperti Pudgy Penguins (meskipun momentum ritel yang kuat), juga merasakan tekanan saat sentimen risiko menurun.

Bahkan proyek dengan perkembangan fundamental positif berjuang. Komunitas Optimism menyetujui rencana buyback selama 12 bulan untuk token OP-nya, dengan sekitar setengah dari pendapatan Superchain dialokasikan untuk pembelian kembali mulai Februari—namun token tersebut tetap menurun, menegaskan bagaimana hambatan makro dapat mengesampingkan berita positif.

Jalur jangka pendek untuk bitcoin dengan demikian bergantung pada apakah lingkungan makro melonggarkan (mendukung harga di atas level saat ini) atau semakin ketat (membuka jalan menuju target $58.000-$62.000 yang dibahas oleh peserta pasar). Bagi trader dan investor, memantau komunikasi Fed, data inflasi, dan perkembangan tarif mungkin lebih berharga daripada menganalisis pola teknis dalam beberapa minggu mendatang.

BTC-6,67%
OP-9,72%
TOKEN-9,53%
PENGU-10,6%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)