Sejarah rahasia Elon Musk dan rencana ICO senilai 10 miliar dari OpenAI

Dokumen internal yang baru-baru ini terungkap mengungkapkan sebuah bab menarik dari sejarah teknologi: pada bulan-bulan awal tahun 2018, Elon Musk secara singkat mendukung sebuah rencana ambisius penggalangan dana melalui penawaran awal koin (ICO) untuk OpenAI. Penemuan ini berasal dari transkrip dan catatan internal yang dipublikasikan sebagai bagian dari dokumentasi hukum terkait sengketa antara Musk dan organisasi tersebut, memberikan pandangan menarik tentang bagaimana para pemimpin teknologi memandang mata uang kripto pada saat krusial itu.

Bagaimana Musk Secara Singkat Mendukung ICO pada 2018

Percakapan internal tersebut berasal dari Januari 2018, saat puncak demam ICO yang menandai dua tahun 2017-2018. Menurut transkrip yang dipublikasikan, Musk sepakat dengan para pendiri OpenAI bahwa organisasi tersebut dapat melanjutkan penggalangan dana sekitar 10 miliar dolar melalui penawaran tokenized. Pada waktu itu, ICO merupakan mekanisme pendanaan inovatif dan menarik bagi startup teknologi, dengan investor siap membiayai proyek melalui pembelian langsung token, melewati jalur modal ventura tradisional.

Catatan menunjukkan bahwa para pendiri OpenAI sedang mempertimbangkan secara serius pembuatan cabang dengan tujuan laba—yang dibangun di atas token dan mata uang kripto—untuk mendukung misi nirlaba organisasi. Pada periode itu, ketika regulasi masih belum jelas dan antusiasme investor sedang tinggi, strategi semacam ini tampak masuk akal dan berpotensi revolusioner.

Mundurnya: Mengapa Elon Musk Meninggalkan Ide Tersebut

Namun, pada akhir Januari 2018, posisi Musk mengalami perubahan drastis. Dokumen internal mengungkapkan bahwa tokoh teknologi tersebut mencapai kesimpulan bahwa OpenAI tidak akan mampu mengumpulkan dana yang cukup melalui ICO dan memutuskan untuk mengubah pendekatannya secara total. Menurut catatan, Musk memilih untuk memusatkan upayanya pada pekerjaan terkait kecerdasan buatan di Tesla, menandai secara efektif awal jaraknya dari OpenAI.

Keputusan ini menjadi momen penting yang memutuskan: ketidakdukungannya dari figur berpengaruh seperti Musk membantu menggagalkan rencana ICO organisasi tersebut. Peristiwa ini menunjukkan bahwa, bahkan saat puncak antusiasme terhadap mata uang kripto, para pemimpin di bidang teknologi menilai peluang pendanaan berbasis token dengan hati-hati, terutama ketika keberlanjutan finansial tampak tidak pasti.

Bagaimana Keputusan Ini Membentuk Struktur Saat Ini dari OpenAI

Penghentian rencana ICO dan kepergian Musk dari OpenAI pada 2018 memiliki dampak jangka panjang terhadap konfigurasi organisasi perusahaan. OpenAI mengadopsi struktur hybrid yang menggabungkan sebuah perusahaan manfaat publik (public benefit corporation) dengan badan pengawas nirlaba—sebuah model yang tetap menjadi ciri khas organisasi hingga hari ini.

Kisah Elon Musk dan upaya gagal ICO menggambarkan bagaimana lanskap mata uang kripto dan penggalangan dana sangat berbeda selama ledakan 2017-2018 dibandingkan hari ini. Dokumen hukum akhirnya memungkinkan untuk menyoroti sebuah keputusan yang, pada saat itu, tampak biasa saja tetapi terbukti krusial dalam menentukan trajektori salah satu organisasi AI paling berpengaruh di dunia.

TOKEN-8,56%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)