Strategi Saham Perpetual: Bagaimana Penawaran Agregat dapat Memecahkan Tantangan Utang Saylor Senilai $8 Miliar

Pasar crypto sedang bergerak volatile pada akhir Januari 2026 ini. Bitcoin mengalami penurunan signifikan turun 5,09% hingga $84.87K, merekam level terendah baru untuk tahun ini, sementara indeks saham teknologi juga melemah seiring Microsoft yang terjatuh lebih dari 11% pasca laporan pendapatannya. Dalam kondisi pasar yang bergejolak ini, muncul strategi finansial inovatif yang menarik perhatian para pemain industri. Perusahaan pengelola aset bitcoin Strive (ASST) memperkenalkan pendekatan penawaran agregat yang dapat menjadi cetak biru bagi perusahaan lain menghadapi tantangan refinansiasi utang konvertibel.

Strive Meluncurkan Penawaran Agregat SATA Senilai $150 Juta

Strive mengumumkan rencana untuk memperluas penawaran agregat ekuitas preferennya melebihi target awal $150 juta. Melalui mekanisme ini, perusahaan akan menerbitkan Seri Saham Preferen Abadi Variabel Tingkat A (SATA) dengan harga penetapan sebesar $90 per lembar. Penawaran agregat yang ditingkatkan memungkinkan penerbitan hingga 2,25 juta saham SATA secara keseluruhan, menggabungkan penerbitan publik dengan pertukaran utang yang dinegosiasikan secara pribadi dengan pemegang surat berharga tertentu.

Alokasi dana dari penawaran agregat ini dirancang untuk melunasi Convertible Senior Notes 4,25% milik Semler Scientific yang jatuh tempo pada 2030. Strive menargetkan untuk mengeksekusi perjanjian pertukaran dengan pemegang surat utang yang mewakili sekitar $90 juta dari jumlah pokok agregat. Dalam transaksi pertukaran tersebut, sekitar 930.000 saham SATA yang baru diterbitkan akan ditukar langsung dengan obligasi konversi. Sisanya digunakan untuk menebus surat utang konversi yang tersisa, melunasi pinjaman di bawah fasilitas Kredit Coinbase, dan pendanaan pembelian bitcoin tambahan.

Restrukturisasi Ekuitas Perpetual: Mekanisme dan Keuntungan

Inti dari strategi ini adalah substitusi utang dengan jatuh tempo tetap menjadi saham preferen yang bersifat perpetual (abadi). SATA dilengkapi dengan dividen variabel yang ditetapkan pada tingkat 12,25% dan tidak memiliki fitur jatuh tempo atau konversi obligatori. Karena saham preferen diperlakukan sebagai ekuitas bukan utang dalam laporan keuangan, instrumen ini meningkatkan rasio leverage yang dilaporkan serta memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar.

Struktur perpetual equity menghadirkan tradeoff yang menarik bagi kedua belah pihak. Bagi pemegang obligasi, mereka melepaskan opsi konversi ekuitas tetapi mendapatkan instrumen dengan yield yang lebih tinggi (12,25%), likuiditas penuh, dan senior terhadap saham biasa. Bagi penerbit seperti Strive, mereka menghilangkan risiko pembiayaan ulang di masa depan karena tidak ada tanggal jatuh tempo yang menggantung. Ini menciptakan ekuilibrium yang menguntungkan dalam lanskap refinansiasi yang menantang.

Struktur serupa dapat diterapkan untuk mengatasi tranche konversi lainnya senilai $3 miliar yang memiliki tanggal put pada 2 Juni 2028 dengan harga konversi $672,40, jauh di atas harga saham saat ini. Pendekatan perpetual equity ini menawarkan alternatif yang fleksibel dibanding pembiayaan ulang tradisional atau restrukturisasi yang rumit.

Implikasi Potensial untuk MicroStrategy dan Michael Saylor

Model yang diterapkan Strive ini memiliki relevansi langsung terhadap situasi MicroStrategy (MSTR). Perusahaan CEO Michael Saylor saat ini membawa beban konversi obligasi senilai sekira $8,3 miliar. Nilai saham preferen perpetual MSTR baru-baru ini melampaui nilai nominal dari convertible debt-nya, menciptakan opsi strategis baru. Sisa utang konversi terbesar yang masih menonjol adalah tranche $3 miliar dengan put date pada Juni 2028 dan harga konversi $672,40, sekitar 300% di atas harga pasar saat ini.

Penggunaan penawaran agregat dan ekuitas preferen perpetual memberikan jalur tambahan kepada Saylor untuk mengelola risiko jatuh tempo yang signifikan. Dengan menerapkan model yang sama, MSTR dapat mengkonversi sebagian besar utang konvertibel menjadi ekuitas perpetual, melepaskan tekanan refinansiasi jangka panjang dan meningkatkan fleksibilitas neraca keuangannya. Strategi ini akan mengurangi ketergantungan pada kondisi pasar yang fluktuatif untuk refinansiasi berskala besar.

Tantangan Pasar dan Momentum Reformasi

Volatilitas pasar saat ini—dengan bitcoin turun ke $84.87K dan indeks teknologi melemah—menciptakan tekanan pada pemain institusional dengan eksposur utang konversi besar. Dalam konteks ini, inovasi perpetual equity yang didemonstrasikan Strive menawarkan template yang dapat diadopsi secara lebih luas. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk melepas beban refinansiasi periodik dan beradaptasi dengan lanskap modal yang terus berubah.

Kesuksesan Strive dalam melaksanakan penawaran agregat ini akan menjadi titik acuan bagi perusahaan crypto dan fintech lainnya yang menghadapi tantangan utang konversi serupa. Bagi Michael Saylor dan MicroStrategy khususnya, teladan Strive membuka peluang untuk mengambil tindakan proaktif dalam mengelola $8,3 miliar utang yang ada, mengubah tantangan menjadi kesempatan untuk memperkuat posisi finansial jangka panjang.

BTC-0,29%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)