Lembaga penegak hukum di Shenzhen telah mengajukan tuntutan formal terhadap 30 individu, termasuk Sui Guangyi dan Ma Xiaoqiu, dalam satu kasus penipuan keuangan yang kompleks. Menurut laporan dari NS3.AI, jaringan tersangka didakwa telah melakukan serangkaian tindak pidana yang merugikan masyarakat luas melalui skema yang terstruktur dan terkoordinasi dengan baik.
Modus Operandi: Penipuan Produk Keuangan dan Token Udara
Para terdakwa diduga memanfaatkan Manajemen Aset Ding Yifeng dan beberapa perusahaan afiliasi lainnya sebagai sarana untuk melaksanakan penggalangan dana ilegal. Mereka menawarkan produk-produk keuangan yang sebenarnya palsu kepada calon korban, disertai dengan janji-janji keuntungan yang tidak realistis. Selain itu, para tersangka juga terlibat dalam promosi dan distribusi token udara bernama “DDO Digital Options” — sebuah aset digital yang sama sekali tidak memiliki nilai fundamental dan dirancang semata-mata untuk menipu investor.
Taktik penipuan ini dipadukan dengan penyerapan deposit publik secara terselubung, di mana dana-dana dari korban dikumpulkan dengan alasan investasi namun sebenarnya digunakan untuk kepentingan pribadi atau dialihkan ke tangan pihak ketiga tanpa persetujuan yang jelas.
Tindakan Penegakan Hukum dan Sita Aset
Dalam upaya menutup jaringan penipuan ini, otoritas Shenzhen telah melakukan serangkaian tindakan konkret. Sejumlah aset berharga termasuk properti, kendaraan, dan ekuitas kepemilikan telah disita dari para tersangka. Selain itu, berbagai rekening bank yang terkait dengan kegiatan ilegal juga telah dibekukan untuk mencegah pemindahan dana lebih lanjut.
Kasus ini menunjukkan komitmen Shenzhen dalam memerangi kejahatan keuangan dan melindungi masyarakat dari skema investasi penipuan yang semakin canggih.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Jaksa Shenzhen Mengajukan Tuntutan Pidana Terhadap 30 Tersangka Penipuan Aset
Lembaga penegak hukum di Shenzhen telah mengajukan tuntutan formal terhadap 30 individu, termasuk Sui Guangyi dan Ma Xiaoqiu, dalam satu kasus penipuan keuangan yang kompleks. Menurut laporan dari NS3.AI, jaringan tersangka didakwa telah melakukan serangkaian tindak pidana yang merugikan masyarakat luas melalui skema yang terstruktur dan terkoordinasi dengan baik.
Modus Operandi: Penipuan Produk Keuangan dan Token Udara
Para terdakwa diduga memanfaatkan Manajemen Aset Ding Yifeng dan beberapa perusahaan afiliasi lainnya sebagai sarana untuk melaksanakan penggalangan dana ilegal. Mereka menawarkan produk-produk keuangan yang sebenarnya palsu kepada calon korban, disertai dengan janji-janji keuntungan yang tidak realistis. Selain itu, para tersangka juga terlibat dalam promosi dan distribusi token udara bernama “DDO Digital Options” — sebuah aset digital yang sama sekali tidak memiliki nilai fundamental dan dirancang semata-mata untuk menipu investor.
Taktik penipuan ini dipadukan dengan penyerapan deposit publik secara terselubung, di mana dana-dana dari korban dikumpulkan dengan alasan investasi namun sebenarnya digunakan untuk kepentingan pribadi atau dialihkan ke tangan pihak ketiga tanpa persetujuan yang jelas.
Tindakan Penegakan Hukum dan Sita Aset
Dalam upaya menutup jaringan penipuan ini, otoritas Shenzhen telah melakukan serangkaian tindakan konkret. Sejumlah aset berharga termasuk properti, kendaraan, dan ekuitas kepemilikan telah disita dari para tersangka. Selain itu, berbagai rekening bank yang terkait dengan kegiatan ilegal juga telah dibekukan untuk mencegah pemindahan dana lebih lanjut.
Kasus ini menunjukkan komitmen Shenzhen dalam memerangi kejahatan keuangan dan melindungi masyarakat dari skema investasi penipuan yang semakin canggih.