Memahami Likuidasi Kontrak: Dari Perangkap Perdagangan hingga Strategi Pencegahan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam perdagangan kontrak cryptocurrency, margin call adalah risiko yang paling ditakuti investor namun paling sering diabaikan. Margin call terjadi ketika dana jaminan tidak cukup untuk mendukung posisi saat ini, dan bursa secara otomatis melakukan forced liquidation, yang berarti aset akun Anda bisa hilang dalam sekejap. Baik itu perdagangan mata uang virtual, futures, maupun forex, margin call adalah “pedang Damokles” yang menggantung di atas setiap trader leverage.

Mengapa Efek Leverage Memperbesar Risiko Margin Call

Akar penyebab margin call tidak lepas dari perdagangan leverage. Yang dimaksud leverage adalah menggunakan modal kecil untuk mengangkat skala investasi berkali-kali lipat—bursa meminjamkan uang kepada Anda agar dapat melakukan investasi dengan nilai beberapa kali modal awal. Terdengar menarik, tetapi risiko juga diperbesar dengan rasio yang sama.

Mari kita lihat contoh nyata: saat harga Bitcoin mencapai 50.000 USD, Anda menggunakan 500 USDT dari akun dan memilih leverage 100x. Dengan demikian, nilai posisi Anda mencapai 50.000 USD. Ketika harga BTC naik 1%, keuntungan akun Anda adalah 500 USD, yang berarti modal Anda berlipat ganda. Fluktuasi yang tampaknya kecil ini, di bawah leverage 100x, berubah menjadi 100% tingkat pengembalian.

Namun, sebaliknya juga berlaku. Jika harga turun 1%, Anda akan mengalami kerugian 500 USD, setara dengan seluruh modal awal. Inilah titik kritis margin call. Dalam perdagangan nyata, standar perhitungan margin call berbeda-beda antar bursa, ada yang memicu margin call saat kerugian mencapai 90%, dan ada yang mendekati 100%. Harga likuidasi spesifik harus merujuk pada aturan bursa tempat Anda berdagang. Di pasar futures Bitcoin, leverage bisa mencapai 125x, yang berarti fluktuasi harga hanya 0,8% saja dapat menyebabkan margin call.

Empat Perilaku Berisiko Tinggi dalam Margin Call Kontrak

Secara teori, menghindari margin call sangat sederhana—jangan gunakan leverage. Tapi di pasar, sebagian besar investor yang terjebak mengulangi kesalahan yang sama:

Perangkap pertama adalah serakah dan menambah posisi. Saat posisi mengalami kerugian floating, banyak orang memilih menambah margin untuk “balik posisi”, berharap pasar berbalik arah. Perilaku ini sering mempercepat margin call dalam tren yang jelas. Pengalaman gagal menambah posisi sebelumnya sering berujung pada keluar total dari pasar berikutnya.

Perangkap kedua adalah sering melakukan trading. Frekuensi masuk dan keluar pasar secara berlebihan akan secara perlahan menggerogoti modal Anda, ditambah biaya transaksi, slippage, dan kesalahan pengambilan keputusan psikologis, sehingga margin call menjadi hal yang tak terhindarkan.

Perangkap ketiga adalah mengikuti trader lain tanpa pemahaman. Menyalin posisi dan leverage orang lain tanpa memahami kondisi pasar sering berakhir tragis. Risiko pasar tidak bisa diprediksi, stop loss orang lain mungkin bukan stop loss Anda.

Perangkap keempat adalah kurang disiplin dalam stop loss. Saat pasar turun tajam, banyak yang berharap pasar akan rebound, padahal mereka justru dipaksa margin call bukan karena stop loss yang tepat. Akibatnya, modal hilang tanpa sisa untuk trading lanjutan.

Solusi Praktis Menghindari Margin Call

Karena margin call sangat berbahaya, langkah paling mendasar adalah sebisa mungkin hindari trading leverage. Jika harus berkontrak, ikuti aturan berikut:

Pertama, kurangi rasio leverage. Jangan tergoda dengan keuntungan besar dari leverage tinggi; leverage rendah meskipun hasilnya lebih lambat, risiko margin call juga lebih kecil. Mulailah dari leverage 3x, 5x, dan tingkatkan secara bertahap setelah pengalaman cukup.

Kedua, lakukan stop loss secara tepat waktu. Saat pasar tidak sesuai prediksi, miliki tekad untuk “memotong kerugian”. Menunggu rebound bukanlah trading, melainkan judi. Setelah menetapkan harga stop loss, patuhi dan eksekusi tanpa ragu untuk melindungi modal.

Ketiga, hindari trading berlebihan. Setiap transaksi adalah risiko, dan biaya serta tekanan psikologis akan mengurangi kemampuan analisis Anda. Trading yang baik adalah “sedikit tapi berkualitas”, bukan “banyak dan acak”.

Terakhir, tetap sadar diri. Pasar investasi penuh ketidakpastian, dan yang paling dilarang adalah mengikuti tren tanpa analisis. Bangun aturan trading sendiri dan patuhi secara disiplin, jauh lebih andal daripada mengikuti saran influencer besar secara buta.

Full Margin dan Isolated Margin: Pilihan yang Menentukan Rentang Margin Call

Dalam kontrak perpetual, ada dua mode trading yang berbeda dalam hal dampak margin call.

Mode full margin menganggap seluruh aset dalam akun sebagai dana jaminan. Keuntungannya, posisi tunggal bisa menahan fluktuasi besar, margin call terjadi lebih lambat. Tapi, jika margin call terjadi, seluruh aset akun hilang, dengan biaya yang sangat berat.

Mode isolated margin memberikan setiap posisi dana jaminan terpisah. Jika satu posisi margin call, posisi lain tidak terpengaruh, risiko diisolasi ke posisi tersebut. Untuk manajemen risiko, mode ini lebih ilmiah, dan sangat disarankan untuk trader pemula.

Biaya Tersembunyi Setelah Margin Call

Banyak orang hanya fokus pada kerugian aset akibat margin call, tapi mengabaikan biaya likuidasi yang muncul setelahnya. Setelah forced liquidation, bursa akan mengenakan biaya likuidasi yang cukup tinggi—kadang bahkan melebihi kerugian margin call itu sendiri. Artinya, bukan hanya modal hilang, tetapi juga harus membayar “biaya pendidikan” yang mahal.

Janji keuntungan tinggi dari trading kontrak menarik banyak investor, tapi risiko tinggi sering kali diremehkan. Memahami mekanisme margin call, menghormati risiko, dan disiplin ketat adalah kunci utama bertahan di pasar ini.

BTC-5,79%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)