Menurut survei terbaru dari analis blockchain EmberCN, selain Trend Research yang memegang 651.300 ETH, satu lagi whale misterius bernama “7 Siblings” juga mengakumulasi posisi Ethereum yang mengesankan melalui metode leverage pinjaman serupa. Kisah ini mengungkapkan bagaimana paus di DeFi memanfaatkan protokol pinjaman untuk membangun posisi berisiko tinggi.
Siapa “7 Siblings” — Whale misterius di protokol Spark
Tindakan “7 Siblings” di protokol pinjaman DeFi Spark menarik perhatian detektif on-chain. Entitas ini menyetor 596.800 ETH di delapan alamat Spark, menjadikannya penyetor tunggal terbesar dalam sejarah platform tersebut. Posisi besar ini tersebar di alamat 2 hingga 7, 10, dan 11 dalam protokol, membentuk inti dari sistem akun tersebut.
Dari pinjaman Spark hingga pembelian besar-besaran: rahasia strategi leverage
Dengan jaminan sebesar 596.800 ETH, “7 Siblings” meminjam 193 juta dolar AS dalam bentuk stablecoin campuran—termasuk DAI, USDT, dan USDS. Dana pinjaman ini digunakan pada kuartal keempat tahun lalu (Oktober hingga November) untuk melakukan aksi pembelian Ethereum secara sistematis. Pada masa pasar yang sedang lesu itu, entitas ini membeli 49.287 ETH dengan stablecoin tersebut, dengan biaya rata-rata sekitar 3.531 dolar AS.
Defisit buku: dilema leverage di pasar saat ini
Sejak saat itu, situasi berubah. Harga Ethereum kemudian berfluktuasi sekitar 2.730 dolar AS (per Januari 2026), yang berarti posisi yang dimiliki “7 Siblings” saat ini berada di posisi underwater. Berdasarkan data on-chain, investasi ini telah menghasilkan kerugian unrealized sekitar 27,7 juta dolar AS—leverage ini menjadi contoh nyata risiko yang diambil paus di DeFi.
Peristiwa ini mencerminkan risiko leverage tinggi di pasar kripto, serta kerentanan para whale dalam protokol pinjaman. Cara membangun posisi seperti Trend Research dan “7 Siblings” telah menjadi strategi umum bagi paus untuk mengakumulasi posisi selama pasar bearish, tetapi juga mengungkap potensi risiko yang mereka hadapi saat pasar berbalik arah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Siblings dan Trend Research: Pertarungan Leverage Dua Paus Ethereum
Menurut survei terbaru dari analis blockchain EmberCN, selain Trend Research yang memegang 651.300 ETH, satu lagi whale misterius bernama “7 Siblings” juga mengakumulasi posisi Ethereum yang mengesankan melalui metode leverage pinjaman serupa. Kisah ini mengungkapkan bagaimana paus di DeFi memanfaatkan protokol pinjaman untuk membangun posisi berisiko tinggi.
Siapa “7 Siblings” — Whale misterius di protokol Spark
Tindakan “7 Siblings” di protokol pinjaman DeFi Spark menarik perhatian detektif on-chain. Entitas ini menyetor 596.800 ETH di delapan alamat Spark, menjadikannya penyetor tunggal terbesar dalam sejarah platform tersebut. Posisi besar ini tersebar di alamat 2 hingga 7, 10, dan 11 dalam protokol, membentuk inti dari sistem akun tersebut.
Dari pinjaman Spark hingga pembelian besar-besaran: rahasia strategi leverage
Dengan jaminan sebesar 596.800 ETH, “7 Siblings” meminjam 193 juta dolar AS dalam bentuk stablecoin campuran—termasuk DAI, USDT, dan USDS. Dana pinjaman ini digunakan pada kuartal keempat tahun lalu (Oktober hingga November) untuk melakukan aksi pembelian Ethereum secara sistematis. Pada masa pasar yang sedang lesu itu, entitas ini membeli 49.287 ETH dengan stablecoin tersebut, dengan biaya rata-rata sekitar 3.531 dolar AS.
Defisit buku: dilema leverage di pasar saat ini
Sejak saat itu, situasi berubah. Harga Ethereum kemudian berfluktuasi sekitar 2.730 dolar AS (per Januari 2026), yang berarti posisi yang dimiliki “7 Siblings” saat ini berada di posisi underwater. Berdasarkan data on-chain, investasi ini telah menghasilkan kerugian unrealized sekitar 27,7 juta dolar AS—leverage ini menjadi contoh nyata risiko yang diambil paus di DeFi.
Peristiwa ini mencerminkan risiko leverage tinggi di pasar kripto, serta kerentanan para whale dalam protokol pinjaman. Cara membangun posisi seperti Trend Research dan “7 Siblings” telah menjadi strategi umum bagi paus untuk mengakumulasi posisi selama pasar bearish, tetapi juga mengungkap potensi risiko yang mereka hadapi saat pasar berbalik arah.