Kantor Kejaksaan Rakyat Kota Shenzhen baru saja mengajukan dakwaan resmi terhadap 30 terdakwa terkait dengan kasus penipuan keuangan berskala besar. Di antaranya, Sui Guangyi, Ma Xiaoqiu, dan 28 orang lainnya didakwa dengan berbagai tuduhan yang serius dan beragam. Tindakan ini mencerminkan upaya otoritas Shenzhen dalam memerangi aktivitas penipuan keuangan yang kompleks.
Tuduhan utama yang diajukan
Para terdakwa dalam kasus Shenzhen ini didakwa dengan tindakan termasuk penipuan penggalangan dana, menarik dana simpanan ilegal, dan pencucian uang. Tuduhan ini menunjukkan sifat kompleks dari skema penipuan tersebut, yang tidak hanya berhenti pada penipuan terhadap investor tetapi juga melibatkan kegiatan pencucian uang untuk menyembunyikan asal-usul keuangan ilegal.
Pengelolaan Aset Ding Yifeng dan strategi penipuan
Menurut informasi dari NS3.AI, para terdakwa memanfaatkan Pengelolaan Aset Ding Yifeng dan perusahaan terkait sebagai alat utama untuk melakukan kegiatan penggalangan dana ilegal. Mereka telah mendistribusikan produk keuangan penipuan dan token “air” yang disebut ‘DDO Digital Options’, dengan tujuan menarik investor dan menanamkan kepercayaan terhadap janji keuntungan yang tidak realistis.
Langkah-langkah tegas dari otoritas
Untuk memutus aktivitas ilegal ini, otoritas telah menerapkan langkah-langkah tegas. Mereka menyita aset, kendaraan, saham, dan membekukan seluruh rekening bank terkait dengan para terdakwa dalam kasus Shenzhen ini. Tindakan ini bertujuan memastikan tidak ada aset lain yang dipindahkan atau disembunyikan.
Kasus penipuan keuangan di Shenzhen ini menjadi bukti dari kecanggihan skema penipuan modern, sekaligus menunjukkan tekad otoritas dalam melindungi hak-hak investor dan menjaga ketertiban pasar keuangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Skandal penipuan keuangan besar di Shenzhen: 30 terdakwa menghadapi penuntutan menyeluruh
Kantor Kejaksaan Rakyat Kota Shenzhen baru saja mengajukan dakwaan resmi terhadap 30 terdakwa terkait dengan kasus penipuan keuangan berskala besar. Di antaranya, Sui Guangyi, Ma Xiaoqiu, dan 28 orang lainnya didakwa dengan berbagai tuduhan yang serius dan beragam. Tindakan ini mencerminkan upaya otoritas Shenzhen dalam memerangi aktivitas penipuan keuangan yang kompleks.
Tuduhan utama yang diajukan
Para terdakwa dalam kasus Shenzhen ini didakwa dengan tindakan termasuk penipuan penggalangan dana, menarik dana simpanan ilegal, dan pencucian uang. Tuduhan ini menunjukkan sifat kompleks dari skema penipuan tersebut, yang tidak hanya berhenti pada penipuan terhadap investor tetapi juga melibatkan kegiatan pencucian uang untuk menyembunyikan asal-usul keuangan ilegal.
Pengelolaan Aset Ding Yifeng dan strategi penipuan
Menurut informasi dari NS3.AI, para terdakwa memanfaatkan Pengelolaan Aset Ding Yifeng dan perusahaan terkait sebagai alat utama untuk melakukan kegiatan penggalangan dana ilegal. Mereka telah mendistribusikan produk keuangan penipuan dan token “air” yang disebut ‘DDO Digital Options’, dengan tujuan menarik investor dan menanamkan kepercayaan terhadap janji keuntungan yang tidak realistis.
Langkah-langkah tegas dari otoritas
Untuk memutus aktivitas ilegal ini, otoritas telah menerapkan langkah-langkah tegas. Mereka menyita aset, kendaraan, saham, dan membekukan seluruh rekening bank terkait dengan para terdakwa dalam kasus Shenzhen ini. Tindakan ini bertujuan memastikan tidak ada aset lain yang dipindahkan atau disembunyikan.
Kasus penipuan keuangan di Shenzhen ini menjadi bukti dari kecanggihan skema penipuan modern, sekaligus menunjukkan tekad otoritas dalam melindungi hak-hak investor dan menjaga ketertiban pasar keuangan.