AGI hingga 2026: Bagaimana Kecerdasan Buatan Mengancam Profesi Kerah Putih

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Kemungkinan kecerdasan buatan umum tingkat manusia muncul dalam beberapa bulan mendatang bukan lagi fiksi ilmiah. Eksekutif puncak industri AI percaya bahwa transformasi ini dapat terjadi sudah pada 2026 atau 2027, membawa implikasi ekonomi yang mendalam yang akan berdampak khususnya pada para profesional berkerah putih.

Prediksi Berani Para Pemimpin AI: Kapan AGI Akan Tiba?

Dario Amodei, CEO Anthropic, memproyeksikan bahwa AGI akan mencapai kemampuan yang setara dengan manusia dalam kerangka waktu yang sangat dekat. Menurut analisis yang dipublikasikan oleh NS3.AI, kemajuan ini akan terutama dipercepat oleh kemampuan AI yang semakin meningkat dalam mengotomatisasi proses rekayasa perangkat lunak yang kompleks.

Secara paralel, Demis Hassabis, kepala DeepMind, setuju dengan trajektori percepatan ini. Kedua pemimpin menekankan bahwa kita tidak menghadapi proses bertahap, melainkan transformasi yang bisa terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan banyak orang. Munculnya AGI akan menjadi titik balik dalam pengembangan teknologi global.

Dampak Menghancurkan pada Pekerjaan: Profesi Berkerah Putih dalam Sasaran

Ketakutan terbesar terkait kemajuan ini adalah terhadap pasar tenaga kerja, khususnya profesi yang membutuhkan kualifikasi tinggi. Para ahli memperkirakan bahwa hingga 50% dari posisi pekerjaan profesional entry-level bisa dihapus dalam lima tahun, terutama mempengaruhi pekerja berkerah putih di sektor seperti hukum, konsultasi, analisis data, dan pemrograman.

Transformasi ini merupakan tantangan tanpa preseden bagi ekonomi maju, yang sangat bergantung pada segmen profesional ini. Otomatisasi tugas intelektual menimbulkan pertanyaan tidak hanya tentang pekerjaan tertentu, tetapi juga struktur karier secara keseluruhan yang membentuk kelas profesional.

Urgensi Regulasi: Pemerintah Harus Bertindak Sekarang

Menghadapi skenario ini, Amodei dan Hassabis menegaskan perlunya pemerintah segera menetapkan kerangka regulasi yang kokoh. Kurangnya tata kelola yang memadai dapat memperbesar risiko ekonomi dan sosial yang terkait dengan evolusi teknologi AI yang cepat.

Jendela untuk bertindak sangat sempit. Sementara teknologi berkembang secara eksponensial, struktur tata kelola tetap tertinggal. Kebijakan yang menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan sosial semakin menjadi keharusan. Profesi berkerah putih bergantung pada respons politik yang terkoordinasi ini untuk mengurangi dampak destruktif yang bisa ditimbulkan oleh AGI yang tidak terkendali.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)