Pendiri dan CEO perusahaan cryptocurrency Copper, Dmitry Tokarev, berencana untuk meninggalkan posisi manajerialnya dan beralih ke posisi pendiri. Menurut sumber yang dekat dengan perusahaan, keputusan ini sudah dalam proses pelaksanaan — perusahaan sedang mencari kandidat pengganti Tokarev.
Menurut laporan, perusahaan yang dimiliki dan dikelola oleh mantan Kanselir Inggris, Philip Hammond, sebagai ketua, sudah melakukan negosiasi dengan calon penerus. Tokarev, yang membantu mendirikan Copper pada tahun 2018, tidak akan meninggalkan perusahaan sepenuhnya — dia akan tetap menjadi pemegang saham utama dan terus berpengaruh aktif dalam pengembangan bisnis.
Gelombang Perubahan Personil di Copper
Kepergian Tokarev dari posisi CEO bukanlah perubahan personil pertama di perusahaan dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Desember dua bulan lalu, dua manajer puncak meninggalkan Copper. Boris Borer-Bilovitski, yang bekerja sebagai mitra pendiri dan direktur komersial utama, meninggalkan perusahaan untuk memimpin proyek blockchain Concordium. Jalan yang sama diambil oleh Mike Milner, kepala pengembangan bisnis global, yang telah bekerja di Copper selama lima tahun sebelum beralih ke Concordium.
Keluar-masuknya pimpinan di satu kompetitor memunculkan pertanyaan: apa yang membuat Concordium begitu menarik bagi manajer berpengalaman? Jelas, perusahaan blockchain ini menawarkan peluang pengembangan yang menarik atau kondisi yang lebih menguntungkan.
Siapa itu Dmitry Tokarev?
Dmitry Tokarev memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang keuangan dan manajemen risiko. Ia lulus dari Imperial College London dengan spesialisasi “Manajemen Risiko dan Rekayasa Keuangan”. Di bawah kepemimpinannya, Copper berkembang menjadi salah satu perusahaan terkemuka dalam penyimpanan aset digital, yang berfokus pada investor institusional.
Jamey, juru bicara resmi Copper, menolak memberikan komentar lengkap, hanya menyatakan: “Kami tidak mengomentari rumor pasar atau spekulasi.” Namun, informasi dari beberapa sumber independen menunjukkan bahwa pergantian manajemen — adalah masalah waktu.
Bagi industri cryptocurrency, perubahan personil di tingkat CEO ini cukup jarang terjadi, terutama untuk perusahaan yang fokus pada segmen institusional. Perpindahan Tokarev ke peran yang kurang aktif, sambil tetap mempengaruhi melalui kepemilikan saham dan partisipasi strategis, tampak sebagai langkah logis dalam evolusi seorang pemimpin-pendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dmitry Tokarev bersiap untuk menyerahkan kendali Copper: siapa yang akan menduduki posisi CEO?
Pendiri dan CEO perusahaan cryptocurrency Copper, Dmitry Tokarev, berencana untuk meninggalkan posisi manajerialnya dan beralih ke posisi pendiri. Menurut sumber yang dekat dengan perusahaan, keputusan ini sudah dalam proses pelaksanaan — perusahaan sedang mencari kandidat pengganti Tokarev.
Menurut laporan, perusahaan yang dimiliki dan dikelola oleh mantan Kanselir Inggris, Philip Hammond, sebagai ketua, sudah melakukan negosiasi dengan calon penerus. Tokarev, yang membantu mendirikan Copper pada tahun 2018, tidak akan meninggalkan perusahaan sepenuhnya — dia akan tetap menjadi pemegang saham utama dan terus berpengaruh aktif dalam pengembangan bisnis.
Gelombang Perubahan Personil di Copper
Kepergian Tokarev dari posisi CEO bukanlah perubahan personil pertama di perusahaan dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Desember dua bulan lalu, dua manajer puncak meninggalkan Copper. Boris Borer-Bilovitski, yang bekerja sebagai mitra pendiri dan direktur komersial utama, meninggalkan perusahaan untuk memimpin proyek blockchain Concordium. Jalan yang sama diambil oleh Mike Milner, kepala pengembangan bisnis global, yang telah bekerja di Copper selama lima tahun sebelum beralih ke Concordium.
Keluar-masuknya pimpinan di satu kompetitor memunculkan pertanyaan: apa yang membuat Concordium begitu menarik bagi manajer berpengalaman? Jelas, perusahaan blockchain ini menawarkan peluang pengembangan yang menarik atau kondisi yang lebih menguntungkan.
Siapa itu Dmitry Tokarev?
Dmitry Tokarev memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang keuangan dan manajemen risiko. Ia lulus dari Imperial College London dengan spesialisasi “Manajemen Risiko dan Rekayasa Keuangan”. Di bawah kepemimpinannya, Copper berkembang menjadi salah satu perusahaan terkemuka dalam penyimpanan aset digital, yang berfokus pada investor institusional.
Jamey, juru bicara resmi Copper, menolak memberikan komentar lengkap, hanya menyatakan: “Kami tidak mengomentari rumor pasar atau spekulasi.” Namun, informasi dari beberapa sumber independen menunjukkan bahwa pergantian manajemen — adalah masalah waktu.
Bagi industri cryptocurrency, perubahan personil di tingkat CEO ini cukup jarang terjadi, terutama untuk perusahaan yang fokus pada segmen institusional. Perpindahan Tokarev ke peran yang kurang aktif, sambil tetap mempengaruhi melalui kepemilikan saham dan partisipasi strategis, tampak sebagai langkah logis dalam evolusi seorang pemimpin-pendiri.