282 juta dolar dalam cryptocurrency dicuri melalui rekayasa sosial: tren ancaman baru tahun 2025

Kejadian pencurian cryptocurrency terbesar sejak awal Januari terkait dengan penggunaan rekayasa sosial terhadap pemilik dompet perangkat keras. Pelaku mendapatkan akses ke kunci pribadi korban, mencuri 2,05 juta Litecoin (LTC) dan 1459 Bitcoin (BTC) dengan total nilai sekitar 282 juta dolar. Insiden ini terjadi pada 10 Januari pukul 23:00 UTC dan kembali menegaskan bahwa rekayasa sosial telah menjadi salah satu vektor utama serangan terhadap aset kripto.

Bagaimana rekayasa sosial membantu hacker mendapatkan akses ke dompet cryptocurrency

Menurut informasi dari peneliti blockchain terkenal ZachXBT, pelaku tidak menggunakan metode peretasan teknik atau jaringan standar. Sebaliknya, dia menerapkan taktik klasik rekayasa sosial — mengaku sebagai karyawan perusahaan terpercaya, memenangkan kepercayaan korban, dan meyakinkan mereka untuk mengungkapkan data rahasia login atau kunci pribadi dari dompet.

Teknik ini merupakan salah satu yang paling efektif, karena tidak menargetkan kerentanan perangkat keras, melainkan psikologi manusia. Setelah mendapatkan akses, hacker tanpa hambatan menguasai semua aset digital korban.

Rute dana yang dicuri: konversi cepat dan pengaburan jejak

Dana yang dicuri langsung ditukar ke mata uang privat Monero (XMR), yang menyebabkan kenaikan harga signifikan dari XMR terakhir. Dalam empat hari setelah pencurian, harga XMR naik 70%, mencapai $432,64. Sebagian Bitcoin juga dipindahkan melalui cross-chain DEX Thorchain ke blockchain lain (Ethereum, Ripple, Litecoin), yang menyulitkan pelacakan dana.

ZachXBT melakukan analisis rantai transaksi dan menyimpulkan bahwa dalam insiden ini tidak ada tanda-tanda keterlibatan hacker negara Korea Utara, seperti yang kadang diasumsikan dalam kasus serupa. Ini lebih cenderung merupakan tindakan individu kriminal atau kelompok kecil yang fokus pada rekayasa sosial.

Rekayasa sosial menjadi ancaman utama sektor kripto di tahun 2025

Insiden ini bukan pengecualian, melainkan bagian dari tren yang berkembang. Pada akhir Desember 2025, para analis mencatat bahwa rekayasa sosial menempati posisi pertama di antara metode serangan terhadap aset kripto, mengungguli bahkan kerentanan teknis. Hal ini juga didukung oleh kebocoran data Ledger pada 5 Januari, ketika para cybercriminal mendapatkan akses tidak sah ke informasi pribadi pengguna dompet perangkat keras — nama, alamat, dan data kontak mereka.

Data semacam ini menjadi titik awal yang ideal untuk rekayasa sosial: pelaku bisa mengaku sebagai perwakilan Ledger dan meyakinkan pengguna untuk mentransfer aset mereka atau mengungkapkan password.

Ketidakjelasan status korban dan prospek tahun 2026

Masih belum diketahui apakah korban adalah investor pribadi atau karyawan perusahaan yang memiliki akses ke penyimpanan cryptocurrency perusahaan. Namun, skala pencurian menunjukkan bahwa ini adalah individu sangat kaya atau organisasi.

Sebagai perbandingan: harga BTC saat ini berada di level $78.50K, dan LTC diperdagangkan sekitar $59,53. Bahkan dengan harga saat ini, aset yang dicuri jauh lebih rendah nilainya dibandingkan dengan nilai awalnya di Januari, menunjukkan kerugian jangka panjang bagi korban.

Para ahli memperingatkan bahwa seiring pertumbuhan pasar kripto, rekayasa sosial akan tetap menjadi ancaman prioritas, menuntut pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan perlindungan berlapis saat menyimpan aset digital.

LTC0,41%
BTC-1,08%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)