Pada awal tahun 2026, pasar kripto sedang mengalami fase penyesuaian penting. Setelah mengalami rebound jangka pendek di akhir tahun sebelumnya, harga Bitcoin saat ini turun ke sekitar $78.300, menurun lebih dari 12% dari puncak tiga minggu lalu. Penurunan ini tidak hanya mencerminkan tekanan teknikal pasar, tetapi juga secara lebih dalam mencerminkan meningkatnya ketidakpastian ekonomi makro global—termasuk tren indeks ekonomi utama di Kanada dan negara-negara besar lainnya.
Latar Belakang Makro Global: Perubahan Arah Indeks Kanada dan Sentimen Pasar
Aset kripto yang sebelumnya didorong oleh optimisme pasar di akhir Desember kini menghadapi tekanan dari berbagai arah. Sebagai anggota G7, data indeks ekonomi Kanada memiliki pengaruh signifikan terhadap preferensi risiko pasar global. Data ekonomi yang dirilis akhir bulan lalu menunjukkan bahwa indikator utama seperti PPI (Indeks Harga Produsen) Kanada lebih lemah dari perkiraan, menandakan perlambatan pertumbuhan ekonomi di Amerika Utara.
Perlemahan data ekonomi makro ini langsung mempengaruhi alokasi aset risiko di pasar. Kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global mendorong aliran dana dari aset berisiko tinggi (termasuk kripto) ke aset lindung nilai tradisional seperti emas dan obligasi AS. Harga kontrak berjangka emas telah menembus $4.440 per ons, mencatat rekor tertinggi baru, sementara indeks dolar AS berfluktuasi di sekitar 98,48, menunjukkan penyesuaian besar dalam arus modal global.
Teknis Mengkhawatirkan: Risiko Bitcoin Menembus Support Kunci
Dari sudut pandang teknikal, tren Bitcoin semakin mengkhawatirkan. Harga saat ini telah menembus garis tren naik yang terbentuk dari titik terendah 21 November, yang sebelumnya dianggap sebagai support penting untuk dasar teknikal. Data volume menunjukkan bahwa saat Bitcoin rebound dari titik terendah $75.000 di November ke $89.800, volume perdagangan tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan, menandakan bahwa rebound tersebut kurang didukung oleh partisipasi institusi.
Indikator teknikal jangka pendek menunjukkan bahwa channel penurunan kecil Bitcoin baru-baru ini telah ditembus, dan kekuatan penjual mulai menguat. Meskipun sentimen bullish masih ada, para analis memperingatkan bahwa menembus garis tren naik akan membuka kemungkinan penurunan lebih jauh ke level resistance di kisaran $92.000 hingga $95.000. Kepala analis FxPro menyatakan bahwa penurunan Bitcoin saat ini sudah mendekati 30% dari awal tahun, dan koreksi ini, relatif terhadap proyeksi tahunan, tidak bisa dianggap sebagai “rebound pemulihan” yang sederhana.
Faktor Utama: Expired Options dan Voting Governance
Minggu ini, pasar menghadapi dua katalis utama. Pertama, bursa Deribit akan menggelar penutupan dan penyelesaian opsi Bitcoin dan Ethereum senilai total $27 miliar pada hari Jumat. Data menunjukkan bahwa lebih dari 50% dari total open interest di Deribit akan kedaluwarsa, dengan rasio opsi call dan put sekitar 3:1. Struktur ini menunjukkan bahwa pasar masih mempertahankan ekspektasi bullish—namun, ini juga bisa menjadi jebakan “trap bullish” yang berisiko.
Kedua, berbagai voting governance penting sedang berlangsung di ekosistem kripto. BNB Chain sedang mengadakan voting untuk mengurangi reward validator dari 16 menjadi 8 blok berturut-turut, langkah ini bertujuan mencegah reorganisasi besar di blockchain dan memperkuat stabilitas jaringan. Sementara itu, proposal aktivasi switch biaya di Uniswap (UNI) mengalami penurunan harga lebih dari 1%, menunjukkan adanya ketidaksepakatan pasar terhadap perubahan model pendapatan yang agresif ini.
Proyek seperti Axie Infinity, Moonwell DAO, dan CoW DAO juga sedang melakukan pengambilan keputusan governance terkait alokasi dana dan mekanisme insentif komunitas. Voting-voting ini mencerminkan tren “self-correction” di ekosistem kripto selama masa bear market, tetapi juga mengingatkan investor akan risiko volatilitas token terkait.
Gambaran Data Pasar: Dari Kemakmuran ke Penyesuaian
Data pasar saat ini menunjukkan perubahan signifikan:
Harga Bitcoin saat ini di $78.300, dengan penurunan 5,07% dalam 24 jam terakhir dan penurunan dari puncak $82.920 ke titik terendah $75.680 dalam seminggu. Ethereum lebih lemah lagi, turun 8,80% ke $2.390, menunjukkan kelemahan altcoin terhadap Bitcoin. Indeks CoinDesk 20 hanya naik 0,76% dalam sehari, menunjukkan bahwa momentum rebound aset utama masih lemah.
Di antara token utama, XRP dan SOL mengalami kenaikan kecil, tetapi kenaikannya umumnya di bawah 1-2%, tidak cukup untuk mengimbangi rebound teknikal dari token dengan kapitalisasi kecil seperti HYPE dan KAS. Dominasi pasar Bitcoin turun ke 56,64%, level terendah baru-baru ini.
Perlu dicatat bahwa hash rate Bitcoin tetap tinggi di sekitar 1,045 EH/s, menunjukkan bahwa penambang belum secara signifikan mengurangi investasi daya komputasi mereka. Namun, harga hash saat ini (penghasilan per TH per hari) telah turun ke $38,24, menandakan bahwa profitabilitas penambangan berada di level terendah dalam sejarah.
Dalam hal aliran ETF, ETF Bitcoin spot mengalami outflow bersih harian sebesar $158,3 juta, meskipun total aliran masuk tetap di angka $57,39 miliar. Pola outflow besar ini biasanya menandakan bahwa institusi mengambil keuntungan dari puncak harga. ETF Ethereum juga mengalami outflow bersih harian sebesar $75,9 juta.
Reaksi Pasar Global dan Performa Relatif Kripto
Performa pasar saham global beragam, mencerminkan ekspektasi yang berbeda terhadap prospek ekonomi global. Saham teknologi AS memimpin kenaikan, dengan indeks Nasdaq naik 1,31% ke 23.307 poin, sementara S&P 500 naik 0,88% ke 6.834 poin, dan Dow Jones naik 0,38%. Perbedaan performa ini menunjukkan penurunan preferensi risiko secara umum.
Di pasar Asia-Pasifik, indeks Nikkei Jepang naik 1,81% ke 50.402 poin, sementara indeks Hang Seng Hong Kong hanya naik tipis 0,43% ke 25.801 poin, menunjukkan tekanan berkelanjutan dari prospek ekonomi China. Pasar Eropa menunjukkan performa buruk, dengan indeks FTSE Inggris turun 0,37% dan Stoxx 50 turun 0,17%.
Pasar saham Kanada naik 1% ke 31.755 poin, tetapi penampilan ini harus dilihat dalam konteks data ekonomi Kanada. Indeks PPI Kanada, terutama jika menyimpang dari perkiraan tahunan, memberikan tekanan balik terhadap harga komoditas dan mempengaruhi valuasi aset energi dan bahan mentah.
Risiko Makro dan Peristiwa Penting 24 Jam untuk Investor
Kalender ekonomi AS minggu ini mencakup rilis data PDB kuartal ketiga dan indeks kepercayaan konsumen pada hari Selasa, serta data klaim pengangguran pada hari Rabu. Meskipun data ini relatif kecil, dalam konteks likuiditas rendah di akhir tahun, mereka dapat memicu volatilitas pasar yang besar. Yield obligasi pemerintah AS jangka panjang telah naik ke 4,169%, menandakan penilaian ulang pasar terhadap prospek kebijakan Federal Reserve.
Bagi investor kripto, penting untuk memahami bahwa data indeks ekonomi utama di Kanada dan negara maju lainnya mempengaruhi sentimen safe haven secara global. Ketika data menunjukkan perlambatan, modal global cenderung mengalir ke aset lindung nilai, menekan valuasi aset berisiko seperti Bitcoin.
Fokus Utama yang Harus Diperhatikan Investor
Para analis umumnya bersikap hati-hati terhadap pasar saat ini. Meskipun rebound jangka pendek memberi sinyal teknikal yang optimis, sinyal ini harus dilihat dalam konteks penurunan 30% sejak awal tahun. Harga Bitcoin di awal tahun sekitar $93.400, dan saat ini masih turun lebih dari 15% dari level tersebut. Ini menunjukkan bahwa rebound lebih merupakan pemulihan dari kondisi oversold ekstrem daripada tanda pembalikan tren.
Di sisi saham kripto, perusahaan penambangan seperti Riot Platforms, Core Scientific, dan CleanSpark menunjukkan kenaikan mingguan 7-8%, yang lebih mencerminkan rebound teknikal setelah valuasi terlalu rendah. Saham bursa seperti Coinbase Global relatif stabil, tetapi secara umum, minat institusi terhadap alokasi di ekosistem kripto tampak menurun.
Pandangan Masa Depan: Menunggu Sinyal Konfirmasi
Realisasi tren kenaikan Bitcoin kembali bergantung pada keberhasilan menembus resistance di kisaran $92.000 hingga $95.000. Namun, berdasarkan data ekonomi makro global seperti indeks ekonomi Kanada, pemulihan preferensi risiko jangka pendek tampaknya cukup sulit. Kenaikan bersamaan harga emas dan dolar AS menunjukkan bahwa sentimen safe haven masih mendominasi pasar.
Pergerakan pasar kripto selanjutnya akan sangat bergantung pada data ekonomi global—terutama kinerja indeks di negara-negara maju—dan apakah ada perubahan besar dalam kebijakan Federal Reserve. Sampai saat itu, investor disarankan berhati-hati dan waspada terhadap volatilitas jangka pendek yang dapat dipicu oleh penutupan opsi dan voting governance.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Bitcoin Menyesuaikan Diri: Momen Penting Indeks Ekonomi Kanada dan Tren Kripto Global
Pada awal tahun 2026, pasar kripto sedang mengalami fase penyesuaian penting. Setelah mengalami rebound jangka pendek di akhir tahun sebelumnya, harga Bitcoin saat ini turun ke sekitar $78.300, menurun lebih dari 12% dari puncak tiga minggu lalu. Penurunan ini tidak hanya mencerminkan tekanan teknikal pasar, tetapi juga secara lebih dalam mencerminkan meningkatnya ketidakpastian ekonomi makro global—termasuk tren indeks ekonomi utama di Kanada dan negara-negara besar lainnya.
Latar Belakang Makro Global: Perubahan Arah Indeks Kanada dan Sentimen Pasar
Aset kripto yang sebelumnya didorong oleh optimisme pasar di akhir Desember kini menghadapi tekanan dari berbagai arah. Sebagai anggota G7, data indeks ekonomi Kanada memiliki pengaruh signifikan terhadap preferensi risiko pasar global. Data ekonomi yang dirilis akhir bulan lalu menunjukkan bahwa indikator utama seperti PPI (Indeks Harga Produsen) Kanada lebih lemah dari perkiraan, menandakan perlambatan pertumbuhan ekonomi di Amerika Utara.
Perlemahan data ekonomi makro ini langsung mempengaruhi alokasi aset risiko di pasar. Kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global mendorong aliran dana dari aset berisiko tinggi (termasuk kripto) ke aset lindung nilai tradisional seperti emas dan obligasi AS. Harga kontrak berjangka emas telah menembus $4.440 per ons, mencatat rekor tertinggi baru, sementara indeks dolar AS berfluktuasi di sekitar 98,48, menunjukkan penyesuaian besar dalam arus modal global.
Teknis Mengkhawatirkan: Risiko Bitcoin Menembus Support Kunci
Dari sudut pandang teknikal, tren Bitcoin semakin mengkhawatirkan. Harga saat ini telah menembus garis tren naik yang terbentuk dari titik terendah 21 November, yang sebelumnya dianggap sebagai support penting untuk dasar teknikal. Data volume menunjukkan bahwa saat Bitcoin rebound dari titik terendah $75.000 di November ke $89.800, volume perdagangan tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan, menandakan bahwa rebound tersebut kurang didukung oleh partisipasi institusi.
Indikator teknikal jangka pendek menunjukkan bahwa channel penurunan kecil Bitcoin baru-baru ini telah ditembus, dan kekuatan penjual mulai menguat. Meskipun sentimen bullish masih ada, para analis memperingatkan bahwa menembus garis tren naik akan membuka kemungkinan penurunan lebih jauh ke level resistance di kisaran $92.000 hingga $95.000. Kepala analis FxPro menyatakan bahwa penurunan Bitcoin saat ini sudah mendekati 30% dari awal tahun, dan koreksi ini, relatif terhadap proyeksi tahunan, tidak bisa dianggap sebagai “rebound pemulihan” yang sederhana.
Faktor Utama: Expired Options dan Voting Governance
Minggu ini, pasar menghadapi dua katalis utama. Pertama, bursa Deribit akan menggelar penutupan dan penyelesaian opsi Bitcoin dan Ethereum senilai total $27 miliar pada hari Jumat. Data menunjukkan bahwa lebih dari 50% dari total open interest di Deribit akan kedaluwarsa, dengan rasio opsi call dan put sekitar 3:1. Struktur ini menunjukkan bahwa pasar masih mempertahankan ekspektasi bullish—namun, ini juga bisa menjadi jebakan “trap bullish” yang berisiko.
Kedua, berbagai voting governance penting sedang berlangsung di ekosistem kripto. BNB Chain sedang mengadakan voting untuk mengurangi reward validator dari 16 menjadi 8 blok berturut-turut, langkah ini bertujuan mencegah reorganisasi besar di blockchain dan memperkuat stabilitas jaringan. Sementara itu, proposal aktivasi switch biaya di Uniswap (UNI) mengalami penurunan harga lebih dari 1%, menunjukkan adanya ketidaksepakatan pasar terhadap perubahan model pendapatan yang agresif ini.
Proyek seperti Axie Infinity, Moonwell DAO, dan CoW DAO juga sedang melakukan pengambilan keputusan governance terkait alokasi dana dan mekanisme insentif komunitas. Voting-voting ini mencerminkan tren “self-correction” di ekosistem kripto selama masa bear market, tetapi juga mengingatkan investor akan risiko volatilitas token terkait.
Gambaran Data Pasar: Dari Kemakmuran ke Penyesuaian
Data pasar saat ini menunjukkan perubahan signifikan:
Harga Bitcoin saat ini di $78.300, dengan penurunan 5,07% dalam 24 jam terakhir dan penurunan dari puncak $82.920 ke titik terendah $75.680 dalam seminggu. Ethereum lebih lemah lagi, turun 8,80% ke $2.390, menunjukkan kelemahan altcoin terhadap Bitcoin. Indeks CoinDesk 20 hanya naik 0,76% dalam sehari, menunjukkan bahwa momentum rebound aset utama masih lemah.
Di antara token utama, XRP dan SOL mengalami kenaikan kecil, tetapi kenaikannya umumnya di bawah 1-2%, tidak cukup untuk mengimbangi rebound teknikal dari token dengan kapitalisasi kecil seperti HYPE dan KAS. Dominasi pasar Bitcoin turun ke 56,64%, level terendah baru-baru ini.
Perlu dicatat bahwa hash rate Bitcoin tetap tinggi di sekitar 1,045 EH/s, menunjukkan bahwa penambang belum secara signifikan mengurangi investasi daya komputasi mereka. Namun, harga hash saat ini (penghasilan per TH per hari) telah turun ke $38,24, menandakan bahwa profitabilitas penambangan berada di level terendah dalam sejarah.
Dalam hal aliran ETF, ETF Bitcoin spot mengalami outflow bersih harian sebesar $158,3 juta, meskipun total aliran masuk tetap di angka $57,39 miliar. Pola outflow besar ini biasanya menandakan bahwa institusi mengambil keuntungan dari puncak harga. ETF Ethereum juga mengalami outflow bersih harian sebesar $75,9 juta.
Reaksi Pasar Global dan Performa Relatif Kripto
Performa pasar saham global beragam, mencerminkan ekspektasi yang berbeda terhadap prospek ekonomi global. Saham teknologi AS memimpin kenaikan, dengan indeks Nasdaq naik 1,31% ke 23.307 poin, sementara S&P 500 naik 0,88% ke 6.834 poin, dan Dow Jones naik 0,38%. Perbedaan performa ini menunjukkan penurunan preferensi risiko secara umum.
Di pasar Asia-Pasifik, indeks Nikkei Jepang naik 1,81% ke 50.402 poin, sementara indeks Hang Seng Hong Kong hanya naik tipis 0,43% ke 25.801 poin, menunjukkan tekanan berkelanjutan dari prospek ekonomi China. Pasar Eropa menunjukkan performa buruk, dengan indeks FTSE Inggris turun 0,37% dan Stoxx 50 turun 0,17%.
Pasar saham Kanada naik 1% ke 31.755 poin, tetapi penampilan ini harus dilihat dalam konteks data ekonomi Kanada. Indeks PPI Kanada, terutama jika menyimpang dari perkiraan tahunan, memberikan tekanan balik terhadap harga komoditas dan mempengaruhi valuasi aset energi dan bahan mentah.
Risiko Makro dan Peristiwa Penting 24 Jam untuk Investor
Kalender ekonomi AS minggu ini mencakup rilis data PDB kuartal ketiga dan indeks kepercayaan konsumen pada hari Selasa, serta data klaim pengangguran pada hari Rabu. Meskipun data ini relatif kecil, dalam konteks likuiditas rendah di akhir tahun, mereka dapat memicu volatilitas pasar yang besar. Yield obligasi pemerintah AS jangka panjang telah naik ke 4,169%, menandakan penilaian ulang pasar terhadap prospek kebijakan Federal Reserve.
Bagi investor kripto, penting untuk memahami bahwa data indeks ekonomi utama di Kanada dan negara maju lainnya mempengaruhi sentimen safe haven secara global. Ketika data menunjukkan perlambatan, modal global cenderung mengalir ke aset lindung nilai, menekan valuasi aset berisiko seperti Bitcoin.
Fokus Utama yang Harus Diperhatikan Investor
Para analis umumnya bersikap hati-hati terhadap pasar saat ini. Meskipun rebound jangka pendek memberi sinyal teknikal yang optimis, sinyal ini harus dilihat dalam konteks penurunan 30% sejak awal tahun. Harga Bitcoin di awal tahun sekitar $93.400, dan saat ini masih turun lebih dari 15% dari level tersebut. Ini menunjukkan bahwa rebound lebih merupakan pemulihan dari kondisi oversold ekstrem daripada tanda pembalikan tren.
Di sisi saham kripto, perusahaan penambangan seperti Riot Platforms, Core Scientific, dan CleanSpark menunjukkan kenaikan mingguan 7-8%, yang lebih mencerminkan rebound teknikal setelah valuasi terlalu rendah. Saham bursa seperti Coinbase Global relatif stabil, tetapi secara umum, minat institusi terhadap alokasi di ekosistem kripto tampak menurun.
Pandangan Masa Depan: Menunggu Sinyal Konfirmasi
Realisasi tren kenaikan Bitcoin kembali bergantung pada keberhasilan menembus resistance di kisaran $92.000 hingga $95.000. Namun, berdasarkan data ekonomi makro global seperti indeks ekonomi Kanada, pemulihan preferensi risiko jangka pendek tampaknya cukup sulit. Kenaikan bersamaan harga emas dan dolar AS menunjukkan bahwa sentimen safe haven masih mendominasi pasar.
Pergerakan pasar kripto selanjutnya akan sangat bergantung pada data ekonomi global—terutama kinerja indeks di negara-negara maju—dan apakah ada perubahan besar dalam kebijakan Federal Reserve. Sampai saat itu, investor disarankan berhati-hati dan waspada terhadap volatilitas jangka pendek yang dapat dipicu oleh penutupan opsi dan voting governance.