Organized fraud di Telegram telah mencapai level yang baru. Jika sebelumnya ini hanya percobaan sekali saja, kini kita menghadapi infrastruktur kriminal lengkap dengan jaringan saluran, pusat panggilan, staf profesional, dan anggaran iklan besar. Rencana analitis kegiatan satu jaringan tersebut dipublikasikan oleh saluran riset SCAM LIST, yang mengungkap skala masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Bagaimana skema penipuan diorganisasi
Penipu bertindak sesuai algoritma yang sudah teruji. Pertama-tama digunakan phishing — korban diarahkan ke “platform investasi” palsu dengan antarmuka yang meyakinkan. Pada layar muncul keuntungan yang dihasilkan secara artifisial, yang menarik minat klien ke tahap berikutnya.
Kemudian dimulai kontak yang terus-menerus. Panggilan, pesan, permintaan yang mendesak untuk mengisi deposit, membayar komisi, atau menjalani “verifikasi profil”. Untuk meningkatkan legitimasi, digunakan dokumen palsu, nama regulator yang dibuat-buat, dan imitasi pemeriksaan resmi. Setiap tahap dirancang sedemikian rupa untuk memaksimalkan pengeluaran uang.
Menurut data SCAM LIST, hanya dari 10 hingga 17 Januari telah diaktifkan minimal 15 saluran baru dari jaringan tersebut. Tujuh saluran Telegram lainnya berhasil dihapus pada 17 Januari, tetapi saluran baru muncul setiap hari.
Skala kerugian: dari ribuan hingga puluhan ribu
Statistik kerugian korban menunjukkan tren yang semakin mengkhawatirkan. Jumlah kerugian minimal dimulai dari 1.000 dolar. Namun seringkali angka tersebut jauh lebih tinggi — beberapa ribu dolar per operasi. Kasus terberat tercatat dalam kisaran 40.000-50.000 dolar per korban.
Baru-baru ini redaksi menerima pesan dari seorang pelanggan yang langsung berhadapan dengan skema ini dan kehilangan dana yang signifikan. Ceritanya hanyalah satu dari ratusan kasus serupa dalam sebulan terakhir.
Perlindungan deposit: bagaimana tidak jatuh ke dalam perangkap
Aturan utama: sangat berhati-hati terhadap orang asing yang mengirim pesan pribadi dan mengundang ke “proyek investasi terpercaya” atau “topik yang pasti”. Ini adalah ciri khas phishing.
Sebelum menggunakan platform apa pun untuk berinvestasi, periksa secara independen. Cari situs resmi sendiri melalui pencarian, atau dapatkan tautan dari sumber terpercaya. Ingat: jangan pernah klik tautan dari pesan dari orang yang tidak dikenal.
Penerapan rencana perlindungan sederhana ini dapat menyelamatkan uang Anda. Pusat panggilan penipuan di Telegram akan menjadi kurang berhasil jika setiap pengguna bersikap kritis terhadap tawaran dari luar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penipuan Telegram: Rencana utama skema penipuan massal di messenger
Organized fraud di Telegram telah mencapai level yang baru. Jika sebelumnya ini hanya percobaan sekali saja, kini kita menghadapi infrastruktur kriminal lengkap dengan jaringan saluran, pusat panggilan, staf profesional, dan anggaran iklan besar. Rencana analitis kegiatan satu jaringan tersebut dipublikasikan oleh saluran riset SCAM LIST, yang mengungkap skala masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Bagaimana skema penipuan diorganisasi
Penipu bertindak sesuai algoritma yang sudah teruji. Pertama-tama digunakan phishing — korban diarahkan ke “platform investasi” palsu dengan antarmuka yang meyakinkan. Pada layar muncul keuntungan yang dihasilkan secara artifisial, yang menarik minat klien ke tahap berikutnya.
Kemudian dimulai kontak yang terus-menerus. Panggilan, pesan, permintaan yang mendesak untuk mengisi deposit, membayar komisi, atau menjalani “verifikasi profil”. Untuk meningkatkan legitimasi, digunakan dokumen palsu, nama regulator yang dibuat-buat, dan imitasi pemeriksaan resmi. Setiap tahap dirancang sedemikian rupa untuk memaksimalkan pengeluaran uang.
Menurut data SCAM LIST, hanya dari 10 hingga 17 Januari telah diaktifkan minimal 15 saluran baru dari jaringan tersebut. Tujuh saluran Telegram lainnya berhasil dihapus pada 17 Januari, tetapi saluran baru muncul setiap hari.
Skala kerugian: dari ribuan hingga puluhan ribu
Statistik kerugian korban menunjukkan tren yang semakin mengkhawatirkan. Jumlah kerugian minimal dimulai dari 1.000 dolar. Namun seringkali angka tersebut jauh lebih tinggi — beberapa ribu dolar per operasi. Kasus terberat tercatat dalam kisaran 40.000-50.000 dolar per korban.
Baru-baru ini redaksi menerima pesan dari seorang pelanggan yang langsung berhadapan dengan skema ini dan kehilangan dana yang signifikan. Ceritanya hanyalah satu dari ratusan kasus serupa dalam sebulan terakhir.
Perlindungan deposit: bagaimana tidak jatuh ke dalam perangkap
Aturan utama: sangat berhati-hati terhadap orang asing yang mengirim pesan pribadi dan mengundang ke “proyek investasi terpercaya” atau “topik yang pasti”. Ini adalah ciri khas phishing.
Sebelum menggunakan platform apa pun untuk berinvestasi, periksa secara independen. Cari situs resmi sendiri melalui pencarian, atau dapatkan tautan dari sumber terpercaya. Ingat: jangan pernah klik tautan dari pesan dari orang yang tidak dikenal.
Penerapan rencana perlindungan sederhana ini dapat menyelamatkan uang Anda. Pusat panggilan penipuan di Telegram akan menjadi kurang berhasil jika setiap pengguna bersikap kritis terhadap tawaran dari luar.