Pasar logam mulia sedang menyaksikan momentum yang signifikan dalam perdagangan perak, dengan para ahli industri menandakan bahwa pergerakan ini masih jauh dari selesai. Willem Middelkoop, pendiri Commodity Discovery Fund, telah merinci pandangannya tentang logam putih ini, menunjukkan bahwa apresiasi harga yang dramatis masih memungkinkan dalam waktu dekat. Analisisnya menunjukkan bahwa tekanan jual pendek di pasar perak dapat mendorong harga ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, berpotensi mencapai $200 atau bahkan $300 per ons.
Memahami Dinamika Pasar
Tekanan jual pendek terjadi ketika investor yang telah bertaruh pada penurunan harga dipaksa untuk menutup posisi mereka, menciptakan tekanan kenaikan mendadak pada nilai aset. Dalam konteks perak, dinamika ini mendapatkan perhatian kembali saat aktivitas perdagangan meningkat. Menurut Middelkoop, situasi tekanan jual pendek saat ini baru berada di tahap awal, menunjukkan bahwa potensi kenaikan jauh melampaui level harga saat ini.
Perspektif Ahli tentang Perjalanan Harga Perak
Middelkoop menekankan bahwa tekanan jual pendek yang mempengaruhi perak belum selesai. Seperti yang dia catat, “Kami berada di bab pertama dari tekanan jual pendek ini, jadi belum selesai.” Ini menunjukkan bahwa para investor yang mengantisipasi kenaikan harga perak yang berkelanjutan mungkin akan menemukan beberapa peluang di masa depan. Keyakinan ahli terhadap target harga ini mencerminkan penilaiannya terhadap tekanan pasar yang mendukung kenaikan logam mulia ini secara terus-menerus.
Rentang harga $200 hingga $300 per ons merupakan jarak yang signifikan dari level perdagangan saat ini, menegaskan sentimen bullish di kalangan pengamat pasar komoditas. Dengan narasi tekanan jual pendek yang masih berkembang, para pelaku pasar secara ketat memantau apakah proyeksi Middelkoop akan terwujud seiring perkembangan sektor logam mulia melalui periode transformasi ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Squeeze Pendek Perak Berlanjut: Ahli Memprediksi $200-$300 per Ounce
Pasar logam mulia sedang menyaksikan momentum yang signifikan dalam perdagangan perak, dengan para ahli industri menandakan bahwa pergerakan ini masih jauh dari selesai. Willem Middelkoop, pendiri Commodity Discovery Fund, telah merinci pandangannya tentang logam putih ini, menunjukkan bahwa apresiasi harga yang dramatis masih memungkinkan dalam waktu dekat. Analisisnya menunjukkan bahwa tekanan jual pendek di pasar perak dapat mendorong harga ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, berpotensi mencapai $200 atau bahkan $300 per ons.
Memahami Dinamika Pasar
Tekanan jual pendek terjadi ketika investor yang telah bertaruh pada penurunan harga dipaksa untuk menutup posisi mereka, menciptakan tekanan kenaikan mendadak pada nilai aset. Dalam konteks perak, dinamika ini mendapatkan perhatian kembali saat aktivitas perdagangan meningkat. Menurut Middelkoop, situasi tekanan jual pendek saat ini baru berada di tahap awal, menunjukkan bahwa potensi kenaikan jauh melampaui level harga saat ini.
Perspektif Ahli tentang Perjalanan Harga Perak
Middelkoop menekankan bahwa tekanan jual pendek yang mempengaruhi perak belum selesai. Seperti yang dia catat, “Kami berada di bab pertama dari tekanan jual pendek ini, jadi belum selesai.” Ini menunjukkan bahwa para investor yang mengantisipasi kenaikan harga perak yang berkelanjutan mungkin akan menemukan beberapa peluang di masa depan. Keyakinan ahli terhadap target harga ini mencerminkan penilaiannya terhadap tekanan pasar yang mendukung kenaikan logam mulia ini secara terus-menerus.
Rentang harga $200 hingga $300 per ons merupakan jarak yang signifikan dari level perdagangan saat ini, menegaskan sentimen bullish di kalangan pengamat pasar komoditas. Dengan narasi tekanan jual pendek yang masih berkembang, para pelaku pasar secara ketat memantau apakah proyeksi Middelkoop akan terwujud seiring perkembangan sektor logam mulia melalui periode transformasi ini.