Bagaimana Pasar Saham Bereaksi Selama Resesi Ekonomi

Ketika ekonomi memasuki resesi, investor sering menghadapi ketidakpastian yang signifikan tentang kinerja portofolio mereka. Memahami bagaimana saham berperilaku selama periode ini sangat penting untuk pengambilan keputusan investasi yang tepat. Resesi biasanya terjadi sebagai dua kuartal berturut-turut dengan pertumbuhan PDB negatif, menciptakan lingkungan yang menantang bagi pasar keuangan dan pola pengeluaran konsumen secara lebih luas.

Memahami Perilaku Pasar Saat Resesi Melanda

Selama periode resesi, perusahaan menghadapi tantangan mendasar: permintaan terhadap produk dan layanan mereka menyusut tajam. Ketika bisnis mengalami penurunan minat dari konsumen, mereka biasanya merespons dengan mengurangi operasi dan tingkat tenaga kerja. Ini menciptakan siklus vicious di mana PHK semakin menekan pengeluaran, yang pada gilirannya memberi tekanan tambahan pada valuasi saham.

Pasar saham merasakan tekanan ini melalui dua mekanisme utama. Pertama, harga ekuitas cenderung menurun seiring penurunan ekspektasi laba dan menyebarnya pesimisme investor. Kedua, volatilitas pasar sering meningkat secara dramatis, membuat pergerakan harga menjadi lebih tidak menentu dan sulit diprediksi. Resesi yang berbeda memicu respons yang berbeda pula—beberapa disebabkan oleh suku bunga tinggi atau guncangan harga komoditas, sementara yang lain berasal dari krisis keuangan atau crash pasar. Keberagaman ini berarti memprediksi kinerja saham dengan pasti tetap hampir tidak mungkin.

Sektor Saham Mana yang Tetap Tangguh Saat Resesi

Tidak semua saham mengalami kerugian yang sama selama resesi. Terdapat perbedaan penting antara sektor defensif dan sektor siklikal. Saham defensif—termasuk barang kebutuhan pokok dan kesehatan—menunjukkan ketahanan yang lebih besar karena orang tetap membeli barang dan jasa penting terlepas dari kondisi ekonomi. Ketika konsumen mengencangkan anggaran, mereka mengurangi pembelian diskresioner seperti kendaraan mewah dan perjalanan, tetapi mereka tetap membutuhkan makanan, obat-obatan, dan perawatan medis dasar.

Saham nilai cenderung mengungguli saham pertumbuhan selama resesi. Hal ini terjadi karena saham nilai diperdagangkan dengan valuasi yang lebih rendah, membuatnya semakin menarik bagi investor yang mencari titik masuk diskon. Sebaliknya, saham pertumbuhan biasanya memeroleh harga premium. Ketika selera risiko menurun, valuasi yang lebih tinggi ini menjadi kurang dapat dipertahankan, menyebabkan penurunan yang lebih tajam.

Sektor siklikal—meliputi energi, industri, dan barang konsumsi diskresioner—cenderung berkinerja buruk selama penurunan karena permintaannya sangat bergantung pada aktivitas ekonomi. Saham keuangan juga menghadapi tekanan karena kualitas kredit memburuk dan permintaan pinjaman melemah.

Membangun Strategi Portofolio Tahan Resesi

Pelajaran praktis bagi investor yang menghadapi resesi adalah membangun portofolio secara strategis. Sektor defensif seperti utilitas dan kesehatan menyediakan jangkar portofolio selama periode turbulen, biasanya mempertahankan valuasi yang lebih kuat saat pasar secara umum menurun. Sektor siklikal, meskipun berpotensi menawarkan pemulihan yang kuat saat ekonomi membaik, menimbulkan volatilitas tambahan selama fase kontraksi.

Diversifikasi portofolio menjadi alat penting untuk mengelola risiko resesi. Alih-alih mencoba memprediksi waktu dasar pasar atau sektor mana yang akan berkinerja terbaik, investor yang mempertahankan posisi yang terdiversifikasi di antara aset defensif dan siklikal dapat turut serta dalam pemulihan yang akan datang sambil membatasi risiko kerugian. Pendekatan seimbang ini mengakui bahwa waktu dan komposisi resesi sangat bervariasi, sehingga taruhan spesifik sektor secara inheren berisiko.

Hubungan antara saham dan resesi tetap kompleks dan multifaset. Keberhasilan lebih bergantung pada konstruksi portofolio yang bijaksana—yang mempertimbangkan ketidakpastian ekonomi sekaligus menjaga fleksibilitas untuk peluang pasar.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)