🔍 Kehidupan dan kekayaan bergantung pada K-wave: Wawasan kekayaan tahun 2026 berdasarkan siklus K-wave



1. Logika inti dari siklus K-wave

- Dasar teori: Diajukan oleh ekonom Uni Soviet Nikolai Kondratiev, yang berpendapat bahwa ekonomi global dan pasar keuangan berfluktuasi dalam siklus 50-60 tahun, terbagi menjadi empat tahap: masa kejayaan, kemerosotan, depresi, dan pemulihan.

- Penggerak utama: Iterasi dan penyebaran revolusi teknologi, di mana setiap gelombang K-wave didominasi oleh kelompok teknologi baru (seperti mesin uap, listrik, teknologi informasi, AI, dan energi baru).

- Prinsip tindakan:

- Kelas C (masa sulit): Kesulitan ekonomi dan harga aset yang rendah, merupakan waktu yang tepat untuk membeli dan menahan saham, komoditas, dan aset lainnya.

- Kelas B (masa kejayaan): Ekonomi makmur dan harga aset tinggi, waktu yang baik untuk menjual aset dan merealisasikan keuntungan.

- Kelas A (masa panik): Kepanikan ekonomi, cocok untuk menghindari risiko atau menunggu siklus berikutnya.

2. Posisi tahun 2026

Dalam gambar tersebut secara jelas menandai tahun 2026 sebagai masa B (masa kejayaan), yang berarti:

- Berdasarkan prediksi dari tabel siklus ini, tahun 2026 adalah tahun di mana ekonomi makmur dan harga aset tinggi, cocok untuk menjual saham dan berbagai aset guna merealisasikan keuntungan.

- Ini berbeda dari pandangan para akademisi seperti Zhou Jintao: pandangan arus utama menyatakan bahwa tahun 2026 berada di akhir masa depresi dari gelombang K-wave kelima (teknologi informasi), dan akan memasuki awal pemulihan dari gelombang keenam (AI, energi baru), yang merupakan titik kunci untuk menata aset inti siklus baru.

3. Saran praktis untuk tahun 2026

Menggabungkan teori siklus dan kondisi pasar saat ini, dapat merujuk ke arah berikut:

- Penataan inti: Fokus pada jalur utama penggerak gelombang keenam K-wave, seperti kekuatan komputasi AI, semikonduktor, penyimpanan energi, energi baru, bioteknologi, dan lain-lain, menata di awal pemulihan dan menunggu masa kejayaan untuk merealisasikan keuntungan.

- Alokasi aset: Menggunakan strategi “dumbbell”, dengan menempatkan aset lindung risiko seperti emas di posisi utama, dan menempatkan posisi satelit di jalur pertumbuhan teknologi.

- Peringatan risiko: Siklus K-wave adalah teori siklus panjang, pasar jangka pendek sangat dipengaruhi oleh kebijakan, likuiditas, dan faktor lain, sehingga tidak boleh bergantung sepenuhnya pada prediksi siklus untuk pengambilan keputusan investasi.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)