Pada sore hari tanggal empat, matahari bersinar dengan sempurna. Saat membuka ponsel, dua foto ini diam-diam tergeletak di album, bahkan lebih menenangkan hati daripada pesan Tahun Baru mana pun.
Yang pertama adalah “Gunung hijau dan air jernih” — sungguh, tidak ada kata yang lebih cocok dari empat kata ini. Lapisan hijau yang berlapis-lapis, membentang dari kaki hingga ke langit, hijau tua dan muda, seperti napas bumi yang merata. Gunung diam di sana, jalan juga diam di sana, tidak perlu kata-kata, hanya mengingatkan pada masa kecil di bulan pertama, orang dewasa pernah berkata “Tanggal empat baik untuk diam.” Ternyata “diam” ini tersembunyi dalam setiap helai daun, setiap bayangan punggung gunung.
Yang kedua adalah jalur di hutan. Batu bata abu-abu yang dipakai bertahun-tahun menjadi mengkilap, jejak hujan dan angin tertinggal di pagar kayu. Jalannya tidak lebar, tenang melanjutkan ke depan, tidak terburu-buru, juga tidak menunggu orang. Rumput dan pohon di kedua sisi tumbuh sembarangan, tetapi saling melengkapi di bawah sinar matahari. Melihat jalan ini, tiba-tiba merasa — keramaian saat Tahun Baru memang menyenangkan, tetapi bisa sendiri seperti ini sejenak, mendengarkan langkah kaki sendiri, mungkin itulah yang disebut “mengucapkan selamat tinggal pada yang lama, menyambut yang baru.”
Dua foto ini, satu luas, satu dalam. Seperti tahun ini, yang memiliki keramaian berkumpul, juga harus memiliki ruang kosong yang lengkap dan milik sendiri. Gunung sudah dilihat, jalan sudah dilalui, hati pun sudah penuh.
Berbalik dan membuka pintu, udara hangat bercampur aroma masakan menyambut. Sebelum layar ponsel menjadi gelap, terakhir kali melihat ke gunung dan jalan itu — mereka akan selalu di sana, menunggu kapan pun kita ingin sejenak tenang, membuka jendela dan melihatnya. #Gate春节赛马红包嘉年华 #Gate香港活动来袭
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#我在Gate广场过新年
Pada sore hari tanggal empat, matahari bersinar dengan sempurna. Saat membuka ponsel, dua foto ini diam-diam tergeletak di album, bahkan lebih menenangkan hati daripada pesan Tahun Baru mana pun.
Yang pertama adalah “Gunung hijau dan air jernih” — sungguh, tidak ada kata yang lebih cocok dari empat kata ini. Lapisan hijau yang berlapis-lapis, membentang dari kaki hingga ke langit, hijau tua dan muda, seperti napas bumi yang merata. Gunung diam di sana, jalan juga diam di sana, tidak perlu kata-kata, hanya mengingatkan pada masa kecil di bulan pertama, orang dewasa pernah berkata “Tanggal empat baik untuk diam.” Ternyata “diam” ini tersembunyi dalam setiap helai daun, setiap bayangan punggung gunung.
Yang kedua adalah jalur di hutan. Batu bata abu-abu yang dipakai bertahun-tahun menjadi mengkilap, jejak hujan dan angin tertinggal di pagar kayu. Jalannya tidak lebar, tenang melanjutkan ke depan, tidak terburu-buru, juga tidak menunggu orang. Rumput dan pohon di kedua sisi tumbuh sembarangan, tetapi saling melengkapi di bawah sinar matahari. Melihat jalan ini, tiba-tiba merasa — keramaian saat Tahun Baru memang menyenangkan, tetapi bisa sendiri seperti ini sejenak, mendengarkan langkah kaki sendiri, mungkin itulah yang disebut “mengucapkan selamat tinggal pada yang lama, menyambut yang baru.”
Dua foto ini, satu luas, satu dalam. Seperti tahun ini, yang memiliki keramaian berkumpul, juga harus memiliki ruang kosong yang lengkap dan milik sendiri. Gunung sudah dilihat, jalan sudah dilalui, hati pun sudah penuh.
Berbalik dan membuka pintu, udara hangat bercampur aroma masakan menyambut. Sebelum layar ponsel menjadi gelap, terakhir kali melihat ke gunung dan jalan itu — mereka akan selalu di sana, menunggu kapan pun kita ingin sejenak tenang, membuka jendela dan melihatnya. #Gate春节赛马红包嘉年华 #Gate香港活动来袭