Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#传统金融加速代币化 CEO BlackRock: Tokenisasi Aset Tradisional Akan Menjadi Revolusi Keuangan Berikutnya
CEO BlackRock, Larry Fink, percaya bahwa perubahan besar berikutnya di bidang keuangan global akan berasal dari tokenisasi aset tradisional (seperti saham, obligasi, dan properti).
Dalam sebuah wawancara, Fink menyatakan bahwa perusahaan melihat tokenisasi sebagai peluang untuk menarik investor baru ke produk keuangan utama melalui digitalisasi.
Menurut Fink, pasar "dompet digital" ini diperkirakan bernilai sekitar 4,1 triliun dolar AS. Fink menjelaskan, "Jika kita dapat mendigitalisasi sebuah ETF dan mewujudkannya dalam bentuk digital, kita dapat menarik investor yang mulai berinvestasi dari bidang cryptocurrency dan mengarahkan mereka ke produk jangka panjang. Ini adalah peluang besar berikutnya bagi BlackRock dalam beberapa dekade mendatang."
Sebagai perusahaan pengelola aset terbesar di dunia, BlackRock mengelola aset senilai hingga 13,5 triliun dolar AS, termasuk 104 miliar dolar AS yang terkait dengan aset kripto—sekitar 1% dari portofolio investasinya.
Tokenisasi Masih dalam Tahap Awal
Fink menunjukkan bahwa meskipun tokenisasi memiliki potensi besar, saat ini masih dalam tahap awal pengembangan. Ia berpendapat bahwa, berdasarkan penelitian Mordor Intelligence, pada akhir 2025 pasar aset tokenisasi yang bernilai lebih dari 2 triliun dolar akan tumbuh menjadi lebih dari 13 triliun dolar, dan angka ini akan terus meningkat hingga 2030.
Ia menambahkan bahwa BlackRock telah mempersiapkan diri untuk lebih mendalami bidang ini, dengan berbagai tim internal yang aktif mengeksplorasi strategi tokenisasi baru untuk memperkuat posisi mereka dalam pengelolaan aset digital.
Diketahui bahwa perusahaan telah mengoperasikan BUIDL (BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund), yang merupakan dana pasar spot berbasis tokenisasi terbesar di dunia, diluncurkan pada Maret 2024 dengan aset sebesar 2,8 miliar dolar AS. Langkah maju BlackRock ini mendapat respons positif dari Wall Street. Morgan Stanley dalam sebuah laporan riset menegaskan kembali rekomendasi beli saham BlackRock dan menyebutkan bahwa tokenisasi semua aset adalah salah satu alasan utama mereka tetap optimis terhadap prospek BlackRock.
Dari Skeptis Kripto Hingga Pendukung Blockchain
Posisi Fink terhadap aset digital sedang mengalami perubahan, berbeda dengan kritikannya sebelumnya terhadap cryptocurrency. Dalam sebuah acara baru-baru ini, dia membandingkan kripto dengan emas dan menggambarkannya sebagai alternatif yang layak untuk diversifikasi investasi. CEO ini pernah menyebut Bitcoin sebagai "indeks kegiatan pencucian uang," tetapi kini mengakui bahwa pandangannya telah berubah, dan dia menyatakan, "Saya dulu kritis, tetapi saya terus berkembang dan belajar." Dengan perubahan ini, perhatian BlackRock terhadap teknologi blockchain dan keuangan tokenisasi semakin meningkat, menunjukkan bahwa institusi tradisional semakin aktif dalam merangkul transformasi digital di bidang pengelolaan aset.