Seiring berjalannya waktu selama dua dekade, pasar keuangan online semakin mencari produk baru yang mungkin menawarkan imbal hasil tinggi dan risiko yang mudah dihitung. Di antara produk tersebut, Binary Options menjadi topik menarik bagi para trader. Ada yang menganggapnya sebagai alat investasi yang cerdas, sementara yang lain melihatnya hanya sebagai bentuk perjudian yang rapi.
Memahami Binary Options: Alat yang Menimbulkan Perdebatan
Binary Options adalah instrumen yang mengacu pada harga aset lain (seperti pasangan mata uang, saham, atau komoditas). Investor harus menaruh uang untuk memprediksi apakah harga akan naik atau turun dalam periode waktu tertentu. Perbedaan utama antara binary options dan instrumen lain adalah hasilnya hanya dua: mendapatkan imbal hasil tertentu (In the Money) atau kehilangan seluruh uang yang dipertaruhkan (Out of the Money).
Secara umum, jika prediksi benar, investor akan mendapatkan imbal hasil sekitar 70-85% dari modal awal. Jika salah, seluruh uang yang dipertaruhkan hilang. Kemudahan menghitung risiko ini sendiri yang membuat binary options menarik bagi banyak investor.
Akun Trading Binary Options: Waktu Singkat dan Imbal Hasil Jelas
Mekanisme kerja binary options lebih sederhana dibandingkan trading Forex dalam banyak aspek. Instrumen ini memiliki masa berlaku sangat pendek, mulai dari 1 menit hingga 15 menit. Trader harus memilih arah pergerakan (naik atau turun). Sebagai contoh, untuk pasangan mata uang GBPUSD saat ini di 1.3902 dolar:
Situasi 5 menit:
Jika memperkirakan harga akan naik dan menaruh $100 pada Call Option
Jika GBPUSD ditutup di atas 1.3902, trader akan menerima $185 (termasuk modal $100 dan keuntungan $85)
Jika GBPUSD ditutup di bawah 1.3902, trader kehilangan seluruh $100
Karakteristik “semua atau tidak sama sekali” dari binary options memungkinkan trader merencanakan risiko sebelumnya, berbeda dengan Forex yang risiko bisa meningkat seiring pergerakan harga.
Pilihan Trading: Call dan Put untuk Menghasilkan Pendapatan
Binary options memiliki dua bentuk utama:
Call Option – Memperkirakan harga akan naik. Trader akan mendapatkan imbal hasil jika harga aset acuan meningkat dari level saat membuka posisi.
Put Option – Memperkirakan harga akan turun. Trader akan mendapatkan imbal hasil jika harga aset acuan menurun dari level saat membuka posisi.
Kemudahan ini sendiri yang membuat binary options menarik bagi trader pemula, karena tidak perlu memahami teknik trading yang kompleks.
Binary Options: Judi atau Investasi?
Pertanyaan umum dari trader adalah apakah ini judi atau investasi? Jawabannya tergantung pada cara trading masing-masing individu.
Jika trading secara “saat ini” – membuka posisi berdasarkan emosi tanpa rencana pengelolaan dana atau analisis – bisa disebut sebagai judi, seperti taruhan di kasino online.
Jika trading dengan metode – memiliki rencana sebelumnya, menghitung risiko, mengelola dana secara hati-hati, dan menganalisis harga – bisa dianggap sebagai bentuk investasi berisiko tinggi.
Perbedaan utama adalah, dalam judi, peluang untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang sangat kecil. Sedangkan dalam trading binary options yang dilakukan dengan pengetahuan, trader bisa membangun keunggulan statistik sendiri.
Status Hukum Binary Options: Gambaran Dunia
Salah satu alasan binary options diatur secara ketat adalah karena penggunaan teknik penipuan dalam pemasaran. Di banyak negara, sekitar 50-30% dari situs binary options adalah penipuan.
Indonesia: Belum ada regulasi khusus untuk trading binary options. Artinya, trader Indonesia yang berinvestasi melalui broker dari Timur Tengah atau luar negeri harus menanggung risiko penuh. Jika terjadi masalah, mereka harus menuntut langsung ke broker, yang prosesnya rumit dan mahal.
Negara lain di dunia: Melarang trading binary options karena berbagai alasan:
Australia (2021): ASIC menemukan hanya sekitar 20% trader ritel yang mampu menghasilkan keuntungan dari binary options dan melarang trading sejak 3 Mei 2021.
Amerika Serikat: FBI dan regulator memperingatkan sebagian besar situs adalah penipuan.
Uni Eropa (2018): ESMA mengumumkan larangan iklan dan penjualan binary options kepada trader ritel sejak 23 Maret 2018.
Belgia (2016): Melarang perdagangan binary options secara total sejak Agustus 2016.
Kanada: Melarang iklan online dan penjualan instrumen dengan masa kurang dari 30 hari.
Israel: Menganggap binary options sebagai perjudian, bukan investasi.
Larangan-larangan ini mencerminkan risiko tinggi dan tingkat penipuan yang tinggi di sektor ini.
Forex vs Binary Options: Memahami Perbedaan
Dalam memilih alat trading, trader sering bingung antara Forex dan binary options. Kedua instrumen ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.
Persamaan:
Keduanya bisa diperdagangkan secara online 24 jam (Forex) atau sesuai jam tutup pasar acuan (binary options).
Keduanya memerlukan modal awal yang kecil, cocok untuk pemula.
Keduanya memungkinkan spekulasi arah naik dan turun.
Keduanya bisa memberikan imbal hasil tinggi jika prediksi benar.
Perbedaan utama:
Durasi Kepemilikan: Binary options berumur 1-15 menit, sedangkan Forex tidak memiliki masa kadaluarsa. Trader Forex bisa memegang posisi dari detik hingga berbulan-bulan.
Risiko: Binary options memiliki kerugian dan keuntungan yang jelas sejak awal. Forex risiko tergantung pergerakan harga, dan trader bisa kehilangan lebih dari modal awal (jika menggunakan leverage).
Imbal hasil: Binary options biasanya menawarkan 50-80% per trading, sedangkan Forex bisa memberikan hingga 200% atau lebih untuk trader yang mahir.
Akses pasar: Forex adalah pasar OTC (Over-the-Counter) yang buka 24 jam 5 hari seminggu. Binary options memiliki waktu trading terbatas sesuai pasar acuan.
Saran Terakhir: Memilih Binary Options atau Forex?
Pilih Binary Options jika:
Anda menginginkan instrumen dengan risiko yang jelas dan dapat dihitung
Anda memiliki waktu untuk trading jangka pendek
Anda ingin hasil dalam waktu kurang dari 15 menit
Anda mampu memenangkan lebih dari 80% trading (karena imbal hasil 70-85%)
Pilih Forex jika:
Anda menginginkan potensi imbal hasil lebih tinggi
Anda bersedia menerima risiko lebih tinggi dan lebih kompleks
Anda mampu mengelola risiko dan cut loss secara profesional
Anda menginginkan fleksibilitas memegang posisi jangka panjang
Sisanya tinggal praktek dan belajar dari pengalaman trading nyata. Baik binary options maupun Forex, keduanya membutuhkan edukasi berkelanjutan dan pengelolaan keuangan yang hati-hati untuk meraih keberhasilan jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Binary Options: fakta yang harus diketahui investor tentang alat trading yang menimbulkan perdebatan
Seiring berjalannya waktu selama dua dekade, pasar keuangan online semakin mencari produk baru yang mungkin menawarkan imbal hasil tinggi dan risiko yang mudah dihitung. Di antara produk tersebut, Binary Options menjadi topik menarik bagi para trader. Ada yang menganggapnya sebagai alat investasi yang cerdas, sementara yang lain melihatnya hanya sebagai bentuk perjudian yang rapi.
Memahami Binary Options: Alat yang Menimbulkan Perdebatan
Binary Options adalah instrumen yang mengacu pada harga aset lain (seperti pasangan mata uang, saham, atau komoditas). Investor harus menaruh uang untuk memprediksi apakah harga akan naik atau turun dalam periode waktu tertentu. Perbedaan utama antara binary options dan instrumen lain adalah hasilnya hanya dua: mendapatkan imbal hasil tertentu (In the Money) atau kehilangan seluruh uang yang dipertaruhkan (Out of the Money).
Secara umum, jika prediksi benar, investor akan mendapatkan imbal hasil sekitar 70-85% dari modal awal. Jika salah, seluruh uang yang dipertaruhkan hilang. Kemudahan menghitung risiko ini sendiri yang membuat binary options menarik bagi banyak investor.
Akun Trading Binary Options: Waktu Singkat dan Imbal Hasil Jelas
Mekanisme kerja binary options lebih sederhana dibandingkan trading Forex dalam banyak aspek. Instrumen ini memiliki masa berlaku sangat pendek, mulai dari 1 menit hingga 15 menit. Trader harus memilih arah pergerakan (naik atau turun). Sebagai contoh, untuk pasangan mata uang GBPUSD saat ini di 1.3902 dolar:
Situasi 5 menit:
Karakteristik “semua atau tidak sama sekali” dari binary options memungkinkan trader merencanakan risiko sebelumnya, berbeda dengan Forex yang risiko bisa meningkat seiring pergerakan harga.
Pilihan Trading: Call dan Put untuk Menghasilkan Pendapatan
Binary options memiliki dua bentuk utama:
Call Option – Memperkirakan harga akan naik. Trader akan mendapatkan imbal hasil jika harga aset acuan meningkat dari level saat membuka posisi.
Put Option – Memperkirakan harga akan turun. Trader akan mendapatkan imbal hasil jika harga aset acuan menurun dari level saat membuka posisi.
Kemudahan ini sendiri yang membuat binary options menarik bagi trader pemula, karena tidak perlu memahami teknik trading yang kompleks.
Binary Options: Judi atau Investasi?
Pertanyaan umum dari trader adalah apakah ini judi atau investasi? Jawabannya tergantung pada cara trading masing-masing individu.
Jika trading secara “saat ini” – membuka posisi berdasarkan emosi tanpa rencana pengelolaan dana atau analisis – bisa disebut sebagai judi, seperti taruhan di kasino online.
Jika trading dengan metode – memiliki rencana sebelumnya, menghitung risiko, mengelola dana secara hati-hati, dan menganalisis harga – bisa dianggap sebagai bentuk investasi berisiko tinggi.
Perbedaan utama adalah, dalam judi, peluang untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang sangat kecil. Sedangkan dalam trading binary options yang dilakukan dengan pengetahuan, trader bisa membangun keunggulan statistik sendiri.
Status Hukum Binary Options: Gambaran Dunia
Salah satu alasan binary options diatur secara ketat adalah karena penggunaan teknik penipuan dalam pemasaran. Di banyak negara, sekitar 50-30% dari situs binary options adalah penipuan.
Indonesia: Belum ada regulasi khusus untuk trading binary options. Artinya, trader Indonesia yang berinvestasi melalui broker dari Timur Tengah atau luar negeri harus menanggung risiko penuh. Jika terjadi masalah, mereka harus menuntut langsung ke broker, yang prosesnya rumit dan mahal.
Negara lain di dunia: Melarang trading binary options karena berbagai alasan:
Larangan-larangan ini mencerminkan risiko tinggi dan tingkat penipuan yang tinggi di sektor ini.
Forex vs Binary Options: Memahami Perbedaan
Dalam memilih alat trading, trader sering bingung antara Forex dan binary options. Kedua instrumen ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.
Persamaan:
Perbedaan utama:
Durasi Kepemilikan: Binary options berumur 1-15 menit, sedangkan Forex tidak memiliki masa kadaluarsa. Trader Forex bisa memegang posisi dari detik hingga berbulan-bulan.
Risiko: Binary options memiliki kerugian dan keuntungan yang jelas sejak awal. Forex risiko tergantung pergerakan harga, dan trader bisa kehilangan lebih dari modal awal (jika menggunakan leverage).
Imbal hasil: Binary options biasanya menawarkan 50-80% per trading, sedangkan Forex bisa memberikan hingga 200% atau lebih untuk trader yang mahir.
Akses pasar: Forex adalah pasar OTC (Over-the-Counter) yang buka 24 jam 5 hari seminggu. Binary options memiliki waktu trading terbatas sesuai pasar acuan.
Saran Terakhir: Memilih Binary Options atau Forex?
Pilih Binary Options jika:
Pilih Forex jika:
Sisanya tinggal praktek dan belajar dari pengalaman trading nyata. Baik binary options maupun Forex, keduanya membutuhkan edukasi berkelanjutan dan pengelolaan keuangan yang hati-hati untuk meraih keberhasilan jangka panjang.